The Athena Code

The Athena Code
67.Pretty little thing : Sisi lain Heilen


__ADS_3

Naval Amphibious Base


"Selamat sore Sealsman dan Sealswoman yang terhormat. Senang bisa berbagi waktu dengan kalian sore ini. Kami operator robotik terlatih dari ASTROGUN Corporations, akan melakukan simulasi Userpilot & control guide dari robot warrior Spartan bigbro-X45," jelas Arthur dalam penyamarannya.


"Spartan bigbro-X45, sama seperti kebanyakan robot dari Astrogun lainnya. Dapat dioperasikan dengan dua mode, yakni manual dan autopilot. Tergantung situasi dan kondisi, mode mana yang dirasa cocok untuk digunakan," lanjut Chen.


"Wow, fantastik, tahun-tahun selanjutnya kita akan lebih banyak bersantai dan rebahan..!" pekik Hercules-903 sambil bertepuk tangan seorang diri.


prok, prok, prok!


Sontak seluruh personil Seal Team 5 juga turut bertepuk tangan sehingga tercipta sedikit keriuhan.


"Terimakasih, terimakasih atas sambutan hangat kalian," ucap Arthur sembari sedikit menundukkan kepala kearah kiri dan kanan. Ia menanggapi datar candaan Hercules.


Arthur tak melihat penampakan Heilen di ruangan ini. Walaupun ia sudah tahu sejak awal melalui microchips Gps system yang telah ia suntikkan ke tubuh Heilen, namun tetap saja ia celingukan memastikan kalau-kalau ada Heilen di ruangan pelatihan ini.


"Ok, kami lanjutkan. Dalam mode manual dimana human sendiri yang akan menjadi otak atau pilot yang mengendalikan robot ini melalui sebuah remot controlpad yang...."


"Selamat sore, maaf kami terlambat !!" terdengar sebuah suara yang tak asing bagi Arthur memotong pembicaraannya bersamaan dengan kemunculan sosok wanita yang akhir-akhir ini membuat tidurnya tak lelap. Sudah pasti Heilen tak mengenalnya karena penyamarannya dengan wajah palsu dari kulit sintetis ini terlalu sempurna.


"Hmm, silakan masuk sealswoman," seru Chen.Ia bisa merasakan gejolak di dalam diri Arthur manakala melihat gadis Seals cantik dengan postur tegap yang pas dalam balutan kaos kesatuan Navy Seal berwarna hijau . Kecantikan yang polos dan murni, puji Chen dalam hati.Pantas saja Arthur begitu terobsesi pada gadis ini, hingga mengabaikan seorang Rossie Jane Jordan.


"Hei baby girl," sapa para sealsman dengan akrabnya.


"Halo baby girl," suara-suara itu terus berkumandang dari para pria membuat Arthur sedikit terganggu.


"Haloo, thank you..!" sahut Heilen dan Reene manis.


"Inilah tujuan penyamaranku kemari, aku ingin tahu apakah dia benar-benar aman di sini atau sebaliknya," gumam Arthur yang hanya terdengar oleh Chen.


"Bro, kurasa dirimu terlalu posesif. Mereka di sini sudah seperti keluarga, begitulah para militer," komentar Chen.


"Heilen, Reene, kalian harus dihukum. Jelaskan keterlambatan kalian. Maaf tim dari Astrogun kami menyela sebentar, karena peraturan kami tetap harus ditegakkan, memberikan hukuman bagi yang tidak disiplin," tegas Zeus.


"Silakan," jawab Chen singkat.


Arthur menelan salivanya melihat wajah masam Heilen yang menggemaskan.


"Heilen kemari, jelaskan!" perintah Zeus.


"Siap! Aku terlambat karena terlalu lama libur dari kesatuan. Aku masih terbawa kebiasaan malas saat di rumah," jawab Heilen sangat jujur.


"Huuuuuuuuhhu......, Heilen.. Heilen.. Heilen..!!" teriak sealsman dan sealswoman justru memberi semangat pada jawaban jujur Heilen.


"Jawaban macam apa itu, Ow My God!" desis Arthur nyaris terkekeh. Gadisnya memang penuh spontanitas.


"Hmm... Lanjutkan! Kamu Reene, apa alasanmu?" Tanya Zeus dengan tampangnya yang cukup menggentarkan nyali para operator Astrogun, termasuk Arthur dan Chen yang sedang dalam penyamarannya. Namun tidak bagi para personil Seal team 5, Zeus tidak akan tega menghukum berat Heilen.


"Siap! Aku.. aku .., aku tadi menunggu Heilen berkemas, jadi aku juga terlambat," jawab Reene sedikit tegang.


"Huuuuuuhuuuu..., Reene... Reene..Reene!!" teriak para seals itu lagi.


"Apakah mereka selalu heboh begini, lalu kapan kita mulai?" gerutu Chen.


"Biarkan saja, aku ingin tahu kelanjutannya," gumam Arthur.


"Heilen, kau dihukum!" panggil Zeus.


"Siap!"


"Nyanyikan sebuah lagu untuk menghilangkan jenuh kami," perintah Zeus.


"Siap!!"


"Huuuuuhuuu, Heilen... , Heilen..., Heilen.. !!" teriak para Seals kembali memberi semangat pada Heilen.


Bernyanyi adalah bakat terpendam yang Heilen simpan dengan rapi. Hanya rekan-rekan di Seals Team 5 yang mengetahui kemampuannya.


Heilen tersenyum manis kepada seisi ruangan, sama sekali tak ada kecurigaan dibenaknya kalau diantara para operator Astrogun itu ada Arthur dan Chen yang sedang menyamar dengan penyamaran yang sempurna.


Heilen lagi-lagi tersenyum manis karena mendapat hukuman yang sangat ringan dari Zeus. Bernyanyi menghibur rekan-rekannya sudah terbiasa ia lakukan sejak dulu, ia tak merasa tegang sama sekali.


Di medan tempur ia begitu barbar, di sini ia benar-benar terlihat seperti gadis kecil yang imut dan polos, batin Arthur.


Arthur menemukan sisi lain dari Heilen yang tak pernah ia lihat selama ini. Ia memandangnya tak berkedip dengan tatap mata yang dalam penuh kerinduan.


"Oke, sebuah lagu dari Ariana Grande, Thinkin bout you." Ucap Heilen percaya diri.

__ADS_1


"Whooaaaaa.....," sambutan heboh menyambut penampilannya.


"Tunggu, tunggu! Aku akan mengiringimu," teriak Derrick yang mahir melakukan beat box.


"Ok, come on," sambut Heilen antusias.


"Ternyata dia sangat lucu dan menggemaskan," bisik Chen di sisi Arthur.


"Diamlah, jangan pernah berani berfantasi apapun tentangnya," ancam Arthur.


"Aku saja tak bisa mengontrol isi kepalaku, apalagi orang lain.Pantas kau sangat posesif, dia terlalu manis dan cantik," goda Chen usil membuat telinga Arthur panas.


Arthur menyeringai kecil. Dan Chen sangat menikmati kegalauan Arthur, ia berhasil berperan sebagai sahabat tapi usil.


Suara Heilen mendayu-dayu dengan nada dan improvisasi yang tepat. Sesekali ia melempar senyum kepada audiens yang terpana melihat kecantikan alami dan suara merdunya.


Heilen telah sampai pada bagian chorus dari lagu 'Thinking Bout You'.



Lirik lagu yang membuat Arthur yakin kalau Heilen sangat merindukannya, membuatnya merasa sangat bersalah. Di sisi lain ia menjadi semakin kagum pada gadisnya, begitu banyak talenta yang Heilen punya.


Aku juga sangat merindukanmu. Aku hanya ingin melindungimu dari semua orang yang menargetkanku dan bisa membahayakanmu. Aku sanggup menahan besarnya perasaanku demi menjagamu dari ancaman yang mungkin timbul karena reputasiku. Sampai aku menemukan saat yang tepat untuk membawamu ke dalam hidupku seutuhnya.


Suara-suara itu berbalasan di kepala Arthur.


Audiens terbawa dalam alunan lagu yang dilantunkan Heilen dengan iringan beat box yang dibawakan Derrick dengan pas. Mereka tak sadar kalau lagu itu telah berakhir.


"Thank you," ucap Heilen sembari sedikit menundukkan kepalanya.


Suara tepuk tangan menyambut Heilen meriah.


"Heilen, apakah lagu itu ditujukan untukku. Katakan saja jangan malu-malu!" kelakar Sean salah satu Sealsman.


"Huuuuuhuuu....!" teriak audiens berbarengan.


"Hei, itu pasti tentang aku. Heilen paling cantik di NAB, aku paling tampan, pasangan yang sempurna," goda Harris salah satu sealsman tak mau kalah.


"Huuuuuuhu.....!"


Arthur sangat terganggu dengan suara-suara itu.


Begitulah yang sering terjadi saat para seals ini berada dalam acara yang tidak formal atau sedang tidak berperang. Mereka menghibur diri dengan saling melempar candaan.


"Jangan salah, aku punya- aku punya!" pekik Heilen tiba - tiba sembari mengacungkan lengannya ke atas dengan kaki sedikit berjinjit-jinjit mencari perhatian audiens. Kemudian Ia, Reene dan Derrick berjalan mencari tempat duduk.


"Dia bilang dia sudah punya kekasih, apa profesinya Heilen?kenalkan pada kami, apakah dia dari CIA, FBI atau Seals?!" teriak Sean Heboh.


"Dia seorang pelukis, " sahut Heilen kembali tersenyum manis dan polos sembari bertepuk tangan dengan penuh percaya diri untuk menyemangati dirinya sendiri atas apa yang baru saja dia ucapkan di hadapan teman-temannya.


Sealsman dan sealswoman sontak ikut bertepuk tangan menyambut pernyataan Heilen.


"Heilen, siapa pria beruntung itu?" salah satu sealsman kembali berteriak. Heilen hanya melengos dengan pipi memerah.


Suasana benar-benar Heboh.


Arthur rasanya tak tahan lagi, ingin ia berlari memeluk dan mencium gadis itu. Di sini Heilen terlihat sangat polos, manis, imut dan cantik tentunya. Semua kepolosan Heilen yang terlihat saat ini membuat Arthur semakin dalam tenggelam dalam rasa bersalah.


'Aku akan mengungkap semua padamu secepatnya. Tidak sampai dua minggu dari sekarang, setelah Barbara Clarkson dan anak buahnya kita tangkap bersama-sama.'


"THE TEAM, FOKUS!!!"


"SIAAAAAP!!!!"


Teriakan Zeus menggelegar menghancurkan semua kehebohan yang tadi tercipta. Hening seketika.


"Silakan para operator dari Astrogun, lanjutkan rangkaian acara simulasi ini," ujar Zeus.


"Baik, dengan senang hati kami akan melanjutkan kembali," jawab Arthur dan Chen berbarengan setelah barusan tadi ikut larut dalam keakraban dan kekocakan para sealsman dan sealswoman.


...****************...


MegaBots Inc.


Hawyard, California


__ADS_1


MEgaBots Incorporationns adalah salah satu perusahaan robotik Amerika yang berkantor pusat di Hayward, California. Awalnya mereka hanya membuat robot dan megabot hanya untuk kompetisi semata. Pada Juni 2015, MegaBots menantang Suidobashi Heavy Industry yang berbasis di Jepang untuk duel robot raksasa pertama di dunia. 


Sejalan dengan kemajuan yang di capai, Megabots inc mulai memperoduksi robot warrior dan persenjataan berbasis AI dan robotic lainnya.


Gedung Megabots Incorporation terlihat jauh lebih megah daripada gedung tujuh lantai milik Astrogun. Pihak luar tak mengetahui apapun tentang betapa luas bunker tersembunyi milik Astrogun yang di dalamnya terdapat bangunan gedung bawah tanah lima belas lantai.


Gerald Gremio sudah lama menerima undangan Aaroon Simon dan Louis Simon, dua bersaudara yang merupakan founder dan pemilik Megabots Inc. Mereka adalah sahabat lama Gerald yang dulu pernah sangat dekat.


Gerald Gremio baru saja pulang dari pertemuan besar mafia klan Gremio yang diadakan di rumah pamannya Sergio Gremio. Karena rute pulangnya melewati gedung pusat Megabots inc, Gerald pun memutuskan mengabari simon bersaudara untuk mampir.


Iring-iringan supercar Gerald Gremio bersama para pengawalnya memasuki halaman gedung Megabots inc tanpa pemeriksaan keamanan berarti.


Bahkan Aaron Simon dan Louis Simon terlihat tergopoh-gopoh menyambutnya langsung di halaman gedung.


"Brother, selamat datang di Megabots Inc. Hari ini adalah hari bersejarah bagi kami karena kehadiranmu disini," ucap Aaron bahagia dan bangga sambil menjabat tangan dan memeluk Gerald.


"Maafkan aku brother, karena kesibukanku aku jadi mengabaikan undangan kalian. Tapi lihat, pada akhirnya aku di sini. Itu semua karena kalian orang - orang hebat dan.....," balas Gerald sengaja memotong ucapannya sendiri seperti tradisi mereka di masa lalu.


"Dan tampan...," lanjut Aaron dan Simon kompak.


"HAHAHHAHAHAHA...!!" Gerald Aaron dan Simon tertawa bersama.


Sudah terlihat seberapa jauh kedekatan mereka dari cara mereka saling menyapa.


Aaron dan louise Simon membawa Gerald ke ruang private mereka yang luar biasa mewah.


"Silakan duduk raja mafia tampan penakluk para wanita," seloroh Louise. Ia sudah tak lama berbagi tawa dengan Gerald.


"Gyahahhaha..., mungkin aku sedang di puncak kejenuhanku saat ini. Aku bertemu seorang wanita dengan kecantikan yang begitu polos dan murni, membuatku ingin menikmati sensasi yang berbeda dari biasanya," celetuk Gerald.


"Wow, kedengarannya itu seperti sebuah perasaan yang dalam?" ucap Aaron ikut menimpali.


"Nop, mungkin aku hanya penasaran. Setelah berhasil mendapatkannya dan selesai maka aku akan melemparnya pada kalian jika kalian mau," lanjut Gerald sadis.


"Seleramu pasti tinggi, kami siap menerima operanmu, hehehehhe..!" kekeh Louise.


"HAHAHAHAHAHAHAHA...!!"


Tawa mereka bersahut-sahutan.


"Oya, aku sangat tertarik untuk membiayai Megabots kalian yang akan berkompetisi di Giant Robot duel. Aku ingin robot kalian kalahkan robot dari Astrogun," cetus Gerald serius.


"Ekhemm, ekheemm.., semoga aku tidak salah dengar. Kalau kami berhasil menjuarai Giant Robot duel 11, maka reputasi Astrogun akan goyah," Aaron tercekat mendengar Gerald berminat pada kompetisi Giant Robot Duel yang lima tahun ini didominasi tim robotic Astrogun.


"Katakan saja berapa biaya yang kalian butuhkan untuk upgrade Megabot?" tanya Gerald lagi antusias.


"Whoaaa....oke brother, segera akan kami kirimkan via email secara rinci. Ini benar-benar kejutan," tanggap Louise seakan-akan tak percaya Gerald datang sendiri dan menawarkan suntikan dana pada mereka di saat perusahaan memang sangat membutuhkan.


Akhir-akhir ini mereka selalu kalah dalam setiap persaingan dengan Astrogun. Sehingga pundi-pundi keuangan Megabot Inc mengalami sedikit goncangan.


"Aku dengar Astrogun berhasil mendapatkan proyek dari NASA yang nilai totalnya bisa menyentuh angka lima milyar US dolar. Sepertinya semua menjadi mudah bagi Mr G karena keterlibatan Rossie Jane Jordan," keluh Louis berusaha memendam kekecewaannya.


"Aaron, apakah Rossie tak juga menerimamu kembali?" selidik Gerald. Bagaimanapun juga mereka adalah teman dekat, meskipun jarang bertemu. Gerald tahu Aaron masih sangat mencintai Rossie Jane Jordan.


"Sepertinya tidak akan, karena Rossie sangat tergila-gila pada pria gay itu. Kalau dia tidak gay mana mungkin ia menolak Rossie," ucap Aaron dengan raut wajah membeku karena mengingat kekalahannya dalam bisnis dan dalam memenangkan hati Rossie dari Mr G.


"Dia tidak gay, kalian salah selama ini. Dia sangat pandai menyembunyikan kekasihnya agar kita tidak bisa mengganggunya. Beruntungnya, gadis itu datang sendiri padaku, hahahaaa...," Gerald bicara sembari membayangkan kembali adegan saat Heilen membuka masker hitamnya dan ia terpukau melihat wajah Heilen dengan kecantikan alami, begitu murni.


"What?!! Gerald kau serius??Bisakah kau bagi kepadaku informasi mengenai gadis itu?Sejauh mana hubungannya dengan Mr G? Seberapa penting dia buat Mr G?" berondong Aaron dengan pertanyaan, ia tak sabar.


"Untuk saat ini aku belum bisa membagi informasi itu padamu. Aku akan mengirim dana yang kalian butuhkan secepatnya setelah kalian mengirimiku rincian itu," tegas Gerald. Tiba-tiba ia tidak suka saat Aaron seolah-olah ingin menargetkan Heilen. Ia bisa menyimpulkan itu dari pertanyaan Aaron yang bertubi-tubi.


...----------------...


ASTROGUN AIRBUS


Diatas pesawat yang mengudara Arthur masih belum bisa memejamkan mata. Kantuknya menghilang menyaksikan bayang-bayang Heilen yang terus bermain-main di ruang benaknya.Heilen dengan sisi lain dirinya yang tak pernah Arthur lihat sebelumnya. Sisi lain yang membuat Arthur semakin tak sabar untuk membawa gadis itu masuk ke dalam hidupnya selamanya.


"Brother, persiapan Astrogaltic untuk ke Palmyra Atoll sudah seratus persen. Tinggal menunggu kesiapan kita," tukas Chen memecah keheningan.


"Hmm..., setelah acara NASA FUTURE PLANS kita bersiap berangkat," jawab Arthur.


"Oke."


"Sekarang kita fokus untuk persiapan NASA FUTURE PLANS," lanjut Arthur.


"Persiapan kita sudah delapan puluh lima persen. Sisanya persiapan mental dan wardrobe."

__ADS_1


#bersambung


__ADS_2