TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU

TERPAKSA MENIKAH DENGAN PENGAWAL PRIBADIKU
Rencana


__ADS_3

"Hay Guys.... lagi pada ngapain kalian" Tanya Michel yang tengah melakukan video call bersama Jessy dan Chika yang kebetulan mereka sedang berada di rumah Chika. "Gue tersiksa diem di rumah terus, serasa di Sandra" ucap Michel kesal.


"Harusnya lo seneng Chel... di Sandara sama Abang ganteng, kalo gue mah Bakalan pasrah kalo yang nyandra nya genteng kaya gitu, Bakalan betah gue diem di rumah terus" sahut Jessy dari sebrang sana.


"Apaan sih loh Jess...yang ada gue berasa di penjara tau" sembur Michel.


"Chel nanti malam gue sama Jessy mau jalan ke kelab, Lo pasti gak bisa ikut, kurang seru kalo kesana gak sama Lo" cicit Chika


"Gue ikut..." ucap Michel menyambar perkataan Chika.


"memangnya lo bakalan di ijinin sama Bokap Lo, apalagi sekarang Lo punya pengawal pribadi , pasti Lo di awasin terus" Ucap Chika lagi.


"Ia Chel... gue yakin Lo gak bakalan di ijinin" ucap Jessy ikut berkomentar


"Ya iya lah pasti gue gak bakal di ijinin, sampai nangis jungkir balik juga mereka gak bakalan ngijinin gue pergi ke kelab malam. Jelas Michel


"Trus gimana dong caranya Lo ikut kita" tanya Jessy lagi


Tenang aja... gue bakalan cari cara buat melarikan diri" jawab Michel dengan senyuman penuh arti dengan niat terselubung di dalamnya.


"Seriusan Lo mau kabur" tanya Chika merasa tidak yakin.


"Ya serius lah... kaya gak tau gue aja, gue punya 1001 cara buat melarikan diri dari rumah yang berasa kaya penjara ini"


"Ok lah kalau begitu, kita seneng banget kalo lo bisa ikut, biar kita bisa Happy-happy lagi nanti malem"


"Gue juga mau ngehubungin ka Andrew buat ketemuan di sana nanti malam, gue kangen banget sama Cowok gue" ucap Michel yang di selimuti oleh rasa rindu kepada sang pacar.


"Yah.... gue kira lu itu kangen pengen nongkrong sama kita-kita, taunya malah mau pacaran sama cowok lu" sindir Jessy.


"Ya ia lah... gue kan punya cowok, emangnya kalian jomblo terus, makanya cari pasangan, biar tau rasanya kangen dan di kangenin sama seseorang " ejek Michel.

__ADS_1


"gue itu bukannya gak laku Chel... tapi gue mah masih setia nunggu Abang Lo" jelas Chika


"Ia Chel gue juga sama, sebenernya banyak banget cowok yang ngejar-ngejar gue, tapi gue gak tertarik sama mereka, tapi kalian gak usah Khawatir... sekarang gue udah nemuin tambatan hati yang selama ini gue cari" ucap Jessy seraya membayangkan seseorang.


"Siapa ???" tanya Michel dan Chika penasaran.


"Mas Dafa" ucap Jessy sambil senyum-senyum.


"Whatttt" ucap Michel dan Jessy secara bersamaan.


"Gak salah Lo suka sama kak Dafa" tanya Chika lagi"


"Ia... memangnya kenapa, ada yang salah" tanya Jessy tak teriama dengan ucapan Chika.


"Nggak juga sih... tapi kan dia itu cuma supir, lagipula Lo baru kenal sama Kak Dafa, kita baru ketemu dua kali sama dia" jelas Chika.


"Gue gak peduli di supir kek, kuli bangunan kek, atau tukang parkir, yang pasti gue jatuh cinta sama Kak Daffa sejak pandangan pertama, pas kita ketemu di Caffe waktu itu, dan ternyata takdir telah mempertemukan kita lagi, kak Daffa itu tipe gue banget, udah ganteng, baik, Sholeh, kalem lagi, pokonya perpect banget deh... kak Andrew sama kak Fahri mah lewat " jelas Jessy.


"sekalian aja lo bilang kak Dafa itu Pandai, tidak sombong, berbakti kepada orang tua dan rajin menabung." Tambah Chika sambil cekikikan


"Udah ah... gue puyeng dengerin ucapan kalian berdua, gue mau mandi dulu, ntar malem kita kabar-kabaran lagi ya dahhhh" ucap Michel memutuskan sambungan telponnya.


******


Saat Daffa sedang membersihkan Mobil yang ia pakai untuk mengantar Michel ke kampus tadi, tampak seorang pria yang seumuran dengannya turun dari sebuah mobil sport yang berwarna hitam.


Dari cerita yang ia dengar dari bibi tadi, Dafa meyakini bahwa pria tersebut adalah saudara laki-laki Michel, Sebab tadi ia sempat bertanya kepada bibi tentang anggota keluarga di rumah ini, Bibi menjelaskan bahwa Michel mempunyai seorang kakak laki-laki yang bernama Fahri.


"Selamat sore Den..." sapa Dafa kepada Fahri seraya menundukkan kepalanya


"Sore " ucap Fahri bingung "Kamu siapa ya" tanya Fahri penasaran pasalnya ia baru kali ini melihat pria yang menyapanya itu.

__ADS_1


"Saya Dafa, supir pribadinya Non Michel" jelas Daffa.


"Supir ??" ucap Fahri seraya mengerutkan keningnya "Sejak kapan Michel punya supir"


"Sejak tadi pagi Den... saya di tugaskan Pak Farhan buat mengantar jemput Non Michel dan mengawasinya setiap hari" Jelas Daffa lagi.


"Benarkah? memangnya Michel mau " ucap Fahri tidak yakin "tapi bagus lah, jadi gue gak bakalan di ribetin lagi sama bocah keras kepala itu"


"Lo yang kuat ya ngadepin Ade gue, Lo harus banyak-banyak sabar " ucap Fahri seraya menepuk-nepuk bahu Dafa, Fahri seolah memperingatkan dan memberitahu Daffa bahwa pekerjaan Daffa itu sangat lah berat.


"Gue harap lo bakalan betah kerja di sini" tambah Daffa lagi.


"Insya Allah Den..."


"Gak usah panggil Gue Aden... panggil gue Fahri aja, kayanya kita seumuran, yaudah gue ke kamar dulu ya"


**********


Setelah makan malam, Michel buru-buru kembali ke kamarnya untuk bersiap-siap pergi ke kelab malam bersama teman-temannya, ia mengganti pakaian nya dengan baju tanpa lengan dan rok yang minim, hingga membuat tubuh putih nya itu terlihat Sexi, Michel juga sedikit memoles wajahnya agar terlihat lebih cantik di hadapan kekasihnya, sebab selain janjian dengan Dua sahabat nya, Michel juga menghubungi kekasihnya untuk bertemu di sana.


Setelah selesai merias wajahnya, kini Michel beralih menyisir dan merapihkan rambut panjangnya, ia memutuskan untuk menggerai rambut nya tersebut agar terlihat lebih anggun, ia juga tidak lupa mengenakan


High heels untuk menghias kakinya dan menyempurnakan penampilannya.


"mau kemana bi " tanya Dafa saat melihat bibi hendak menaiki anak tangga dengan membawa sebuah nampan yang berisi segelas susu hangat, kebetulan saat itu Dafa hendak pergi ke kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.


"Bibi mau nganterin Susu hangat ke kamar Non Michel, tadi saat makan malam Non Michel keliatan buru-buru kembali ke kamarnya, sampai lupa minum susunya, jadi bibi bikinin susu yang baru, biar masih hangat, soalnya yang tadi udah dingin, Non Michel sudah terbiasa minum susu dulu sebelum tidur"jelas Bibi.


"Kalau begitu biar aku aja yang anterin ke kamar Non Michel" Ucap Dafa menawarkan diri.


"Tidak usah Mas... Bibi gak mau ngerepotin mas Dafa, ini kan pekerjaan Bibi"

__ADS_1


"Aku gak merasa di repotin kok bi, kebetulan aku juga mau ke kamar, lagipula kamar aku dan Kamar Non Michel kan bersebelahan, aku gak tega liat bibi bulak balik ke atas, lebih baik sekarang bibi Istirahat, aku juga mau istirahat sesudah dari kamar Non Michel"


"Baiklah kalo Mas Dafa gak keberatan, makasih ya mas Dafa... Mas Dafa itu udah ganteng baik lagi, Tuan Farhan memang gak salah milih orang"


__ADS_2