
Sambil meringis Reni sangat terkejut ia tidak menyangka kalau anak yang pernah di asuhnya bisa sehebat itu, dengan perlahan Reni bangkit dan kembali menyerang Gadis kecil itu.
Hiiiaaaa... buk buk buk...
Reni kembali menyerang dan langsung di tangkis serta di balas perlawanan oleh Flo, tidak butuh waktu lama, akhirnya Reni kembali tersungkur di kaki Flo.
" Rasakan itu suster, dulu suster bisa menyakiti ku, tapi sekarang Flo tidak akan diam lagi. " kata gadis kecil itu sambil menatap tajam Reni yang berada di kakinya.
Reni sudah tidak bisa menjawab lagi karena sudah sangat lemah dan tidak berdaya lagi akibat kerasnya serangan yang di berikan gadis kecil itu.
Meskipun Flo masih kecil, tapi kekuatan bela dirinya sama kuatnya seperti orang dewasa, karena seperti itu yang sudah di ajarkan Nadiya padanya sehingga membentuk Flo menjadi anak yang sangat kuat.
" Ikat mereka Pak, Flo mau hubungi papah dulu " kata Flo.
" Siap Nona kecil " Sahut supir itu dan langsung melakukan apa yang di perintahkan gadis kecil itu.
" Lepaskan, lepaskan aku bocah sialan... " jerit Reni yang terus berusaha berontak saat supir itu mengikatnya dengan tali.
Setelah mengikat Reni, supir itu juga mengikat kedua anak buah Reni yang sama tidak berdayanya karena serangan Flo tadi.
Setelah semua sudah aman Flo langsung menghubungi orang tuanya.
__ADS_1
" Hallo Pah... " panggil Flo melalui ponselnya.
" Iya sayang, kamu dimana nak, kenapa belum sampai ke rumah, bunda menunggumu dari tadi ?" tanya Dirga melalui ponselnya.
" Flo di jalan Pah, Flo di hadang suster Reni yang kabur dari penjara, dia mau menyakiti Flo lagi Pah " Sahut gadis kecil itu.
" APA... Lalu sekarang kamu bagaimana sayang, kamu terluka, dia menyakitimu, katakan Flo dimana sekarang, papah susul kesana ?" tanya Dirga yang begitu sangat khawatir setelah mendengar itu.
" Flo berada di jalan xx pah, dan Flo tidak ap... " sahut Flo yang terhenti saat mendengar suara Papanya.
" Baiklah Flo tenang papah kesana sekarang. " kata Dirga yang memotong pembicaraan dan langsung mematikan ponselnya setelah mengetahui lokasi putrinya itu.
" Non, saya sudah menghubungi nyonya besar, dan beliau sudah menyuruh rekan - rekan saya datang kesini, sebentar lagi mereka akan sampai dan langsung mengurus mereka. " kata supir itu yang juga baru saja menghubungi Nadiya dan Nadiya langsung menyuruh anak buahnya untuk mengurus itu.
" Baik Pak, baiklah kita tunggu sebentar, nanti kabur lagi Mak Lampir nya kalau kita langsung pergi. " kata gadis kecil itu sambil berdiri di hadapan mantan pengasuhnya.
" Siap Nona kecil " Sahut supir itu sambil mengacungkan jempol pada gadis kecil itu sambil tersenyum bangga.
" Hehehe... bapak bisa saja. " kata gadis kecil itu dengan sangat senangnya karena berhasil mengalahkan orang jahat yang pernah menyakitinya, dan ini kali pertama ia menggunakan kemampuan bela diri yang sudah ia pelajari dari orang yang sudah di anggap neneknya sendiri itu.
Tidak lama menunggu, akhirnya Dirga berserta anak buahnya sampai di situ, dan bertepatan juga dengan anak buah Nadiya yang juga baru sampai di situ.
__ADS_1
" Sayang, kamu tidak apa-apa Nak ?" tanya Dirga yang langsung menghampiri putrinya itu.
" Kalian semua urusan mereka, kali ini langsung bawa dia ke markas, sepertinya penjara tidak cocok untuknya " perintah Dirga yang kelihatan sangat marah memerintah anak buahnya dan anak buah Nadiya.
" Baik tuan, kami urus mereka sekarang, permisi tuan " Sahut mereka semua, Dan langsung di anggukan Dirga, tanpa menunggu lama lagi mereka semua langsung membawa Reni dan kedua anak buahnya yang sudah tidak berdaya itu.
" Tiiiidaaaakkk... lepaskan... lepaskan aku, awas kau bocah sialan lepaskan... " jerit Reni yang sudah sangat lemah tapi masih berusaha berontak.
Dirga tidak perduli dengan teriakan mantan pengasuh putrinya itu dan membiarkan saja anak buahnya yang mengurusnya, dan berlalu begitu saja menggendong putrinya dan membawanya ke mobilnya.
" kamu tidak apa-apa kan sayang, kamu baik - baik saja kan sayang ?" tanya Dirga saat mereka sudah berada di mobilnya.
" FLO tidak apa-apa pah, Flo baik - baik saja, papah tidak usah khawatir ya " Sahut gadis kecil itu dengan sangat tenangnya.
" Oh syukurlah sayang, papah sangat khawatir sekali takut kamu kenapa - kenapa " kata Dirga yang langsung kembali memeluk putrinya itu.
" FLO baik - baik saja pah, yu Sekarang kita pulang, Bunda pasti sudah menunggu " sahut gadis kecil itu yang terlihat seperti dewasa di usianya yang masih terbilang kecil itu.
" Baiklah sayang kita pulang sekarang " kata Dirga yang begitu sangat lega putrinya ini baik - baik saja.
Kemudian mereka langsung pergi meninggalkan tempat itu lebih dulu baru di susul akan buahnya yang membawa para pelaku itu ke markas mereka.
__ADS_1