TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU

TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU
Gak mau !!


__ADS_3

setelah pertikaiannya dengan Andrew tadi, Dafa memutuskan untuk mencari sebuah mushola untuk melaksanakan shalat duha dan menunggu anak majikannya di sana, ia bertanya kepada salah seorang mahasiswa tentang keberadaan mushola tersebut.


Di sepanjang perjalanan ke mushola Dafa menjadi pusat perhatian sebagian mahasiswa lain, mereka berbisik-bisik membicarakan pria tampan itu, dan tidak sedikit pula wanita yang menyapanya, Dafa hanya membalas sapaan mereka dengan sebuah senyuman manisnya, terselip sebuah kerinduan di dalam hati Dafa akan kuliah nya yang tengah tertunda, ia terpaksa menunda kuliahnya demi menghidupi keluarganya termasuk membiayai pengobatan ibunya, karna hanya dia yang bisa di andalkan saat ini


Tanpa terasa hari sudah siang dan telah memasuki waktu Zhuhur, Dafa melaksanakan Shalat Dzuhur terlebih dahulu sebelum ia mengajak anak majikannya pulang kerumah.


Saat ia hendak ke luar dari Mushola, Dafa berpapasan dengan Ayu yang merupakan sahabat Michel, saat itu Ayu baru saja selesai dengan kelasnya, Ayu berpamitan kepada Jessy dan Michel untuk pergi ke Mushola.


"Maaf non... non temannya non Michel kan" sapa Dafa kepada ayu.


"Ia... " jawab Ayu sopan."Panggil saja nama saya Ayu, saya tidak nyaman dengan panggilan seperti itu"


"Baiklah Non... eh ayu " ucap Dafa bingung "kalau saya boleh tanya Apa Non Michel sudah keluar dari kelasnya"tanya Dafa lagi.


"Sudah... tadi Michel buru-buru pergi menemui Andrew di kelasnya" jelas Ayu.


"Kalau saya boleh tau dimana kelas Andrew" tanya Dafa lagi.


"Di lantai 3 , nanti kamu tanya saja sama mahasiswa yang lain, mereka semua pasti tau" jelas Ayu lagi.


"Baiklah terima kasih... kalau begitu saya permisi dulu, Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam"


Saat tengah mencari keberadaan anak majikannya, Dafa kembali berpapasan dengan sahabat dari Michel yaitu Jessy dan Chika yang hendak pergi ke kantin.


"Eh... mas ganteng, mas ganteng mau pergi ke mana" tanya Jessy saat melihat cowok tampan dan bertubuh tinggi itu, perawakan nya hampir sama dengan Andrew.


"Nama saya Dafa Non..." ucap Dafa yang merasa tidak nyaman dengan panggilan seperti itu, terlalu berlebihan menurutnya.


"Baiklah... mulai sekarang aku akan panggil kak Dafa, boleh kan, tapi kak Dafa juga jangan panggil saya Non, panggil saja saya Jessy, panggil Dek Jessy juga boleh" goda Jessy.


"Hahahaha, muka kaya lo gak pantes di panggil Dek Jessy" cibir Chika sambil tertawa cekikikan.


"Apaan sih lo sirik aja Chik"


" Gue bukan sirik, tapi gak enak aja kedengeran nya" jawab Chika lagi "Oia, kak Dafa mau kemana"


"Saya mau cari Non Michel, saya mau mengajaknya pulang" jelas Daffa

__ADS_1


"Oh... Michel pasti lagi ada di kelas Andrew, ayo kita antar kesana" ucap Chika lagi.


"Terimakasih non... "


"Panggil saya Chika aja"


Akhirnya kedua sahabat Michel itu, mengantar Daffa mencari Michel, namun belum juga mereka sampai ke kelas Andrew, mereka sudah terlebih dahulu bertemu dengan Andrew dan Michel yang tengah berjalan seraya bergandengan tangan.


"Kalian berdua mau pada kemana" tanya Michel kepada Jessy dan Chika.


"Hello... kita itu bertiga kali, Lo gak liat cowok ganteng di sebelah gue" jelas Jessy kepada Michel, Andrew menatap Daffa dengan tatapan kebencian.


"Gue gak peduli, ngapain juga Lo ngajak-ngajak dia kesini" tanya Michel kesal.


"Kita kesini mau nganter kak Dafaz Dari tadi kak Daffa nyariin Lo" jelas Chika


"Gue bukan anak kecil yang harus di cariin" jawab Michel kesal


"Maaf non... tapi sekarang sudah waktunya pulang, saya harus mengantar Non Michel pulang ke rumah" ucap Dafa mengajak Michel pulang.


"Lo pulang duluan aja, gue mau makan siang dulu sama Cowok gue" tolak Michel


"Enak aja lo ngatur-ngatur gue, selama ini gue bebas pergi kemana aja semau gue"


"Tapi ini perintah Pah Farhan Non, ayo ikut saya pulang sekarang Non" Ajak Dafa lagi.


"Heh... berani-beraninya lo maksa Cewek gue, Lo denger sendiri kan Cewek gue bilang apa, dia gak mau ikut sama Lo" timpal Andrew.


"Maaf, sebaiknya anda tidak usah ikut campur, saya hanya menjalankan tugas saya" tekan Dafa pada Andrew


"Gue cowoknya Michel, jadi gue berhak atas Cewek gue"


"Tapi ini perintah dari Pak Farhan" jelas Daffa "ayo non Ikut saya pulang"


"Gak mau, gue gak mau ikut sama Lo"


"Ya udah Chel lo ikut pulang aja sama kak Dafa, dia cuma ngejalanin tugas dari bokap lu aja Chel"


"Kok Lo jadi belain dia sih Jes..."

__ADS_1


"Gue bukan belain kak Dafa, gue cuma kasian aja sama kak Dafa, dia udah nyariin Lo dari tadi bahkan nungguin lo sejak pagi"


"Gue gak peduli, salah sendiri kenapa dia mau kerja sama bokap gue"


"Baiklah kalau Non Michel gak mau ikut saya pulang, Non Michel bicara langsung sama Pak Farhan " Daffa memberikan Ponselnya kepada Michel yang telah di hubungkan kepada Pak Farhan.


"Halo Pih... masa cuma makan siang doang sama Kak Andrew gak boleh sih" protes Michel tanpa berbasa-basi.


"Untuk sementara ini kamu tidak boleh pergi kemana-mana, kamu harus perbaiki nilai kamu dulu"


"Tapi Pih..."


"Tidak ada tapi-tapian, kamu harus nurut sama Daffa, apa yang dia lakuin itu atas permintaan Papi, kalau kamu gak nurut sama Dafa, Papi akan mencabut semua fasilitas kamu dan Memblokir kartu kredit kamu" Pah Farhan langsung menutup sambungan teleponnya, tanpa menunggu jawaban dari putrinya.


"Halo Pih... pih aku belum selesai bicara" ucap Michel kesal


"Gimana sayang apa Papi kamu ngijinin kita pergi" tanya Andrew penasaran.


"Nggak sayang... Papi gak ngijinin aku" ucap Michel kecewa


"Ya udah Chel kamu ikutin dulu aja perintah bokap Lo" saran Chika.


"Ayo non kita pulang sekarang" ajak Dafa lagi.


" Kak Andrew aku pulang dulu ya... kamu gak marah kan kita gak jadi makan siang bareng"


"Don't worry Honey... aku gak marah kok, kita bisa pergi kain waktu"


"Yaudah aku pulang dulu ya kak... "


"Ia sayang... kamu hati-hati ya, bilang sama. supir kamu itu agar bawa mobilnya hati-hati" sindir Andrew kepada Daffa.


Sebelum Michel pergi, Andrew memeluk tubuh Kekasihnya terlebih dahulu, mereka saling memeluk satu sama lain, untuk melepaskan kerinduan mereka, karna baru saja mereka baikan dan akan menghabiskan waktu bersama tapi mereka terpaksa membatalkan acara tersebut, cukup lama mereka berpelukan dan mengabaikan orang-orang di sekeliling mereka.


"Lebai banget sih kalian, mau pulang aja kaya mau di tinggal ke Hongkong aja, gak liat apa ada kita di sini" sindir Jessy.


"Ia Nih... memangnya kalian pikir kita itu nyamuk apa" timpal Chika.


"Sirik aja kalian, gue itu masih kangen tau sama kak Andrew, kan kita itu baru baikan" jelas Michel "Ya udah kak aku pulang dulu ya" pamit Michel lagi

__ADS_1


"Ia Honey... see you Tomorrow " jawab Andrew seraya mengecup singkat bibir Michel, ia tidak peduli dengan Daffa dan juga sahabat Michel.


__ADS_2