
Setelah mendapat persetujuan dari anak dan menantunya yang memperbolehkan gadis kecil itu tinggal bersamanya, Nadia kembali bertanya pada gadis kecil itu.
" Bagaimana sayang, apa kamu mau tinggal bersama Oma, Oma janji akan mengajari semua yang ingin Flo pelajari " kata Nadiya lagi yang sekarang duduk di hadapannya.
" Hmm... Baiklah Oma, nanti Flo ijin sama papah dan bunda dulu, kalau di ijinkan Flo mau tinggal bersama Oma, terimakasih Oma sudah mengajari Flo banyak hal, Flo ingin kuat agar tidak ada lagi yang bisa menyakiti Flo " kata gadis kecil itu yang duduk di hadapan Nadiya.
" Sama - sama sayang, jadi mulai sekarang Flo jangan takut lagi ya, karena sekarang Flo sudah kuat, Flo sudah bisa melawan orang - orang yang akan menyakiti Flo, ingat pesan Oma, gunakan kemampuan Flo untuk hal kebaikan ya sayang, jangan gunakan untuk kejahatan tidak baik itu namanya, Flo mengerti kan " kata Nadiya lagi
" Baik Oma, terimakasih sudah mengajari Flo " kata gadis kecil itu dengan sangat bahagianya.
" Ya sudah sekarang kita bersih - bersih dulu ya, setelah itu baru kita temui papah sama bunda, bilang kalau Flo mau tinggal bersama Oma ya " kata Nadiya lagi yang langsung di anggukan gadis kecil itu.
Lalu mereka berdua langsung membersihkan diri di kamar mandi bersama sambil berendam, setelah cukup lama berendam, kedua perempuan beda generasi itu langsung bersiap untuk keluar kamar.
__ADS_1
Dengan penampilan yang sangat segar kedua perempuan beda generasi itu langsung keluar kamar Nadiya dan langsung menuju ke meja makan untuk makan malam bersama.
" Bagaimana Naya, Dirga kalian mengijinkan nya kan kalau Flo tinggal bersama mommy di sini " kata Nadiya di sela makan malamnya untuk memastikannya lagi.
" FLO sendiri bagaimana mau tinggal bersama Oma di rumah Oma ?" tanya Naya pada putri sambungnya itu.
" Iya Bunda, Flo mau tinggal sama Oma, Flo mau belajar bela diri agar tidak ada yang bisa menyakiti Flo lagi " sahut gadis kecil itu yang seperti memohon untuk di ijinkan.
" Mulai hari ini, perusahaan Mommy serahkan pada Naya, dan kamu Nay yang harus mengurusnya, tapi saat ini karena kamu sedang hamil jadi mommy serahkan pada orang kepercayaan mommy sampai kamu sudah mampu untuk memegangnya. " kata Nadiya
" Kenapa secepat itu Mom, memangnya Mommy mau ngapain kenapa meninggalkan perusahaan ?" tanya Naya juga.
" Mommy ini sudah tua Naya, rasanya Mommy sudah lelah mengurus perusahaan terus, jadi mommy ingin pensiun dan bermain bersama cucu saja lagi di rumah " Sahut Nadiya yang merasakan seperti itu.
__ADS_1
" Baiklah kalau itu yang mommy mau, Naya akan mencoba memegang dan meneruskan perusahaan kita, tapi setelah melahirkan nanti, karena sekarang masih belum boleh melakukan apapun. " kata Naya lagi yang mengerti dengan apa yang di rasakan ibunya itu.
" Baiklah sayang tidak apa-apa, maka dari itu untuk sementara mommy serahkan pada orang kepercayaan Mommy dulu, dan hanya sesekali mengecek perkembangan perusahaan. " kata Nadiya lagi..
" Baiklah Dirga juga akan membantu memantau perkembangan perusahaan mommy, mommy tenang saja " kata Dirga juga yang langsung di anggukan mereka bertiga sedangkan gadis kecil itu hanya mendengarkan saja.
Setelah selesai makan malam, Naya dan Dirga kembali ke kamarnya, sedangkan gadis kecil itu langsung bersama Nadiya.
Sesampainya di kamar, kembali Nadiya memberi nasehat - nasehat dan bagaimana cara bersikap agar gadis kecil itu tidak takut lagi dengan siapapun.
Gadis kecil itu pun mengangguk, tanda mengerti lalu kedua perempuan beda generasi itu langsung membaringkan tubuh mereka di tempat tidur sambil memandang langit .
Di dalam hati gadis kecil itu bertekad untuk kuat agar tidak ada lagi yang bisa menyakitinya, begitu juga dengan Nadiya yang berusaha membentuk Flo menjadi lebih kuat, karena ia berencana akan menurunkan dunia bawah pada Flo kalau ia sudah besar nanti bersama adik - adiknya kelak..
__ADS_1