TEMAN RANJANG SAHABAT IBUKU

TEMAN RANJANG SAHABAT IBUKU
Bab 7. Pengangkatan Rahim.


__ADS_3

Manda menangis seorang diri di kamar. Yudha telah pergi sejak tadi. Dia tidak ingin bertemu dengan Papi-nya. Nyatanya Jefri, sang suami hingga jam menunjukan pukul sebelas malam tak juga tampak batang hidungnya.


Dulu Manda sangat bahagia memiliki suami yang perhatian dan sayang seperti Jefri. Banyak yang mencibir Jefri, mengatakan jika pria itu hanya mencintai harta Manda. Namun, buktinya dia memberikan seluruh cinta dan perhatian untuk dirinya dan Yudha.


Semua berubah saat Jefri tahu selama ini telah dibohongi Manda. Ternyata sejak melahirkan Yudha, rahim Manda telah diangkat. Jefri selama ini tidak pernah curiga karena Manda selalu berpura-pura menstruasi setiap bulannya.


Banyak orang yang berpikir usai menjalani operasi angkat rahim alias histerektomi maka wanita tersebut tak bisa berhubungan intim lagi. Nyatanya, wanita tetap bisa berhubungan intim namun ada dampaknya ke tubuh.


Semua jenis histerektomi tidak lagi mengalami haid. Anda juga tidak bisa hamil. Ini memang efek permanen dari menjalani histerektomi.


Operasi pengangkatan rahim tidak mempengaruhi sensasi di va*gi*na atau kemampuan untuk mengalami or*gas*me. Bahkan, beberapa wanita dapat menikmati kehidupan se*ks yang lebih baik setelah operasi.


"Aku tau semua ini salahku, yang tidak jujur denganmu. Namun, semua karena rasa ketakutanku jika kau juga akan meninggalkan aku setelah tahu semuanya."


Manda meminta pembantu untuk memakan semua masakannya itu. Setelah itu, Manda mencoba memejamkan matanya.

__ADS_1


Saat malam mulai gelap, biarkan kekhawatiranmu memudar. Tidurlah yang nyenyak, ketahui kamu telah melakukan semua yang dapat kamu lakukan untuk hari ini. Kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan, dan besok adalah sebuah impian. Entah akan menjadi kenangan yang manis atau pahit, yang pasti impian untuk hari esok akan tetap berjalan. Selamat malam, selamat tidur.


***


Di rumah kediaman Melani, pria itu baru saja terbangun dari tidur lelapnya. Dilihatnya jam di dinding telah menunjukkan pukul setengah dua belas malam.


Jefri memandang ke samping, tampak Lani yang telah berada di alam mimpinya. Di kecup bibir wanita kecilnya itu. Tiba-tiba Jefri teringat janjinya akan pulang makan malam dengan Manda.


Jefri mengambil pakaiannya dan menyelipkan uang beberapa lembar ratusan ribu buat jajan Lani ke dalam dompet wanita itu. Setelah itu Jefri memakai bajunya yang berserakan di lantai. Berhubungan badan dengan Lani tidak pernah puas hanya sekali dilakukan.


Yana masih menonton di ruang keluarga dengan adiknya Lani yang bernama Dyra. Jefri tersenyum pada keduanya.


"Oke, besok aku sampaikan," ucap Yana.


Jefri merogoh sakunya dan memberi 2 lembar uang ratusan buat Dyra. "Ini buat jajan kamu!" Jefri menyerahkan pada Dyra.

__ADS_1


Yana, ibu nya Lani telah membuka rekening atas permintaan Jefri. Setiap bulan, Jefri rutin memberikan uang sepuluh juta. Dan jika ada kebutuhan lain, Yana bisa meminta tambahan uang.


Sejak Lani menjadi simpanan Jefri, ayahnya juga lebih sering pulang dan meminta uang pada pria itu. Dulu, ayah Lani hanya pulang saat dia ingin saja. Dia lebih sering di luar rumah dan tidur di mana saja diinginkan.


Jefri mengendarai mobil dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Sampai di rumah dia melihat pembantu yang sedang membereskan meja makan. Jefri melihat banyak makanan yang di simpan pembantu. Mereka memang telah diizinkan untuk memakan semua hidangan itu, tapi para pekerja rumah Manda itu memilih menyimpan saja buat besok sarapan mereka.


Jefri masuk ke kamar, melihat Manda yang tertidur dengan posisi meringkuk seperti udang. Masih tampak sisa air mata di pipi Manda dan juga sudut matanya. Jefri mengusap sisa air mata itu.


"Maaf, aku benar-banar lupa jika hari ini aku janji akan pulang cepat untuk merayakan anniversary pernikahan kita. Aku tidak tahu apa yang menyebabkan aku begitu kecewa pada dirimu. Mungkin karena kebohonganmu itu atau karena saat ini aku telah merasa nyaman dengan Lani."


Sebelum berhubungan dengan Lani, Jefri bermain dengan beberapa wanita melampiaskan rasa kecewa karena Manda yang telah membohongi dirinya.


Jefri dari awal pernikahan sangat menginginkan keturunan. Melihat Manda yang tidak kunjung hamil, Jefri berpikir jika dirinya mandul sehingga tidak pernah memeriksa semua ke dokter. Jefri takut jika semua pikirannya benar jika dirinya mandul.


Tiba-tiba Jefri teringat Lani. Dua tahun mereka rutin berhubungan badan, wanita itu juga tidak kunjung hamil.

__ADS_1


Apakah sebenarnya diriku memang mandul? Kenapa Lani juga tidak kunjung hamil?


...****************...


__ADS_2