TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU

TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU
Perjanjian


__ADS_3

"Papi benar-benar kecewa sama kamu Chel... Papi gak nyangka kamu berani melakukan hal yang memalukan seperti itu, mau jadi apa kamu nanti, Papi pikir selama ini kamu hanya mabuk-mabukan dan main-main saja, papi pikir kamu bisa menjaga kehormatan kamu tapi ternyata Papi salah, Papi benar-benar kecewa sama kamu" Pak Farhan benar-benar marah saat mengetahui kelakuan putrinya., Michel hanya bisa tertunduk menerima kemarahan Papinya.


"Papi semakin yakin untuk menikahkan kamu dengan Daffa"


"Aku gak mau nikah sama Daffa Pih...aku udah punya pacar" Michel membulatkan matanya saat mendengar keputusan Papinya, ia pikir Papi nya sudah lupa dengan rencananya itu.


"Sampai kapanpun Papi gak akan merestui hubungan kamu dengan laki-laki ba*ingan itu, Papi gak suka sama dia, dia itu bukan laki-laki yang baik" tegas Pak Farhan


"Tapi aku cinta sama dia Pih..." Michel berusaha merajuk


"Tau apa kamu tentang cinta, kamu itu hanya bocah kemaren sore" bentak Pak Farhan


"Tapi Pih... "


"Keputusan Papi sudah bulat, Papi akan menikahkan kamu dan Daffa secepatnya" tegas Pak Farhan dan setelah itu ia keluar dari kamar Michel dan mengunci pintunya dari luar, ia tidak mau jika putrinya kembali melarikan diri.


"Buka pintunya Pih... aku gak mau nikah sama Daffa, aku mau nikah sama ka Andrew, aku cinta sama dia" Michel berteriak dan menggedor-gedor pintu kamar nya dengan keras.


***


"Bagaimana Daf... apa kamu mau menerima penawaran yang pernah saya bicarakan dulu atau kamu masih tetap dengan keputusan kamu" Pak Farhan kembali memberikan penawaran kepada Daffa untuk menikahi putrinya namun Daffa masih tampak bingung untuk menjawabnya.


"Saya tau... pasti berat buat kamu untuk menikahi putri saya, tapi saya berharap kamu mau menikah dengaan putri saya, saya tau putri saya bukanlah wanita yang baik untuk kamu, kamu berhak mendapatkan wanita yang baik, saya hanyalah seorang ayah yang menginginkan yang terbaik untuk putrinya, saya tidak akan memaksa kamu untuk melakukan hal itu, karna semua itu adalah hak kamu" Pak Farhan tidak sungkan-sungkan untuk memohon kepada Daffa, ia melakukan ini semua ini demi putrinya.


Daffa tampak berpikir keras untuk mengambil keputusan yang akan ia ambil, sebenarnya ia ingin menolak nya, tapi ia juga tau diri, selama ini pak Farhan sangat baik kepadanya dan selalu menolongnya, mana mungkin ia tega untuk menolak permintaannya, tapi ia juga bingung memikirkan pernikahan seperti apa yang akan ia jalani nanti, mengingat Michel sama sekali tidak menyukai nya, apa ia akan sanggup untuk menjalani pernikahan dengan Michel.

__ADS_1


"Saya... saya hanya takut tidak bisa membimbing non Michel dengan baik seperti apa yang bapak harapkan, apalagi Non Michel sama sekali tidak menyukai saya" Jawab Daffa ragu-ragu


"Kamu tidak perlu khwatir Daf ... lambat laut Michel pasti bisa menerima kamu sebagai suaminya, seiring berjalannya waktu, kalian pasti bisa mencintai satu sama lain" Pak Farhan mencoba meyakinkan Daffa.


"Tapi bagaimana jika non Michel tidak pernah bisa menerima saya, Non Michel bukanlah orang yang bisa menerima sesuatu begitu saja" jelas Daffa lagi.


"Begini saja Daf... saya akan memberi kalian waktu selama satu tahun... kalau dalam satu tahun pernikahan kalian tidak bisa di pertahankan, saya mengijinkan kalian untuk bercerai tapi jika dalam setahun kalian sudah saling menerima satu sama lain, kalian bisa melanjutkan pernikahan kalian menjadi pernikahan yang sesungguhnya" Pak Farhan mencoba memberikan penawaran lain kepada Daffa.


"Jadi maksud Bapak, kami menikah kontrak". tanya Daffa memastikan, ia semakin bingung dengan rencana majikannya itu.


"Ya... bisa di bilang seperti itu, tapi kalian tetap sah di mata hukum dan agama" jelasnya lagi


"Tapi pak..."


"Saya mohon Daf... tolong bantu saya, hanya kamu orang yang bisa saya percaya, saya tidak tau harus meminta tolong kepada siapa lagi untuk mengubah putri saya, saya hanya menginginkan yang terbaik untuk anak saya, saya harap kamu bisa menerima semua kekurangan Michel, saya tau Michel tidak pantas untuk Pria baik seperti kamu, kamu terlalu baik untuk Michel" Pak Farhan mulai putus asa.


"Saya jamin... semuanya akan baik-baik aja, saya mohon Daf..."


"Baiklah saya terima, saya kan melakukan apapun yang bapak mau" Daffa melakukan hal ini semata-mata untuk membalas Budi atas semua kebaikan Pak Farhan selama ini.


"Terimakasih Daf... terimakasih banyak..."


*******


Setelah mendapatkan persetujuan Daffa, Pak Farhan dan istrinya segera mempersiapkan segala keperluan pernikahan putrinya itu, namun Daffa memberikan syarat kepada Pak Farhan bahwa ia ingin acara tersebut dilaksanakan secara sederhana, dan hanya mengundang sodara-sodara terdekat saja, Dafa meminta kepada mereka untuk merahasiakan pernikahan ini untuk sementara waktu, ia tidak ingin pernikahannya di ketahui oleh orang lain sebelum ia dan Michel bisa menerima satu sama lain.

__ADS_1


Pak Farhan menyetujui semua syarat yang di ajukan oleh Daffa, ia mengikuti semua keinginan Daffa, yang terpenting Daffa mau menikah dengan Michel, karna Ia yakin Daffa bisa menjadi suami yang baik bagi putrinya dan bisa merubah putrinya menjadi wanita yang baik.


Pak Farhan sama sekali tidak menghiraukan ucapan Michel yang menolak mentah-mentah pernikahan tersebut, padahal Michel sudah memohon-mohon untuk membatalkan pernikahan tersebut, namun Pak Farhan tetap bersikeras pada pendiriannya, ia tidak ingin jika keputusannya itu di bantah, jangan kan Michel, istrinya pun sudah tidak dapat berbuat apa-apa untuk membantah keputusan suaminya itu.


Fahri pun tak kalah terkejut mendengar adiknya akan menikah, dia yang memang jarang berada di rumah baru mendengar tentang kabar tersebut.


"Pih... papih serius mau menikahkan Michel dengan Daffa" Tanya Fahri kepada sang ayah.


"Ia Papi serius, ini semua demi kebaikan adik kamu, mungkin setelah menikah nanti adik kamu bisa berubah" jelas Pak Farhan.


"Tapi kan mereka masih kuliah Pih... trus kenapa harus Daffa, Papih kan belum lama mengenal dia" Fahri masih meminta penjelasan dari Papinya, ia masih tidak percaya dengan keputusan Papinya itu.


"Memangnya kenapa kalau mereka masih kuliah, walaupun mereka sudah menikah, mereka masih bisa melanjutkan kuliahnya, Papi milih Daffa karna Daffa adalah orang yang baik, walaupun Papi belum lama mengenalnya Papi sudah tau karakter dia yang sesungguhnya, walaupun dia dari keluarga sederhana tapi dia tidak pernah mengambil yang bukan haknya, dia adalah orang yang jujur dan bertanggung jawab, maka dari itulah papih memilih dia" jelas Pak Farhan panjang lebar.


"Lalu gimana dengan Michel, apa dia mau nikah dengan Daffa, bukannya dia udah punya pacar" Fahri masih penasaran dengan semua ini.


"Jelas adik kamu gak mau nikah sama Daffa, tapi papi gak peduli, Papi gak mau dia jatuh dengan pria yang salah"


"Tapi gimana kalau Nanti Michel kabur atau berbuat macem-macem, Papi tau sendiri kan Michel itu keras kepala, dia gak mungkin menyerah gitu aja dengan semua ini" Fahri sangat tau betul watak adik perempuan satu-satunya itu.


"Kamu jangan Khawatir, Papi sudah tau kelemahan adik kamu, kamu tau sendiri kan kalau Adik kamu itu paling gak bisa kalau pasilitas nya di cabut" Pak Farhan sudah memikirkan semua ini matang-matang, ia sudah memikirkan langkah apa aja yang harus ia ambil untuk menghadapi Michel.


"Tapi aku gak yakin Michel bakalan diem aja, aku takut dia bakalan bikin ulah lagi" Fahri sangat yakin bahwa adiknya itu mempunyai seribu akal untuk menggagalkan rencana ini.


"Kalau untuk masalah itu kamuntenang aja, biar Papi yang urus semuanya tapi kamu gak keberatan kan di langkahin sama adik kamu"

__ADS_1


"Aku gak keberatan Pih... kalo itu memang yang terbaik buat Michel, aku ikut aja"


"Syukurlah kalau kamu gak keberatan", Papi sangat senang mendengarnya"


__ADS_2