Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
Part 85


__ADS_3

Setelah melihat gadis kecil itu sudah tenang bersama orang tuanya Nadiya mendekat ke arah mereka bertiga.


" Kalian bersih - bersih dulu Mommy juga, setelah itu temui Mommy di ruang kerja Mommy ya. " kata Nadiya yang hendak melangkah ke kamarnya.


" Baik Mom " Sahut Naya dan Dirga bersamaan.


Setelah mengatakan itu Nadiya langsung melangkahkan menuju kamarnya.


" Omah... " panggil gadis kecil itu sehingga menghentikan langkah kaki Nadiya.


" FLO mau ikut Omah... " kata gadis kecil itu


" Oh sayang baiklah, ayo ikut Omah, Flo sudah mandi belum ?" tanya Nadiya yang langsung menghampiri gadis kecil itu sambil menuntunnya.


" Biar Flo sama Mommy kalian bersih - bersih saja sana " kata Nadiya yang langsung menuntun gadis kecil itu melangkahkan ke kamarnya.


" Baik Mom, ayo Mas kita bersih - bersih dulu " kata Naya yang langsung di anggukan Dirga.

__ADS_1


" Flo sudah mandi ?" tanya Nadiya lagi yang sudah hampir masuk ke dalam kamarnya.


" Belum Omah " Sahut gadis kecil itu.


" Baiklah kalau begitu kita mandi bersama ya " kata Nadiya lagi sambil tersenyum bahagia karena merasakan menjadi seorang nenek.


Kedua perempuan beda usia itu sangat menikmati mandi dan membersihkan diri bersama, hingga mereka berdua keluar kamar dengan keadaan yang sudah sangat cantik dan segar.


Nadiya dan gadis kecil itu langsung menuju ke ruang kerja Nadiya, dan di sana sudah ada Naya dan Dirga menunggu.


" Mommy bawa Flo ke sini ?" kata Dirga yang juga di anggukan Naya.


" Sayang, Flo duduk di kursi sini dulu ya sambil nonton YouTube, omah mau ngomong sama papah dan bunda Flo dulu ya. " kata Nadiya.


" Iya Omah. " sahut gadis kecil itu yang langsung rebahan di Kursi sambil memegang ponsel baru yang di berikan Nadiya.


Setelah menyuruh gadis ke kecil itu ke kursi, Nadiya langsung menghampiri Naya dan Dirga yang duduk menunggu.

__ADS_1


" Seperti yang mommy bilang tadi, anak buah Mommy sudah menyelidiki dan mencari informasi tentang siapa ibumu Dirga, dan ini adalah berkas hasil penyelidikan mereka. " kata Nadiya sambil menyerahkan sebuah map yang berisikan semua data informasi tentang Dirga dan keluarganya.


" Jadi benar mommy sudah melakukannya terlebih dahulu " kata Naya yang hampir tidak percaya ternyata ibunya sudah bertindak sebelum mereka menyadarinya.


" Haah... Sebenarnya aku hampir tidak sanggup mengetahui fakta ini, tapi mau bagaimana lagi inilah kenyataannya " kata Dirga sambil menarik map biru itu lalu membukanya secara perlahan.


Naya Juga langsung ikut melihat, karena juga sangat penasaran siapa suaminya sebenarnya.


Dengan perlahan dan seksama mereka berdua membaca hasil penyelidikan orang - orang Nadiya.


Sedangkan Nadiya langsung kembali menghampiri gadis kecilnya itu.


Di dalam berkas penyelidikan itu tertulis jelas siapa orang tua kandung Dirga yang sebenarnya. Dan ibu kandung Dirga yang sebenarnya bernama lestari serta harta yang di miliki Dirga selama ini adalah harta peninggalan ibu kandungnya, Bu lestari meninggalkan saat melahirkan Dirga, setelah itu ayah Dirga yang bernama Adiguna mencari Baby sister yang bernama Diana untuk menjaga putranya. Setelah beberapa tahun kemudian entah kenapa pak Adiguna langsung mengadakan pernikahan dengan mengumumkan kalau Diana yang awalnya hanya menjadi pengasuh anaknya langsung menjadi ibu sambung untuk putranya itu.


Dan semua itu mereka rahasiakan dari publik, hanya beberapa orang saja yang tahu kalau sebenarnya Diana bukanlah ibu kandung Dirga melainkan hanya seorang pengasuh yang di nikahi untuk menjadi ibu sambung oleh ayahnya Dirga.


Yang membuat Diana begitu dendam pada Dirga adalah, Diana tidak bisa menguasai semua harta yang di miliki Dirga, padahal dari kecil Diana merawat Dirga, sampai menikahi ayah Dirga tapi tetap saja Diana tidak bisa menguasai harta Dirga seutuhnya.

__ADS_1


Itulah yang membuat Diana selalu menciptakan masalah selain ia sangat tidak suka pada Dirga, ia juga sangat membenci Dirga karena Adiguna lebih menyayangi Dirga dari pada anaknya hasil pernikahannya dengan Adiguna, dan itu sungguh membuat Diana begitu membenci Dirga.


__ADS_2