Takdir Alina

Takdir Alina
Alina oktavia


__ADS_3

Pagi itu seperti hari biasanya setiap pagi seorang gadis manis dengan rambut panjangnya. berjalan menyusuri gang kecil untuk berangkat bekerja. Alin begitu biasa ia di sapa. Setiap hari ia berjalan menyusuri jalan kecil tempat nya tinggal selama bekerja jauh dari orang tuanya.Ia berjalan dari gang kecil sampai akhirnya berhenti di pinggir jalan raya tempat biasa ia menunggu angkutan umum untuk membawanya ke tempatnya kerja.


Alina bekerja di salah 1 mall terbesar di kota D. Sudah 2 tahun Alina bekerja dan tinggal di kota ini dengan berpindah pindah tempat bekerja. Ia yang hanya tamatan SMA tak berharap banyak tentang pekerjaan yg menghasilkan gaji besar. Yang terpenting baginya adalah bisa membantu kedua orangtuanya di kampung halaman untuk menyekolahkan adik bungsunya.


Setelah 30 menit perjalanan Alina sampai di tempat ia bekerja. Ia bekerja di salah 1 gerai baju juga tas branded di dalam mall ini. Tak heran bila setiap hari ia selalu bertemu pelanggan pelanggan kaum sosialita dengan segala macam gaya jg tingkah kalangan atas.


Alina di kenal sebagi pekerja yang sopan juga ramah kepada siapapun pengunjung di sana. Bahkan teman teman kerja Alina pun sangat senang berteman dengannya yang selalu membawa suasana ceria. Ia juga tampak akrab dengan sesama karyawan di gerai lain di mall tersebut.


Saat itu jam makan siang seorang teman mengajaknya makan bersama di warung depan Mall. Tempat biasa para karyawan mall membeli makanan dengan harga yang sesuai dengan kantong para karyawan.


"Lin ayo makan loe jangan kerja mulu jam makan udah mau habis". Heni teman Alina sembari menarik tangan Alina yang masih merapikan baju-baju di gantungan.


"Bentaran hen,,tu liat pengunjung masih banyak kasian tau Tasya dan Dila kewalahan, aku juga masih melayani 1pengunjung sebentar ya sedang di ruang ganti."


Ucap Alina dengan sopan agar tak membuat Heni tersinggung.


"baiklah kalau gitu,, aku bungkusin aja ya buat kamu,nanti kamu nggak bakal makan lagi kalau begini". Heni berlalu pergi tanpa menghiraukan ucapan Alina yang menolak untuk di bungkuskan makanan.


Ya setiap gerai ramai Alina lah yang terakhir mendapat waktu istirahat dan makan siangnya karna diantara teman temannya pemilik gerai selalu percaya dengan keramahan Alina yang bisa mendatangkan pembeli untuk memborong barang barang di toko. Maka tak jarang Alina selalu mendapat bonus paling banyak untuk hal ini.

__ADS_1


Ya begitulah hari hari Alina hingga suatu hari datang sepasang suami istri ke gerainya. Semua teman Alina sudah kuwalahan melayani sang pelanggan wanita yang banyak permintaan juga selalu berkata kasar dan mengumpat saat pelayan salah mengambilkan barang untuknya. Meskipun di perlakukan begitu. Tapi tak ada satupun pegawai yang berani menegur pelanggang tersebut.


Semua orang tau bahwa dia adalah nyonya besar istri dari pengusaha kaya raya berdarah biru yang terkenal se antero negeri bahkan luar negeri. Violet Wiratmadja istri dari pengusaha Biru Wiratmadja.


" mbak tolong layani istri saya dengan baik kalo tidak saya bisa menutup gerai ini sekarang juga!! ". Titah Biru dengan angkuhnya. Ia yang sedari tadi melihat istrinya marah pada beberapa pelayan merasa risih.


Hingga akhirnya bu Siska pemilik gerai menghampiri Biru juga istrinya. Karena tak ingin membuat sang pelanggan terhormat itu kecewa.


"maaf tuan nyonya jika pelayan kami membuat anda kurang nyaman. mari nyonya,, silahkan memilih sesuai yang anda inginkan,, saya akan membantu anda."


Dengan penuh keramahan bu Siska mencoba memperbaiki suasana gaduh itu.


" Memangnya ga ada pelayan lain apa yang lebih baik. Sata sudah berlangganan ya di sini." Lanjut Violet dengan melipat kedua tangannya di dada. Begitu jumawa nya nyonya Wiratmadja ini.


"baik....baik nyonya saya panggilan kan yang lain." jawab bu Siska dan meminta Tasya untuk memanggil Alina yang sedang menikmati makan siangnya.


Dengan segera Tasya berlalu dan mencari keberadaan Alina.


"Lin,,tu bagian lo ada pelanggan rese udah ganti lima pelayan masih aja bawel ganti ini itu pusing gue udah pengen gue karungin tu orang." sambil ******* ***** tangannya sendiri. Tergambar betapa kesalnya ia saat itu.

__ADS_1


"hey aku baru aja makan kenapa ga yang lain aja?" Alina menjawab sambil memasukan makanan kemulutnya. Ia merasa sangat lapar saat itu. Biasanya ia akan segera pergi jika ada hal seperti itu terjadi. Namun kali ini ia benar-benar ingin menikmati makanannya itu.


"ini perintah dari bu siska Lin, bu Siska aja udah turun tangan loh,, sono buruan." Tasya menarik Alina keluar dari ruang istirahat karyawan.


Alina mencuci dan membersihkan tangannya. Tak lupa ia merapikan bajunya. kemudian bergegas menemui bu Siska yang masih berusaha menenangkan pelanggan.


Lagi-lagi Alina harus merelakan santap siangnya itu dengan berat hati. Saat sampai di tempat,,, Alina melihat seorang wanita dengan pakaian rapi dan gelamor sedang mengomel. Sebelum menghampirinya,, Alina menarik bafas panjang mempersiapkan dirinya. Dan setelahnya ia menghampiri pelanggan itu dengan tersenyum ramah.


" Selamat siang ibu,,, boleh saya bantu. Mari silahkan ada yang bisa saya bantu. Ibu sedang mencari apa. Mari sini bu,, o iyaa ada produk baru bu. Mari sini bu saya tunjukkan." Ucap Alina dengan begitu ramah. Suara lembutnya mampu meredam kekesalan Violet.


Violet melihat Alina,, mengawasi gadis itu dari atas sampai bawah. Kemudian ia menarik nafas.


Sedangkan suaminya,, Tuan Biru Wiratmadja. Yang sejak tadi duduk dengan menatap layar ponsel. Kini berdiri dan ikut melihat ke arah Alina. Sorot tajam matanya menatap pada Alina yang masih tersenyum manis pada Violet di depannya.


Hal itu membuat bu Siska yang melihatnya ketar-ketir karena takut tuan Biru murka.


Tuan Biru terus menatap gadia itu dengan tatapan tajam. Bahkan sampai gadis itu berlalu bersama Violet pun ia masih memandangi sang gadis.


Ada apa yaa kira kira..apa yang akan terjadi selanjutnya..

__ADS_1


mohon maaf sebelumnya karna ini cerita pertama saya mohon silahkan kritik jg sarannya agar ke depannya bisa lebih baik lagi..terimakasih dan jangan lupa tinggalkan like nya ya. 😉😉🙏


__ADS_2