Terjebak Cinta Didalam Perjodohan

Terjebak Cinta Didalam Perjodohan
Chapter 64


__ADS_3

Pukul 06:45 Dania sudah siap untuk pergi ke kantor, sebelum menyusul Rangga dimobil Dania pergi kekamar Bella terlebih dahulu.


"Ada apa mbak?" tanya Bella yang masih duduk diatas ranjangnya.


Dania langsung to the point kepada Bella, "Nanti malam mbak mau kamu ajak Dimas pergi ke restaurant dekat kantornya Rangga, nanti mbak juga akan ngajak mas Rangga kesana."


ucap Dania


"Tapi mbak-" ucap Bella dengan sedikit khawatir.


"Udah tenang aja." Dania berusaha menenangkan Bella, lalu keluar dari kamar Bella dan menyusul Rangga yang sudah menunggu dari tadi dimobil.


Didalam mobil Dania hanya memperhatikan pemandangan luar, sedangkan Rangga fokus menyetir.


Rangga mengecilkan sound didalam mobil lalu mengangkat bicara kepada Dania. "Aku mau kamu berhenti bekerja ditempat cowok brengsek itu!"


"Dia punya nama, Andi namanya!" jawab Dania dengan santai dan hanya melirikkan matanya kearah Rangga.


"Iya itu." Rangga menarik nafas, lalu melanjutkan bicara, "Kamu mau kan?"


"Mau apa?" jawab Dania dengan polosnya.


Rangga menatap Dania dengan tajam. "Kamu itu polos atau bodoh sih."


"Stop panggil aku bodoh!" Dania menatap kearah Rangga.


"Lalu kamu mau aku panggil apa?" saut Rangga, lalu dihentikan Dania. "Huts."


Dania mengambil hanphone didalam tasnya, mengangkat telfon dari Andi.


"Iya hallo ada apa Ndi?" jawab Dania kepada Andi.


Rangga tiba-tiba mengambil hanphone yang berada ditangan Dania dengan cepat.


"Eh mau apa kamu?" Dania berusaha mengambil kembali hanphone miliknya.

__ADS_1


"Gue mau bilang kalo Dania mulai hari ini keluar dari pekerjaannya!" ucap Rangga dengan nada tinggi.


Dania masih berusaha mengambil hanphonenya ditangan Rangga, sebelum Dania berhasil mengambil hanphonenya Rangga sudah menutup sambungan telfonnya kepada Andi.


"Apa-apaan sih kamu." ucap Dania dengan kesal.


"Udah sekarang kamu nggak ada lagi hubungannya sama Andi, awas aja sampai aku liat kamu jalan sama dia."


"Ya tapi kan, nggak gini caranya. Aku kan jadi nggak enak sama Andi."


"Udah diem." Rangga menghentikan mobilnya tepat didepan kantor miliknya.


Rangga turun dari mobilnya disusul dengan Dania. Saat mereka ingin masuk kedalam, mereka bertemu dengan Aldo.


"Hay bro." sapa Aldo kepada Rangga dengan bersalaman.


"Hay Dania, udah lama kita nggak ketemu." Dania juga berjabat tangan kepada Aldo.


"Udah, lepas!" ucap Rangga sambil melepas tangan Dania.


"Ayo, masuk." Rangga menarik tangan Dania.


Saat lift sudah terbuka Dania melihat kursi kerja milik Amel kosong. "Memang benar Amel tak masuk." ucap Dania dalam hati.


Rangga menyuruh Dania untuk duduk disofa, sedangkan dirinya duduk dikursi kebanggaannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 13:00 Rangga mengajak Dania untuk makan siang, tetapi Dania mengajak Rangga untuk sholat terlebih dahulu.


"Ya udah, kita sholat dimasjid dekat sini ya." jawab Rangga.


"Thania." sapa Dania kepada Thania


"Dania?" jawab Thania menoleh kearah Dania.


"Kamu ke masjid duluan aja, aku nanti nyusul." ucap Dania

__ADS_1


"Ya udah, tapi nanti tungguin aku buat makan siang." jawab Rangga lalu pergi meninggalkan Dania.


Thania berjalan mendekati Dania. "Kamu kok ada disini?"


"Iya, tadi aku diajak Rangga. Ouh ya aku boleh pinjem hanphone kamu nggak?"


"Boleh, emang buat apa?" jawab Thania bingung


"Aku mau pinjem hanphone kamu buat nge-chat Andi, soalnya tadi nomer Andi diblok sama dihapus sama Rangga."


"Kok bisa?"


"Ceritanya panjang deh, boleh kan?"


"Boleh, ini." Thania memberikan hanphone miliknya kepada Dania.


Andi aku minta maaf soal perlakuan Rangga tadi pagi dan aku juga mau berterima kasih sama kamu karna udah nerima aku dicaffe milik kamu, dan sekarang aku mau berhenti. Sekali lagi aku minta maaf. ~Dania~


"Nih makasih ya." Dania mengembalikan hanphone kepada Thania, lalu berjalan menuju masjid.


Setelah sholat Dania menyusul Rangga yang sudah berada di caffe tempat biasa dia makan siang, disana sudah ada Aldo yang menemania Rangga.


Dania duduk dikursi yang kosong, Rangga sudah memesan makanan buat Dania sebelum Dania datang.


Saat sudah selesai makan Aldo izin kekamar mandi untuk buang air, kini tinggal Dania dan Rangga didalam satu meja.


"Nanti malam Kita makan malam di restaurant yuk." ucap Dania


"Buat apa?" jawab Rangga dengan minum


"Ada deh, kamu mau kan?" Dania meyakinkan Rangga kembali


"Baik."


Aldo sudah kembali, dan mereka bertiga kembali kekantor.

__ADS_1


__ADS_2