
"Yana ...," ucap Manda. Wanita itu tidak menyangka akan bertemu kembali dengan Yana. Wanita yang telah merebut suaminya dulu.
Manda masih ingat, saat rumah tangganya sedang bahagia karena kehamilan pertama Manda, guncangan itu datang. Manda harus menerima kenyataan ada seorang wanita lain yang juga sedang mengandung benih dari suaminya.
Kehamilan Manda dengan wanita itu hanya berbeda 4 bulan. Saat itu Manda sedang mengandung Yudha. Kandungan Manda saat itu memasuki bulan ke enam. Sedangkan wanita itu mengaku sedang mengandung dua bulan.
Hati wanita mana yang tidak hancur saat mengetahui suaminya berselingkuh. Apa lagi di saat dia sedang bahagia karena di rahimnya ada benih cinta dia dan pasangan.
Doni, ayah kandung Yudha adalah suami Yana. Ketika Manda mengetahui suaminya berkhianat dia langsung meminta pisah. Walau Doni sudah beribu kali meminta maaf.
Tiga bulan berpisah dari Manda, Doni menikahi Yana. Hidup Manda terasa berubah 180 derajat. Dia yang awalnya bahagia karena kehamilan saat itu berubah menjadi kesedihan. Manda memilih mundur karena tidak mau di madu.
"Setelah sekian lama, akhirnya kita bertemu kembali," ucap Manda sinis. Yudha masih belum mengerti apa yang terjadi antara Mami Manda dan Ibu Yana.
"Apa kabar Manda? Pasti kamu saat ini sedang bahagia karena melihat keadaan aku saat ini. Seperti doa dan sumpah darimu, aku dan Doni tidak pernah hidup berkecukupan."
Manda memandang wajah Yana dengan saksama. Dia teringat ucapannya dulu. Yang berharap dan berdoa rumah tangganya Doni berantakan.
"Itu karma bagi kalian yang telah merebut kebahagiaan orang lain!" ucap Manda.
"Apakah Yudha anakmu dari Doni?" tanya Ibu Yana dengan memperhatikan Yudha secara saksama.
Ibu Yana menarik nafas panjang dan dalam. Tampak di wajahnya sebuah keterkejutan yang tidak dapat disembunyikan. Tidak pernah menyangka jika Yudha adalah anak Doni dari Manda.
__ADS_1
Jika Yudha anak Doni dari Manda, itu berarti Yudha dan Lani adalah adik kakak. Beruntung sekali mereka belum melakukan apa pun selama berhubungan.
Bagaimana perasaan Lani jika tahu, pria yang paling dia cintai ternyata saudaranya sendiri. Apa dia bisa menerima kenyataan ini?
"Apa urusannya denganmu? Siapa pun ayah Yudha, itu tidak ada hubungannya denganmu?" ucap Manda.
"Kenapa tidak ada hubungannya? Aku bertanya karena aku takut semua ini berhubungan. Apa kamu tahu jika Lani putriku berhubungan dengan Yudha anakmu?" tanya Yana.
Tubuh Manda terasa lemah. Wanita itu bersandar di mobil. Jadi Lani anaknya Yana dan Doni. Anak yang ada di rahim Yana, penyebab Yudha harus berpisah dari ayah kandungnya sejak dalam kandungan.
Yudha yang dari tadi diam akhirnya bersuara. Dia mulai mengerti dengan apa yang dibicarakan kedua orang wanita dihadapkannya ini.
"Apa maksud semua ini? Jangan katakan jika ayah Lani adalah ayah kandungku?" tanya Yudha dengan suara sedikit gemetar.
"Mami bicarakan! Jangan diam saja! Apakah aku dan Lani memiliki ayah yang sama? Aku dan Lani bersaudara?" tanya Yudha.
Mami Manda menarik nafas dalam. Apa yang harus dia katakan. Beruntung memang Yudha dan Lani hanya sekejab menjalin hubungan. Mereka belum melakukan hal yang aneh. Apakah ini yang menyebabkan anaknya Yudha begitu perhatian pada Lani? Karena mereka memiliki darah yang sama.
"Apakah kamu tahu jika selama ini anakmu menjalin hubungan dengan Jefri, seorang pria dewasa yang telah memiliki suami?" tanya Manda.
Kali ini Yana yang kaget mendengar pertanyaan Manda. Dari mana wanita ini tahu jika anaknya menjalin hubungan dengan Jefri. Ibu Yana memang belum tahu hubungan Yudha dan Jefri, hanya Dira yang mengetahui.
"Dari mana kamu tahu tentang Jefri dan Lani? Apakah Yudha juga tahu tentang itu?" tanya Ibu Yana.
__ADS_1
Sekarang baru Yana mengerti mengapa Yudha yang katanya kekasih Lani tapi tampak tidak dekat dengan anaknya itu. Bahkan Yudha sedikit tampak menjauh. Jadi karena pemuda itu telah tahu anaknya selama ini menjadi simpanan pria dewasa. Itu penyebab Lani sering termenung. Pasti anaknya itu mencintai Yudha tapi tidak bisa bersama.
"Jefri suamiku! Tentu aja aku tahu. Sekarang aku mengerti. Ternyata Lani bisa menjadi Pelakor karena ada darah darimu yang juga seorang Pelakor. Memang buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Namun, aku bersyukur hubungan Yudha dan Lani belum jauh!" ucap Manda.
Yana seperti mendengar suara petir di siang hari. Bagaimana bisa Jefri ternyata suami Manda. Kali ini yang merebut suami Manda adalah Lani anaknya.
Dulu dia merebut Doni dari Manda. Mengapa lingkaran hidupnya begini? Manda pantas marah dengannya dan Lani. Jika saja Yana tahu selama ini istrinya Jefri adalah Manda, pasti dia akan melarang anaknya.
Yana telah tertekan selama ini. Dia menyesal merebut Doni dari Manda. Dia menyesal menikah dengan Doni. Sejak pernikahan mereka tidak pernah Yana merasa bahagia. Saat Lani berhubungan dengan Jefri dia merasa sedikit kebahagiaan.
Lani yang mendengar suara ribut, keluar dari rumah. Melihat ada Yudha, Lani tersenyum.
Kanker otak stadium 4 umumnya akan sulit disembuhkan. Meski demikian, penanganan yang cepat dan tepat dapat mengurangi keluhan dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Sejauh ini, kemungkinan terbaik dari pasien kanker otak stadium 4 apabila menjalani pengobatan sesuai rekomendasi dokter berkisar antara 15-16 bulan. Meski begitu, ada pula beberapa pasien yang dapat bertahan hingga 5 tahun atau lebih walau lebih jarang terjadi.
Dokter mengatakan beruntung bagi Lani, sel kankernya terletak di bagian yang bisa dijangkau sehingga saat operasi kemarin semua selnya dapat diangkat. Walau kemungkinan sembuh hanya 5 persen tapi itu mungkin saja terjadi. Bukankah tidak ada yang tidak mungkin, jika Tuhan menghendaki? Asal kita tetap berusaha dan berdoa.
Manda melihat Lani yang keluar dengan kepala masih dibalut perban dan tubuh yang sangat kurus dan wajah pucat. Jauh sekali berbeda dengan Lani yang pernah dia temui.
Yudha yang melihat Lani berjalan dengan tertatih karena masih lemah, spontan berlari dan menolongnya. Yudha membantu Lani duduk di kursi plastik yang ada di teras.
Manda tersenyum miring pada Yana. Dia tidak habis pikir dengan apa yang Yana lakukan.
"Lihatlah putrimu yang menderita karena keegoisanmu. Kamu mengajarkan anakmu menjadi seorang pelakor seperti dirimu. Dan parahnya kamu dan Lani sama-sama merebut suamiku. Apa kamu tidak belajar dari pengalamanmu? Merebut suami orang tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan. Karena kalian pelakor telah bahagia di atas penderitaan istri sah. Kebahagiaan kalian semu. Tidak yang abadi dari hasil merampas milik orang lain!" ucap Manda dengan suara penuh penekanan.
__ADS_1
...****************...