The Athena Code

The Athena Code
61. Permainan sang Little Princess


__ADS_3

Darren, Zack dan Leo tak tahu mereka dibawa kemana oleh gerombolan mafia itu, karena kepala mereka dipasangi penutup dari kain hitam. Kedua tangan mereka telah diamankan dengan borgol. Beruntung Noah, Windy dan Selena tidak turut tertangkap bersama mereka.


Iring-iringan Supercar yang membawa Darren, Zack dan Leo sampai di sebuah rumah mewah layaknya sebuah istana sang raja.



"Bocah-bocah bandel, turun dan berjalanlah!"Perintah Fernando sembari memberikan kode kepada anak buahnya untuk menuntun ketiga remaja itu masuk.


Gerald Gremio duduk dengan gagah pada singgasananya. Ia telah menunggu Darren dengan cukup sabar. Semua demi Freya Gremio, putri kecilnya.



Gerald Gremio adalah pemimpin kerajaan Mafia yang besar dari klan Gremio. Bisnisnya menjalar mulai dari perusahaan besar ternama hingga bisnis gelap illegal.


Tiga dari para pengawal itu membuka penutup kain hitam dari kepala Darren, Zack dan Leo.Kini tiga sekawan itu dapat melihat apa yang ada dihadapan mereka dengan bebas, termasuk wajah tampan pria penuh arogansi dengan aura seorang Raja pembunuh.


Fernando mendorong tubuh ketiga remaja itu ke lantai sehingga posisi mereka kini bersujud di hadapan Gerald Gremio.


Zack dan Leo bergidik membayangkan kekuasaan yang mungkin dimiliki pria matang dihadapan mereka.


'Inikah penampakan seorang bos mafia'. Pikir Zack.


Bahkan Darren yang biasanya pemberontak kini terlihat menundukkan wajahnya, tak sanggup menentang tatapan Gerald Gremio. Iya benar, Darren tak sanggup, ia memiliki perasaan bersalah yang dalam pada pria dihadapannya ini.


"Darren, bagaimana kabarmu?" Tanya Gerald dengan tatapan matanya yang menukik tajam dan suaranya yang parau.


"Aku kembali bersekolah seperti yang pernah ku sampaikan padamu." Jelas Darren gelisah. Ia yakin ada hal yang berjalan tidak baik sehingga Gerald menyanderanya seperti ini.


"Apakah kamu bersekolah untuk menjadi seorang petarung di ring illegal?aku tak akan mengizinkan Freya kelak berpasangan dengan pria seperti itu" Tukas Gerald menohok.


"Tapi maaf, aku tak berharap menjadi pasangan Freya." Sahut Darren tak suka dipojokkan.


"Hahahahahahahahahahaha............ !!" Gerald tertawa kencang mendengar pernyataan Darren, seolah-olah semua yang terucap dari bibir Darren hanya lelucon.


Gerald bangkit dari kursinya. Berjalan perlahan mendekati Darren. Mencengkeram dagu Darren dengan jemari tangannya yang kokoh.


"Kalau bukan karena Freya, kamu tidak akan bisa bernafas hingga hari ini, ingat itu!" Desis Gerald tepat di wajah Darren.


"Mulai hari ini aku tidak akan melepaskanmu lagi, kamu yang diam-diam menyusup masuk dan mengusik duniaku. Jangan harap kamu bisa kembali lagi ke rumahmu dengan tenang." Lanjut Gerald sembari menekan emosinya.


Jika menuruti kata hati tentunya ia sudah mematahkan batang leher remaja bengal dihadapannya ini. Namun Freya sangat melindungi Darren, dan Freya adalah segalanya bagi Gerald Gremio.


'Ah, Freya Gremio... ', bisik Darren dalam hati.


Darren teringat kembali perkenalan mereka setahun yang lalu.


Semua berawal dari kebiasaan Darren menghabiskan sebagian besar waktunya di game online. Suatu hari ia sedang mencoba memainkan game yang tak pernah ia mainkan sebelumnya, Final Fantasy.


Seorang gadis dengan nama akun Princess Freya menyapanya, tak butuh waktu lama mereka menjadi dekat. Darren memang punya banyak gebetan online, namun dengan Freya terasa berbeda. Freya yang mengaku berusia enam belas tahun dan duduk di kelas sebelas sekolah menengah sama sepertinya, selalu bersikap sangat manja pada Darren, membuat Darren memiliki perasaan yang lebih dalam pada gebetan barunya ini.


Mereka sering menghabiskan waktu berjam-jam memainkan beragam macam game bersama sambil ngobrol via voice chat. Mereka semakin akrab dan melanjutkan komunikasi melalui telepon dan Video call, dimana mereka berdua sama-sama saling terpana dengan pesona masing-masing.


Karena perasaannya semakin dalam, Darren akhirnya menyatakan cintanya, menembak Freya secara online via video call. Freya yang juga punya perasaan yang sama dengan Darren menerima Darren dengan antusias, bahkan ia mengatakan pada Darren kalau hari itu adalah hari yang paling bahagia dalam hidupnya.


Merekapun menjalani hari-hari sebagai pasangan online yang bahagia. Sampai setelah hampir enam bulan hubungan online itu berjalan, tiba-tiba saja Freya menghilang dari peredaran. Padahal mereka belum sempat bertemu secara langsung, karena Freya selalu menolak dengan alasan belum siap dan beragam alasan lainnya. Darren berusaha mengerti dan bersabar.


Darren menjadi kacau dan merasa sangat kehilangan Freya, ia berusaha mencari cara untuk menghubungi dan menemukan Freya kembali namun tak ada jejak yang ia temukan kecuali sebuah pesan singkat di ponselnya.


'Darren maafkan aku, hubungan kita harus berakhir secepat ini. Daddy belum mengijinkanku untuk dekat dengan pria. Jangan mencariku, suatu hari aku yang akan mencarimu. I love you as always. Your Freya.'


Untuk pertama kalinya Darren merasakan patah hati. Seperti orang-orang bilang, Pacarannya online, putusnya online namun sakitnya benar-benar nyata. Dan yang membuat sakit bukan karena putusnya, melainkan sudah putus namun masih sayang'. Lengkap sudah derita cinta masa remaja Darren. Di saat teman-temannya yang lain asyik dengan nikmatnya pergaulan bebas, ia justru terjebak dalam hubungan online yang menyakitkan.


Berminggu-minggu Darren belum juga bisa move on dari rasa sakitnya kehilangan Freya, tiba - tiba Freya menelponnya dan langsung berbicara dengan terburu-buru.


"Baby aku merindukanmu, temui aku di alamat yang akan kukirimkan nanti. Daddy sedang keluar negeri, aku kabur dari rumah."


Belum sempat Darren berbicara apapun panggilan itu sudah ditutup. Disusul dengan sebuah alamat hotel mewah yang dikirim Freya.


Darren yang masih polos dan sedang sayang-sayangnya kepada si Freya sama sekali tak pernah berfikir siapa dan bagaimana latar belakang gadis itu sebenarnya. Dia tak pernah tahu kalau Freya adalah putri semata wayang seorang Raja mafia California Gerald Gremio.


Gerald memberikan proteksi berlebih kepada Freya. Melarang Freya bergaul normal seperti teman-teman sebayanya. Kemanapun Freya pergi selalu dikawal oleh puluhan bodyguardnya dan menjadikan Freya seorang putri kesepian di istana mewahnya.


Itulah sebabnya sebagian besar waktu Freya dihabiskan didepan layar gadget-nya. Kebetulan Freya hoby bermain game, bukan membagikan foto atau video di medsos untuk memamerkan kekayaan ayahnya.


Tanpa pertimbangan apapun Darren diam-diam pergi menemui gadis yang sangat dirindukannya itu. Dan Darren semakin terpana melihat kecantikan murni Freya, hanya saja Darren merasa janggal melihat Freya begitu belia. Namun semua kebeliaan itu tersamarkan oleh keterampilan make-up dan pilihan busana Freya yang mumpuni.


Kedua remaja yang sama-sama dilanda kasmaran itu hanyut memadukan kerinduan pada raga satu sama lain. Sampai akhirnya mereka melakukan apa yang tak seharusnya dilakukan.


Awalnya Darren menolak melakukannya karena ia benar-benar menyayangi Freya dan merasa belum saatnya mereka melakukan hal itu. Namun Freya terus merayu, " Aku ingin merasakannya pertama kali denganmu dan kemungkinan ayahku akan mengurungku lagi setelah ini. "Ucap Freya saat itu.


Akhirnya Darren tergoda dan mereka melakukannya berulang kali.

__ADS_1


Dan apa yang paling membuat Darren terpukul setelah itu adalah pengakuan Freya.


" Baby, maafkan aku, sejak awal tak jujur padamu. Sebenarnya aku ingin memberitahumu lebih cepat tapi aku takut kamu akan menjauhiku."Tutur Freya sambil membenamkan wajahnya dalam pelukan Darren di pembaringan yang menjadi saksi penyatuan mereka.


"Katakan saja, sayang." Ucap Darren sambil mengecup rambut Freya penuh cinta.


"Sebenarnya usiaku dua belas tahun dan aku masih di Junior High School (SMP), hanya saja aku mengalami pertumbuhan dan perkembangan fisik yang lebih cepat dan aku senang mengaplikasikan gaya make-up orang dewasa. Aku tidak bermaksud menipumu. Itu juga sebabnya aku selalu menunda pertemuan kita" Ujar Freya tak mau lagi meneruskan kebohongannya pada Darren.


Darren yang shock mendengar pengakuan Freya tak bisa berkata-kata, lidahnya membeku begitu juga otaknya. Ia terlanjur sayang dan cinta pada Freya rasanya sudah tak perduli lagi meski perasaan bersalah menderanya. Semuanya sudah terjadi, bahkan menurut Darren Freya tidak hanya terlihat lebih dewasa secara fisik melainkan juga cara berfikir dan cara dia bersikap.


Anak buah Gerald yang telah mengetahui persembunyian Freya langsung mengepung hotel mewah tempat Freya dan Darren menginap. Sayangnya Darren tak mudah ditaklukkan, setelah melumpuhkan sekitar enam anak buah Fernando barulah Darren berhasil dibekuk.


Gerald Gremio benar-benar dipuncak kemurkaannya , Ia menghajar Darren dibawah todongan senjata para pengawalnya. Pukulan dan tamparannya bertubi-tubi ditubuh Darren. Hampir saja ia membunuh Darren kalau tidak dihalangi oleh Freya.


Darren akhirnya tahu kalau kekasih online-nya selama ini dan gadis kecil yang dicintainya adalah Freya Gremio putri dari Gerald Gremio seorang Bos Mafia paling terkenal di California.




...****************...


"Hentikan mobilnya di dekat lapangan sebelah kiri" Perintah roboguard Athena pada Frans.


Frans menghentikan mobilnya perlahan.


"Apakah kita sudah sampai di tujuan? " Tanya Heilen memastikan.


"Adikmu ada di rumah besar seberang jalan ini. Kalian tunggu di sini, aku akan masuk mengamankan situasi. Setelah situasi aman baru aku menjemputmu. " Tukas roboguard Athena.


"Hmmm, baiklah . Aku akan memantaumu dari controlpad ini." Sahut Heilen sebenarnya ragu. Namun ia ingat kemampuan Robot warrior yang dilihatnya di Jakarta, jadi ia akan memberikan kesempatan kepada roboguard Athena untuk menunjukkan kemampuannya.


Roboguard Athena mengaktifkan mesin astrojet di kedua kakinya, kemudian melesat meninggalkan Heilen dan Frans bersama Baby Lala.


"Heilen, apa kamu tidak tahu kalau kepemilikan robot warrior ataupun roboguard itu di larang bagi yang tidak berkepentingan." Celetuk Frans.


"Aku seorang tentara yang membela negara, apakah itu tidak cukup. " Tukas Heilen membuat Frans terdiam.


Kehadiran roboguard Athena yang tiba-tiba dengan cara yang tak biasa membuat terkejut para pengawal yang berjaga-jaga di luar rumah Gerald.


Mereka langsung menembakkan senjata ke arah roboguard berbentuk wanita cantik itu. Sayangnya peluru mereka tak berdaya menembus skin baja Athena yang telah dilapisi dengan spectra shield yang jauh lebih kuat dari baja. Menbuat roboguard Athena semakin tangguh menahan serangan peluru dan bom.


Sementara itu di kamarnya Arthur masih memantau pergerakan roboguard Athena melalui terminal kontrol miliknya.


Ting!


Sebuah pesan balasan masuk dari Heilen pada ponsel khusus milik Arthur karena tadi ia mengirimkan pesan sebagai Mr. G untuk menanyakan alasan Heilen mengaktifkan roboguard Athena tengah malam.


Arthur membaca pesan balasan itu.


Adikku dalam bahaya dan butuh pertolongan, jadi aku mengaktifkan roboguard itu. Apa kamu memata-mataiku? (Athena-1609)


Baik, berhati-hatilah. Tentu saja aku selalu memata-mataimu karena aku mengkhawatirkanmu dan merindukanmu. (Mr.G)


Balasan Mr. G membuat Heilen tertegun. Ia merasa sedang menerima pesan rindu dari Arthur.


Heilen mulai tak mengerti perasaannya sendiri.


Arthur kembali ke layar monitor terminal kontrolnya. Ia terperanjat mendapati roboguard Athena sedang beraksi di sebuah rumah mewah yang rasanya pernah ia kunjungi.


Iya, tak salah lagi itu hunian milik Gerald Gremio salah satu pelanggan Astrogun. Ia tahu betul siapa Gerald dan bagaimana sepak terjangnya. Ia bukan pria yang sembarangan berbuat jahat. Dengan kata lain Gerald adalah penjahat untuk penjahat.


"Oh, Heilen apa yang terjadi? Mengapa kamu sampai berurusan dengan manusia seperti Gerald. " Gumam Arthur cemas.


Arthur meraih kembali ponsel utamanya dan mencari nomor Danzel yang mengurus cabang Astrogun di California.


Tak menunggu lama Arthur telah terhubung dengan Danzel.


"Halo Denzel, bisakah helykopter perusahaan mencapai rooftop rumah Gerald Gremio dalam lima atau lima belas menit?" Tanya Arthur to the point.


"Bisa tuan, Helykopter kita selalu dalam keadaan siaga. " Jawab Danzel.


"Oke, segera hubungi pihak Gerald, bicaralah sebagai perwakilanku di sana. Tugasmu adalah untuk memastikan keselamatan gadis bernama Heilen Putri Munaf bersama adik dan teman-temannya. Sebenarnya sudah ada fantastik beast di sana yang melindungi Heilen tapi aku tak mau jatuh banyak korban di pihak Gerald karena Gerald adalah salah satu pelanggan penting kita. Selesaikan segera. " Perintah Arthur.


" Baik tuan. "


...****************...


Gerald Gremio mengepalkan tangannya menahan gejolak amarah saat mengetahui sebagian besar pengawalnya telah dilumpuhkan oleh sebuah roboguard. Siapa yang berani bermain-main denganku.


"Lepaskan Darren, jika ingin tetap hidup. " Ancam roboguard Athena yang dapat mencapai hadapan Gerald dengan mudah. Di tangannya mengusung sebuah senapan keluaran Astrogun yang dirampasnya dari pengawal Gerald.

__ADS_1


"Siapa yang mengutusmu? " Tanya Gerald dengan delik mata yang tajam karena ia mulai mengenali jenis robot di hadapannya persis Produk dari Astrogun.


"Aku tidak diprogram untuk harus menjawab pertanyaanmu!" Ketus roboguard Athena.


"Aku tunggu dalam sepuluh menit, bebaskan Darren , jika tidak kalian mati." Tegas si roboguard lagi.


Bersamaan dengan itu muncul tiga roboguard milik Gerald yang baru saja diaktifkannya. Ketiga roboguard keluaran Astrogun itu mulai mendekati roboguard Athena.


Sementara itu di luar sebuah helykopter mendarat di rooftop.


Heilen sudah tahu dari Mr. G kalau itu adalah helykopter dari Astrogun yang akan membantu menyelamatkan Darren. Lagi-lagi Heilen merasa aneh dan tersentuh.


Heilen telah memerintahkan roboguard Athena untuk kalem sesuai permintaan Mr. G.


Pintu gerbang hunian Gerald Gremio terbuka. Tampak seorang pria berjalan bersama roboguard Athena menghampiri mobil Frans.


"Maaf, apakah kamu yang bernama Heilen? Perkenalkan aku Danzel dari Astrogun." Ucap Danzel begitu sampai di dekat mobil Frans sambil sedikit membungkukkan badannya.


"Iya, benar." Bukankah Mr. G bilang kamu akan membantu untuk menyelamatkan adikku?"Tanya Heilen yang masih mengkhawatirkan Darren.


"Adikmu disandra oleh Gerald Gremio karena adikmu telah memperkosa anak perempuan Gerald yang masih dibawah umur, begitu menurut Gerald." Tukas Danzel.


"What?! Darren tidak mungkin melakukannya. Itu tidak mungkin!! " Pekik Heilen dengan bibir membulat. Untungnya dia memakai masker, jadi tak ada yang melihat.


Frans juga tak kalah terkejut dari Heilen.


"Gerald bersedia menyelesaikannya secara baik-baik, oleh sebab itu dia memintamu masuk menjemput adikmu." Lanjut Danzel.


Heilen menyerahkan baby Lala yang masih tertidur lelap kedalam dekapan Frans.


Kemudian Heilen memasuki rumah megah Gerald Gremio bersama Danzel dan roboguard Athena.


Gerald Gremio mempersilakan wanita bermasker hitam dihadapannya duduk dengan hormat pada sofa super empuk yang telah disediakan. Semua karena Danzel bilang kalau Heilen adalah kekasih Mr. G.


"Miss Heilen, sebenarnya ini masalah anak-anak remaja yang sedang berjuang mencari jati dirinya. Freya adalah putriku satu-satunya, setelah kejadian memalukan itu ia sangat terobsesi kepada Darren. Bahkan ia jatuh sakit dan sudah lama selera makannya hancur karena aku melarang mereka bertemu. Jadi, aku ingin meminta Darren untuk tinggal di sini sementara waktu sampai Freya pulih.Aku akan melakukan apapun untuk Freya. " Tegas Gerald. Sikapnya melunak begitu tahu Mr. G ada dibelakang Heilen.


Heilen tergugu tak tahu apa yang harus dikatakannya. Ia bangkit dari duduknya untuk mendekati Darren yang terus menerus menunduk.


"Darren, tatap aku dan jujurlah. Apakah benar kamu melakukannya!? " Desis Heilen bergetar.


Darren, mengangkat wajahnya."Benar."Jawabnya lirih. "Tapi kami melakukannya suka sama suka dan kami saling mencintai" Lanjut Darren kepalang basah, tak bisa menyembunyikan apa-apa lagi dari sang kakak.


PLAAKK!!


PLAAKK!!


Dua tamparan keras Heilen mendarat di pipi Darren. Pipi Darren memerah.


'Aku saja setua ini belum pernah merasakannya'. Gerutu Heilen dalam hati.


Lalu...


"Darreeen..... !!"


Tiba-tiba muncul sosok gadis tanggung dengan busana yang sangat modis bagai princess disney di dunia nyata.


Gadis tanggung itu sudah pasti Freya yang langsung menghambur memeluk Darren.


Darren hanya diam mematung, diantara bahagia dan malu. Entah kenapa ia begitu malu kepada sang kakak.


"Cih.. " Tukas Heilen kesal.


"Darren, wow...pacarmu bidadari kecil." Pekik Zack


"Wow... " Sambung Leo takjub.


Gerald yang melihat semua itu berupaya mengalihkan perhatian Heilen yang terlihat emosi.


Gerald sendiri secara pribadi diam-diam mengagumi Darren yang tangguh dan pemberani. Sayang Freya masih terlalu kecil, itu membuatnya mendendam kepada Darren.


"Miss Heilen, CEO Astrogun sangat pandai menyembunyikan kekasihnya.Ngomong-ngomong pasti anda sangat cantik. " Goda Gerald.


"Siapa CEO Astrogun? Siapa kekasihnya? " Tanya Heilen polos dan ingin tahu.


"Hahahahahaha.... anda memiliki selera humor yang baik. Pantas saja seorang Presiden direktur Astrogun seperti Mr. G terjerat."


"Mr. G... Presiden direktur Astrogun?? " Gumam Heilen shock. Bagaimanapun ia tak pernah menyangkanya dan Mr. G selama ini selalu mengatakan ia hanya pegawai Astrogun. Pria itu seperti menyimpan banyak misteri, dengus Heilen dalam hati.


Heilen memutar bola matanya antara bingung dan kesal karena merasa dibohongi dan dianggap bodoh


#bersambung

__ADS_1


__ADS_2