Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung

Tak Disangka Menjadi Ibu Sambung
part 27


__ADS_3

Sedangkan Naya dan gadis kecil itu saat ini sedang menuju ke arah pulang ke rumah Dirga, dan tanpa mereka sadari ada mobil hitam yang mengikuti mereka dari belakang, sedari mereka keluar dari kompleks perumahan tempat Naya tinggal.


" Bunda... " kata gadis kecil itu yang menyadari hal itu.


" Ada apa sayang ?" tanya Naya.


" Itu bunda, itu ada mobil yang mengikuti kita dari tadi " kata Flo sambil memegang erat tangan Naya.


" HAH... Mana, oh ya ampun, kenapa dia mengikuti kita " kata Naya yang juga melihat mobil itu.


" Pak, apa bapak kenal dengan mobil itu, kira - kira siapa pemiliknya ya ?" tanya Naya pada supir mereka itu.


" Saya juga tidak tau neng, sepertinya mobil itu memang mengikuti kita dari tadi neng ?" jawab Pak Dadang sambil sesekali melihat ke arah belakang lewat spion.


" Terus kenapa dia mengikuti kita " kata Naya yang bingung melihat itu.


Dan tidak di sangka, mobil itu melaju lebih cepat dan berhenti tiba-tiba tepat di depan mobil yang di tumpangi Naya.


" Astaga... " Ada apa pak, Ko berhenti tiba-tiba ?" tanya Naya yang hampir saja terbentur kursi depan mobil itu.


" Itu neng, mobil itu berhenti tiba-tiba tepat di depan kita neng " jawab supir itu.

__ADS_1


" APA, mana " kata Naya yang langsung melihat mobil itu yang benar saja berhenti tepat di depan mereka.


" Bunda... Flo takut Bun " kata Flo yang juga melihat itu dan langsung memeluk Naya dengan erat.


" Tenang sayang, ada bunda di sini. " kata Naya yang menenangkan gadis kecil itu.


Tidak lama keluar beberapa orang dari mobil itu dan mengetuk keras mobil yang di tumpangi Naya saat ini.


Tok tok tok...


" Cepat keluar, kalau tidak akan kami hancurkan mobil ini, CEPAT " panggil salah satu orang itu.


" Tenang Pak, cepat bapak keluar, tanyakan apa yang mereka inginkan " kata Naya menyuruh supir itu keluar.


Tok tok tok...


" CEPAT BUKA PINTUNYA, KALAU TIDAK AKAN KAMI HANCURKAN MOBIL INI... " kata salah satu preman itu lagi.


" Aduh neng, baik neng bapak akan keluar sekarang, apapun yang terjadi jangan keluar dari mobil ya neng, dan langsung lapor polisi saja. " pesan supir itu sebelum keluar dari mobil.


" Iya pak " sahut Naya.

__ADS_1


" Bunda Flo takut Bun " kata gadis kecil itu yang masih ketakutan.


" Tenang sayang, ada Bunda di sini yang akan menjaga dan melindungi mu. " kata Naya yang terus menenangkan.


" Hey serahkan barang - barang kalian, kalau tidak kami akan mengambilnya " kata salah satu preman itu.


" Memangnya siapa kalian, kenapa kalian menghadang kami " kata supir itu yang mencoba memberanikan diri


" Hahahaha... Ini adalah wilayah kekuasaan kami, dan yang lewat dari sini harus membayar pajak pada kami, cepat serahkan, kalau tidak habis kalian, CEPAT. " preman itu.


" Wah begal nih, beraninya dia menghadang kami. " gumam Naya pelan sambil melihat situasi.


" Maaf kami tidak membawa apapun, tolong jangan halangi jalan kami " kata supir itu yang memberanikan diri untuk melindungi majikannya.


" Hahahaha... berani juga dia, kalian hajar dia biar dia tahu rasa, belum tahu dia siapa kita cepat hajar orang ini." perintah salah satunya kemudian satu orang itu langsung menghajar supir yang membawa Naya tadi.


Buk buk buk...


Supir itu melawan sebisanya, kemudian salah satu preman itu langsung membantu dan mengeroyok sehingga supir itu kalau dan tersungkur.


" Bunda... Flo takut " gumam gadis kecil itu sambil memeluk erat Naya karena sangat ketakutan melihat perkelahian itu.

__ADS_1


__ADS_2