The Athena Code

The Athena Code
32. Fantastic Beast


__ADS_3

M Blok Space


Blok M Jakarta


‘’Berpencar dan bidik mereka.” Perintah Robert tatkala dua gadis bersepeda motor yang tak lain adalah Heilen dan Rachel semakin dekat. Ketujuh personil The Shadow bergerak cepat mencari tempat berlindung masing-masing diantara mobil dan pepohonan di area itu, sambil mengarahkan senjata ke arah Heilen dan Rachel.


‘’Lontarkan baby bomba sekarang .”Ujar Rachel pada alat komunikasi mini yang gagangnya menyatu dengan Helm baja khusus anti peluru yang di belinya dari Bend.


Ia akrab dengan Bend karena Bend sering mewakili Arthur di Kantor Kemenhan. Dengan Bend yang ramah ia bisa lebih akrab, berbeda dengan Arthur yang dingin , tak menghiraukannya sama sekali.


‘’Siap , aku lontarkan pada hitungan ke-tiga.”Sahut Heilen. Setelah hitungan ketiga Ia menekan tombol grenade launcher (peluncur geranat) yang telah dimodifikasi menyatu dengan sepeda motor Kawasaki ninja H2O carbon yang ditungganginya.


DUARRRRR!!!!


BLAST!BLAST!BLAST!


BUG!BUG!BUG!


Suara ledakan beradu dengan desingan peluru berperedam, lalu kepulan asap yang membumbung tinggi.Rupanya Heilen juga menembakkan bom asap selain Baby bomba.


Tubuh ketujuh Shadow itu terpental keras oleh energy Shock wave (gelombang kejut) yang cukup kuat dari ledakan geranat yang dilontarkan Heilen. Beberapa mobil turut mengeluarkan asap dan terbakar. Situasi M Blok Space benar-benar kacau.


Dan Robert sama sekali tak menduga akan mendapat lontaran geranat tersembunyi dari badan sepeda motor itu. Untungnya armor yang mereka kenakan cukup memberikan perlindungan,namun mereka kehilangan senapan dan grenade launcher (peluncur geranat) mereka.


Sementara itu Heilen dan Rachel yang tadi menjatuhkan diri dari sepeda motor untuk menghindari tembakan langsung berguling mencari tempat berlindung sambil memegang senjata api laras panjang yang menyatu dengan grenade launcher.


Asap masih menghalangi pandangan mereka dan tak mereka sadari kehadiran Bend bersama robot warriornya. Namun Bend sudah mengetahui kalau Rachel dan Heilen ada disini dari GPS telpon seluler Rachel yang ia lacak.


...****************...


Markas pengawal CEO Astrogun


Arthur tak ingat kapan Ia pernah semarah ini. Ia membuka locker kecil pada lemari penyimpanan yang ada di ruang kerja . Tampak kotak besi hitam seukuran kotak pensil, Arthur membukanya dan mengambil sebuah remote control berbentuk jam tangan.


“Chen, aku akan mengaktifkan Athena.”Ujar Arthur masih melalui sambungan jarak jauh


“Hah?!”Pekik Chen dengan bibir ternganga dan Arthur dapat melihatnya melalui layar monitor.


Athena, Robot Warrior type "Fantastic Beast",tergolong hyper robot yang keunggulannya di atas super robot. Menggunakan Artificial Intelegence ( Kecerdasan buatan) dengan algoritma yang nyaris sempurna seperti manusia. Peningkatan kemampuan yang signifikan dari Robot Warrior type X-21.Ini satu-satunya robot yang dibekali kemampuan belajar yang tinggi dan mampu melakukan adaptasi sendiri dengan algoritma yang sangat kompleks seperti manusia, itulah yang membuatnya sangat berbahaya.


Awalnya Chen ingin menamai si robot dengan nama Anastasya untuk mengenang sahabat kecil mereka yang cantik, namun Arthur tak setuju dan tak mau mengalah . Arthur lebih senang memberi nama Athena pada robot Warrior itu dan mau tak mau Chen harus menerima setelah pertengkaran kecil dengan Arthur.


“ Pertimbangkan lagi resikonya. Robot Model Fantastic Beast ini baru kita kembangkan dan belum pernah kita ujicobakan secara menyeluruh. Jika terjadi kesalahan kemungkinan dapat mengakibatkan kerugian atau bahaya yang besar. Jika sukses dan tersebar keluar, sudah pasti semakin banyak orang-orang tamak yang akan mengincarmu untuk mendapatkan prototype-nya.”Nasihat Chen cukup serius.


“ Saat ini prioritasku untuk menyelamatkan Adam, keadaannya sangat darurat dan butuh penyelamatan segera. Athena tidak sepenuhnya mandiri, aku membuat beberapa mode untuk mengontrolnya”Kilah Arthur.


“Bukankah ada Alexus? "

__ADS_1


“Tidak cukup.”


“Baik, lakukanlah. Aku yakin setiap masalah yang kamu ciptakan ,kamu juga bisa menciptakan solusinya Mister Jie, ei, en, ai, yu, es !! ”Sahut Chen setengah berteriak mengeja nama Top Arthur, tak lupa pula menyindir Arthur yang kerap membuat masalah dengan teknologi-teknologi yang ia ciptakan.


Arthur sudah tak memperdulikan ocehan Chen, ia menekan tombol on pada remot kontrol-nya. Terdengar suara Bip dua kali dibarengi dengan terbukanya kotak baja berwarna abu yang ada di sudut ruang kerja. Kemudian Arthur menekan tombol lagi dan memilih mode "Hero".


Sosok Robot warrior dengan skin baja berwarna hitam dan gold muncul dan langsung berjalan menghampiri Arthur.



“Mr. G, ada apa memanggiku? lama kita tidak bertemu. Sudah 678 hari 14 Jam 34 menit 21 detik.” Sapa si robot warrior yang memory-nya telah disusupi oleh Arthur dengan kisah kebersamaannya dengan gadis SEALs Athena – 1609.


‘’Benar, sudah lama sekali dan sekarang aku butuh bantuanmu. Selamatkan saudaraku yang disandra para penjahat itu. Buka sistem komunikasimu aku akan kirimkan biodata lengkapnya juga titik koordinat rumah tempat ia di Sandra.”Jawab Arthur yakin hasil jerih payahnya selama setahun non stop hanya untuk menyelesaikan proyek “Athena’’ akan membuahkan hasil yang baik.


“Sudah aku temukan tempatnya. Dalam lima menit aku akan mencapai tempat itu.”Hitung Athena.


“Tidak! Jika kamu berlari atau mengaktifkan astrojet maka akan menarik perhatian banyak orang. Simon yang akan mengantarmu menggunakan mobil. Sekarang dia menunggu di luar.”Perintah Arthur.


“Siap, pria bodoh. Jaga dirimu baik-baik,aku akan segera kembali.”Jawab Athena santai. Ia baru saja menemukan dalam memory-nya kata-kata “pria bodoh” adalah panggilan untuk Mr.G saat mereka terjebak di gurun.


Sial!Rutuk Arthur dalam hati namun ia hanya mendengus pasrah karena itu adalah julukan yang diberikan si gadis SEALs padanya.’’Pergilah segera.”Perintah Arthur.


“Oh Tuhan ,dasar maniak! Kau berikan ia identitas wanita impianmu. Apakah disamping sebagai robot warrior dia juga robot pemuas-mu, Hahahaha.” Goda Chen yang tak kuasa menahan tawa mendengar sebuah robot memanggil Arthur dengan pria bodoh. Ia jadi semakin penasaran bagaimana wujud Athena yang asli yakni gadis SEALs Athena-1609.


‘’Berhentilah bercanda atau ku pecat. !”Desis Arthur kesal dan Chen pun akhirnya bungkam.


Sesuai instruksi Arthur , Simon telah menyiapkan mobil dan menyambut kedatangan si robot Warrior dengan ragu, namun ia segera membukakan pintu. Perlakukan ia seperti manusia, itu perintah Arthur padanya.


‘’Apa kamu sudah tau rutenya?”Tanya Athena pada Simon yang sudah menyentuh kemudi.


“I…iya, Bos sudah mengirimkannya padaku.”Jawab Simon sedikit gugup.


‘’Tidak usah gugup atau takut denganku, mari jalan.”Sahut Athena


“Baik, asisten CEO.”Jawab Simon menyebut panggilan untuk si Robot yang sempat diberitahukan Arthur padanya melalui pesan singkat.


Sekitar 20 menit merekapun sampai di markas The Shadow yakni rumah Nick Jefferson yang di jaga ketat oleh lima puluhan penjaga. Sementara Nick sendiri tak ada di tempat. Ia bersama beberapa anak buahnya yang lain sedang mempersiapkan Plan B bagi The Shadows.


‘’Diamlah di dalam mobil.”Perintah Athena pada Simon. Simon mengangguk patuh.


Athena berjalan sendiri menuju gerbang, mengaktifkan sistem astrojet dikedua kaki dan tangannya. Kemudian tubuhnya melayang melewati gerbang dengan mudah.


Kini Athena sudah berdiri menantang di halaman rumah Nick Jefferson, disambut kegaduhan para penjaga yang tak tanggung-tanggung jumlahnnya. Mereka sudah diperingatkan oleh Robert akan kemungkinan adanya serangan robot warrior, tetap saja mereka takjub dan tak percaya karena baru kali ini mereka menyaksikannya secara langsung.


Athena berjalan sambil memindai segala sesuatu yang dilewatinya. Perlahan sebuah lubang kecil menganga di kedua telapak tangannya. Ia mengangkat kedua lengannya dan mendekati para penjaga Jefferson yang mengarahkan senapan ke arahnya. tak ada apapun yang terlontar dari tangan robot warrior itu , namun jelas ia seperti sedang menembakkan sesuatu.


Athena berjalan semakin dekat, seketika para penjaga itu berjatuhan lemas dan pingsan disetiap langkah yang dibuat Athena. Tanpa teriakan kesakitan dan tanpa tembakan yang merepotkan. Itu adalah sejenis racikan berbagai gas kimia beracun yang mengandung sedikit ricin dan sarin. Gas yang mampu melumpuhkan kerja otak untuk sementara waktu .Tanpa warna dan aroma sehingga siapapun tak akan menyadarinya, sekali hirup akan membuat pingsan seketika.

__ADS_1


Tanpa bersusah payah Athena dapat melumpuhkan lebih dari setengah para penjaga itu tanpa membunuh mereka. Arthur memang mengatur komposisi gas pada mode Hero untuk hasil yang tidak terlalu kejam.


Sampai di ruangan lainnya Athena menemukan beberapa penjaga yang berlarian ketakutan karena tembakan senjata mereka tak mampu menembus skin baja Athena.


"Berhenti dan tunjukkan sandranya, maka kalian aku biarkan bebas. " Teriak Athena sambil terus berjalan. Kali ini tangannya melontarkan bom elektrik yang membuat beberapa sisa penjaga itu berkelojotan dan pingsan. Athena menyisakan satu orang saja untuk mengantarkannya pada Adam Sinaga.


"Tunjukkan aku dimana sandranya! " Perintah Athena.


"Ba, baik... ikuti saya. " Ucap pria itu sambil menahan rasa takutnya.


Akhirnya Athena menemukan tubuh Adam Sinaga yang sudah lemah tak sadarkan diri. Athena melakukan pemindaian untuk mencocokkan bio data.


"Benar itu Adam Sinaga, selamatkan segera. " Perintah Arthur yang tetap terhubung dengan sistem komunikasi dan sistem penginderaan Athena.


Athena menyentuh rantai yang melilit tubuh Adam, menegeluarkan energy panas pada kedua tangannya lalu memutuskan rantai itu dalam satu kali sentakan. Tentu saja ini mudah bagi Athena yang dilengkapi dengan sistem engine penggerak turbo berkekuatan tiga ribu tenaga kuda.


Athena membopong tubuh Adam Sinaga dengan mudah di pundaknya.


"Kirim dia ke rumah sakit "Reyhan Hospital", itu adalah Rumah sakit milik SINAGA GROUP. Aku sudah kirimkan Simon rutenya dan segera aku hubungi paman dan bibi Ayana untuk menyambutnya di sana. "


"Baik , pria bodoh. " Jawab Athena si robot warrior lagi-lagi membuat Arthur tersentak namun hanya bisa mendiamkannya.


Om Reyhan sedang berada di mabes polri saat menerima panggilan dari Arthur. Tanpa berpanjang kata ia langsung menjemput tante Ayana, Kamila dan Irina untuk bersama-sama menuju "REYHAN HOSPITAL".Dengan harap-harap cemas mereka melewati sepanjang perjalanan yang terasa begitu panjang dan waktu seakan-akan melambat. Inginnya mereka segera memeluk tubuh Adam Sinaga.


Om Reyhan menelpon Kepala Manager Rumah sakit supaya membuat persiapan maksimal untuk pertolongan darurat pertama.


Begitu mobil Simon tiba di halaman rumah sakit para petugas medis langsung sigap dan berhati-hati memindahkan tubuh Adam Sinaga ke portable strecther (alat tandu darurat).


Dokter utama langsung turun menangani Adam. Karena terlalu fokus dan sibuk mengurus sang CEO SINAGA GROUP mereka tak memperhatikan bahwa sosok yang duduk di sebelah Simon adalah sebuah Robot warrior.


Tak berselang lama Om Reyhan, tante Ayana, Kamila dan Irina akhirnya tiba. Kepala manajer dan para dokter utama yang menerima kedatangan mereka dan langsung membawa mereka ke ruang perawatan President Suite khusus yang kelasnya di atas President suite biasa dan VVIP.


Para dokter, petugas medis dan seluruh staf rumah sakit turut heboh atas kejadian yang menimpa keluarga sang big boss. Namun tak satupun dari mereka berani banyak berkomentar karena turut larut dalam suasana yang menegangkan.


Yang disebut ruang khusus President suite itu layaknya seperti sebuah Apartemen saja. Terdiri dari satu ruangan penanganan pasien yang luasnya 7 x 6 meter, sebuah ruang tamu, tiga kamar tidur bagi keluarga yang sedang menunggu pasien dengan masing-masing kamar mandi mewah di dalamnya.


Keluarga masih belum diizinkan mendekati pasien karena kondisi pasien yang masih kritis dan masih dalam penanganan intensif.


Mereka berempat menunggu dengan gelisah di ruang tamu.


Tante Ayana tak henti-henti melantunkan do'a-do'a sementara sang suami mengelus - elus pundaknya untuk menguatkan meskipun ia sendiri butuh dikuatkan.Begitulah para lelaki kadang-kadang mereka berpura-pura kuat.


Kamila tak sadar mer*mas-rem*s jari-jemarinya karena kecemasan yang mulai tak terkontrol. Sesekali airmata jatuh di pipinya.


Ingin rasanya ia berlari memeluk tubuh Adam yang sedang tak berdaya di atas ranjang pasien itu. Uda, Mila rindu, bisiknya dalam hati.


#Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa VOTE dan Favoritkan ya readers tersayang😘


__ADS_2