Terpaksa Menikah Dengan Mantan

Terpaksa Menikah Dengan Mantan
Love Is Accepted


__ADS_3

Selamat Pagi~


Selamat datang kembali di novel Terpaksa Menikah Dengan Mantan.


Jangan lupa Vote, Komen walau hanya satu huruf sahaja. Dan jangan lupa juga untuk Like dan Favoritkan novel ini.


SELAMAT MEMBACA


✴✴✴


Beberapa bulan kemudian.


Pernikahan ya? Bagiku itu sebuah kehidupan yang memiliki banyak persimpangan.


Jalan mana yang aku pilih, itu akan menjadi hasil akhir dari sebuah pernikahan.


Dan aku, aku memilih untuk menerima pernikahan yang awalnya terpaksa ini.


Aku mencoba menerima seseorang yang pernah melukai hatiku. Seseorang yang sebenarnya merupakan cinta pertamaku.


Risa tersenyum sembari menatap Juna yang tengah menonton film bersamanya.


Mereka duduk berdampingan, tangan Juna tampak merengkuh tubuh Risa ke sisinya. Gadis itu hanya diam. Ia tidak menolak.


Beberapa bulan belakangan ini, kehidupan rumah tangga mereka semakin membaik. Apalagi setelah Deon datang menemuinya untuk pamit pergi ke London.


Tidak ada lagi pengganggu diantara mereka.


Kehidupan pernikahan mereka hanya berkeliling diantara mereka berdua.


Mereka pun perlahan-lahan mulai terbiasa dan saling terbuka.


Membuka hati untuk sebuah kata cinta.


Cinta dalam rumah tangga mereka. Bumbu wajib yang pada akhirnya mereka dapatkan.


Aku selalu berpikir, apakah ini pilihan yang terbaik?


Tapi, setiap kali melihatnya pulang dan bersandar di pundakku. Lalu mendengarnya menumpahkan semua lelah dan letihnya.


Hatiku terenyuh. Aku semakin yakin dengan pilihanku. Aku, Aku akan berada di sisinya. Hingga dunia berganti menjadi akhirat. Selamanya, tidak akan terpisahkan.


“Kenapa menatapku seperti itu?” tanya Juna, ia kini menoleh ke arah Risa, mengalihkan pandangannya dari film action yang sedang mereka tonton bersama.


Risa menggelengkan kepalanya sembari mengulas senyum manisnya.


“Tidak ada,” ucapnya.


Juna terdiam, ia sepertinya terbius dengan senyum memukau dari istrinya itu.


Gejolak aneh melingkupi dirinya. Getaran pada tubuhnya membuat Juna merasakan sensasi yang tidak dapat ia jelaskan dengan kata-kata.


Jantungnya berdegup lebih kencang dari sebelumnya, seolah ia sedang melakukan pacuan kuda, cepat.


Juna adalah laki-laki normal, dia laki-laki dewasa, dan dia adalah seorang suami. Dan lagi, sekarang di hadapannya ada seorang wanita, istrinya, seseorang yang halal baginya.


Siapa yang tidak akan merasakan gejolak seperti itu?


Juna perlahan mendekatkan wajahnya ke arah Risa.

__ADS_1


Gerakan dari Juna itu membuat Risa sadar apa yang akan suaminya lakukan padanya.


Ada rasa ingin menghindar, tapi ada juga perasaan ingin diam dan menerima.


“Bolehkah?” tanya Juna.


Hati Risa seolah berdenyut. Tubuhnya terasa meremang ketika mendengar permintaan ijin dari suaminya itu.


“Aku—  ”


“Jangan takut, ini akan menjadi yang pertama untuk kita berdua. Aku akan melakukannya dengan lembut,” selanya.


“Kamu sedang tidak menerima tamu 'kan?” tanya Juna, kini hidung mereka sudah saling menempel satu sama lain.


Mata Risa bergetar, ia benar-benar merasa gugup.


“Tidak, tamuku sudah pulang sepuluh hari yang lalu,” jelas Risa.


Juna mengulas senyumnya, “ Benarkah? Kalau begitu sepertinya kita akan cepat punya anak,” tutur Yuan.


“Ha?” Risa tak paham.


“Jika tamumu pamit pulang sepuluh hari yang lalu. Maka dalam hitungan medisnya, hari ini adalah masa suburmu. Bukankah aku benar, Istriku?” kata Juna.


“Itu— ”


“Aku ingin kita segera punya keturunan. Lagian, bukankah kita sudah saling terbuka dan menerima satu sama lain? Apalagi yang harus kita tunggu?” potong Juna.


“Baiklah,” lirih Risa.


“Apa? Aku tidak mendengarnya dengan jelas,” kata Juna meminta Risa mengulangi perkataannya walau sebenarnya ia sudah mendengarnya dengan sangat jelas.


Juna tersenyum, sebuah senyum seringaian.


“Bersedia apa, Istriku?” tanya Juna menggodanya.


“Bersedia itu,” jawab Risa, terlalu polos bagi Juna.


Pria itupun semakin gencar untuk menjahili sang istri.


“Itu apa?” Juna kembali bertanya dengan senyum gelinya.


“Juna...,” rengek Risa, ia kesal.


Gadis itu kemudian mendorong tubuh Juna agar menjauh darinya.


“Kamu nyebelin,” sungut Risa.


Juna tertawa cekikikan melihat Risa yang tampak melipat tangannya di depan dada sembari mengalihkan wajahnya karena kesal.


“Aku cuma bercanda, Istriku. Maaf ya,” ucap Juna, ia kembali mendekati Risa. Tapi gadis itu mengelak, tidak ingin berdekatan dengan suaminya.


“Sayang...,” bujuk Juna.


“Pergi kamu, aku marah sama kamu. Kamu itu, ah, enggak tahu, pokoknya aku marah sama kamu,” tuturnya sembari membalikkan badan dan memunggungi suaminya.


Melihat sikap istrinya itu, Juna dengan sigap langsung memeluk tubuh Risa dari belakang, “Maaf,” lirih Juna, berbisik pada telinga Risa, membuat bulu kuduk Risa kembali meremang, merasakan sensasi seperti sengatan listrik kecil di hatinya.


“Juna, lepas,” omel Risa, tapi tidak benar-benar meronta. Ia hanya sedang jual mahal dengan suaminya itu.

__ADS_1


“Maaf, Istriku, maaf ya...,” lirih Juna kembali.


Risa menggigit bibir bawahnya, ia seolah kehilangan kekuatannya untuk melawan. Gadis itu hanya bisa diam dan menerima apa yang akan suaminya itu lakukan padanya.


Merasa mendapatkan ijin dari sang istri, Juna pun membalikkan tubuh Risa. Kini mereka kembali saling berhadapan.


Tanpa menunggu lama atau melakukannya secara perlahan. Juna langsung menyerobot bibir mungil itu tanpa permisi. Namun si empunya pun tidak ada protes sama sekali. Risa menerimanya dengan gerakan kaku.


Lalu kemudian, yang terjadi adalah sebuah hubungan yang saling mengikat lebih dalam lagi bagi suami-istri.


Kini ikatan mereka semakin kuat bersamaan dengan noda merah yang tertoreh.


Selesai sudah, Risa kini memantapkan hatinya. Suaminya adalah orang yang akan ia cintai selamanya. Risa akan melupakan semua kenangan buruk yang pernah Juna goreskan padanya.


Dengan apa yang sudah Juna dapat, pria itu pun berjanji pada dirinya sendiri. Kalau dirinya akan membuat sang istri bahagia selalu.


“Aku mencintaimu,” ucapnya pelan, begitu merenyuh hati Risa yang masih bergejolak.


Hati Risa tertegun, ia terharu, air matanya pun mengalir bahagia membanjiri pipinya bercampur dengan peluh yang sudah lebih dulu bersemayam disana.


“Aku berjanji padamu, aku akan menjadi suami yang baik dan ayah yang baik untuk anak-anak kita nanti. Mari menua bersama, Istriku,” tutur Juna, penuh kehangatan yang menyapa.


“Juna,” ucap Risa lirih, nadanya bergetar.


“Panggil aku dengan baik, Sayang,” pinta Juna sembari merapikan rambut Risa yang menutupi wajah perempuan itu.


“Suamiku, my husband, hubby, my hubby, Ayah dari anak-anakku, pria tercintaku. Mana yang kamu suka?” ujar Risa, menyebutkan semua nama panggilan romantis yang tersemat di kepalanya.


Juna terkekeh, ia kemudian mengecup kening Risa lembut.


“Terserah kamu saja, yang terpenting adalah cintamu padaku,” ujar Juna.


“Aku membencimu,” canda Risa.


“Aku tahu, aku juga mencintaimu, Wifey,” balas Juna.


Dan sekarang, aku semakin yakin, kalau kami akan saling mencintai satu sama lain.


Dari awal, aku memang masih menyukainya. Rasa cintaku masih tersimpan untuknya. Walaupun hanya sedikit.


Tapi, rasa itu kembali membara ketika ia terus mencoba mendekatiku, meyakinkanku, mengambil hatiku dan kini... dia benar-benar mengambil seluruh duniaku.


Aku berikan semuanya padamu, Juna.


Tapi, kamu harus menepati janji yang tadi kamu ucapkan padaku.


Jangan lukai aku seperti saat kita pacaran dulu. Karena hatiku dan diriku sekarang ini benar-benar menjadi milikmu.


Kedepannya, apakah kehidupan pernikahan kita akan baik-baik saja? Aku harap begitu. Walaupun tetap saja tersemat rasa takut di dalam hatiku. Aku takut kamu berpaling dariku, Juna.


Tapi kamu suamiku, bukankah aku harus percaya padamu?


Ya, ambil kepercayaanku. Karena aku akan percaya padamu.


💥thanks for reading this novel. Don't forget to FAVORITE, LIKE, COMMENT AND VOTE💥


✍ Cerita ini hanya fiktif belaka. Mohon maaf apabila ada persamaan nama tokoh, karakter, tempat kejadian ataupun peristiwa yang terjadi.✍


Terimakasih sudah mengikuti dan membaca novel ini. Jangan lupa untuk beri komentar, like dan vote kalian. Dan juga rekomendasikan cerita ini ke teman kalian yaaa. Ty vm.

__ADS_1


__ADS_2