Terjebak Cinta Didalam Perjodohan

Terjebak Cinta Didalam Perjodohan
Chapter 80


__ADS_3

Setelah makan malam, Dania berkumpul dengan Ibu dan Jessica di ruang tamu. sedangkan Rangga Ia berada di kamar untuk istirahat.


Ibu mengajak Dania untuk makan malam bersama besok di sebuah restoran terdekat, sebelum Jessica pergi, lagian sudah lama keluarga kecil ini tak makan bersama di luar.


Dania setuju dengan usulan Ibu, begitu juga dengan Jessica.


Dania menyusul Rangga di kamar, Rangga sedang memainkan hanphone ditangannya.


"Mau pulang sekarang?" tanya Dania, yang sudah duduk di sebelah Rangga.


"Boleh, kamu udah bilang sama Ibu?" tanya Rangga balik, sembari melihat Dania.


"Belum."


"Ya udah kita pamitan bareng aja." ketus Rangga.


Ibu dan Jessica masih berada di ruang tamu.


"Dania, kamu mau pulang sekarang?" tanya Ibu, saat melihat Dania berjalan menghampirinya.


"Iya, bu takut ke maleman kalo nanti." jawab Dania.


"Ya udah hati-hati ya."


Dania bersalaman dengan Ibu, kemudian giliran Rangga yang menjabat tangan Ibu mertuanya.


"Kita pamit dulu ya Bu." ucap Rangga setelah bersalaman dengan Ibu mertuanya.


Ibu mengangguk.


"Mbak pulang dulu ya Jes." ucap Dania kepada Jessica yang sedang duduk.


"Iya mbak." ketus Jessica


Ibu mengantar Dania dan Rangga sampai depan rumah.


"Jangan lupa besok ya." Ibu mengingatkan Dania kembali dengan acara besok.


"Iya bu." Dania melambaikan tangannya, sebelum masuk ke dalam mobil.


Rangga menekan klakson mobilnya, sebelum melajukan mobil miliknya.

__ADS_1


"Besok, ada acara apa sama Ibu?" tanya Rangga


"Ouh ya, aku belum cerita sama kamu. Kalo besok Ibu ngajak kita buat makan malam bersama di luar, sebelum Jessica pergi keluar negri." jelas Dania, yang menoleh ke arah Rangga, kemudian menatap pemandangan di luar jendela mobil.


"Ouh."


Rangga mengangguk.


"Kamu bisa ikut kan?" tanya Dania


"Coba liat besok ya." jawab Rangga


...****************...


Dania mengangkat telfon dari Rangga, yang dari tadi Ia tunggu kepulangannya. Karna malam ini mereka akan bertemu dengan Ibu.


"....."


"Kamu berangkat dulu ya, soalnya aku masih ada kerjaan, nanti kalo sudah selesai aku langsung nyusul kamu. Ouh ya, kamu ngajak Bella aja, buat nemenin kamu." ucap Rangga di balik telfon


"Ya udah, kamu jaga kesehatan ya. Jangan capek-capek. Kalo udah selesai langsung nyusul!" ucap Dania.


Bella dengan senang hati, untuk ikut menemui Ibu Ira.


Dania memakai gaun yang Rangga beli kemarin untuk dirinya.


Pukul 18:30 mereka berdua sampai di restoran yang dimaksud Ibu.


Dania mencari meja yang Ibu tempati, tak lama Ia melihat Ibu yang sedang duduk berhadapan dengan Jessica.


"Ibu."


Dania menghampiri Ibu dan Jessica, kemudian Ibu menyuruh Dania dan Bella untuk duduk.


"Dimana Rangga?" tanya Ibu


"Rangga masih di kantor, nanti nyusul." jawab Dania


"Bella, Ibu kangen sama kamu tau, kenapa kemarin nggak ikur ke rumah Ibu?" tanya Ibu kepada Bella.


"Mas Rangga sama mbak Dania nggak ngasih tau aku kalo mau ke rumah Ibu. Makannya aku main sama teman aku." ucap Bella

__ADS_1


Ibu, Dania dan Bella asik ngobrol, sedangkan Jessica asik main dengan hanphonenya.


Ibu menyuruh Dania untuk menelfon Rangga, karna sudah 15 menit mereka berada di restoran ini.


Dania keluar untuk menelfon Rangga.


"Bu, aku ke kamar mandi dulu ya." ucap Jessica.


Bella menatap Jessica sinis, seperti tidak suka. Memang Bella sejak pertama kali ketemu Jessica tidak pernah suka dengan sifatnya.


Jessica melihat Dania sedang menunggu Rangga didepan kolam berenang.


Jessica secara perlahan mendekati Dania, hingga pada saat dirinya sudah berada tepat di belakang Dania, Ia mendorong Dania hingga tercebur di kolam berenang itu.


Byur


"Rasakan itu, salah siapa tak menuruti perkataanku." ucap Jessica


Di area luar, memang sepi. Hanya ada beberapa orang saja dan mereka pun cuma diam di tempat duduknya.


"Tolong." Dania mengacungkan tangannya di udara, Jessica yang melihat itu merasa sangat puas.


"Jessica." teriak Dania saat melihat Jessica, Ia timbul-tenggelam. Dirinya tak bisa berenang.


Tangan Dania melambai meminta pertolongan, dirinya suda tak tahan, hampir tenggelam.


"Dania." teriak Rangga, sambil berlari.


Jessica mendadak terkejut, ekspresinya berubah saat melihat Rangga.


Mata Dania sudah buram oleh air.


Blep! Blep!


Dania sudah benar-banar tenggela, kepalannya tidak lagi timbul ke permukaan.


Dania menutup matanya refleks, karna berada di dalam air. Ia mulai ke habisan nafas, Ia malah menghirup air di dalam kolam.


Rangga langsung menyeburkan dirinya ke dalam kolam, berenang ke bawah.


Rangga melihat Dania sudah memejamkan matanya dan tak bergerak. Rangga panik, Ia langsung menarik badan Dania dan membawanya naik ke permukaan, lalu bergerak menepi.

__ADS_1


__ADS_2