
.
.
.
Hari yang ditunggu tunggu pun tiba, hari ini adalah hari pernikahan Adam dan Aruna. Setelah sekian lama menjalin hubungan asmara akhirnya mereka memutuskan untuk kepelaminan.
Adam yang setia dengan cintanya dan Aruna dengan setia mendampingi Adam dan menunggu kapan Adam akan menikahinya?.
"Selamat ya, akhirnya kalian dipersatukan juga." ucap Aisyah sang sahabat.
Aisyah memeluk Aruna yang saat ini sedang berada di pelaminan.
Begitu juga dengan Ren yang memberi selamat pada Adam. Setelah itu mereka pun turun untuk memberikan peluang kepada tamu undangan yang lain. Karena para tamu begitu banyak.
Orang tua Aruna sedang berbincang dengan kolega bisnisnya dan memberitahukan bahwa nanti perusahaan nya akan dikelola oleh sang menantu. Karena ia sudah waktunya untuk pensiun. Para kolega bisnisnya pun mengerti.
Satu persatu para tamu undangan memberikan ucapan selamat kepada kedua pasangan pengantin, tak terkecuali sikembar dan keluarga Henderson. Vera dan Jordan juga ikut meskipun sudah berumur tapi masih bisa hadir.
Tapi sejak triple A memberikan obat herbal untuk Oma dan Opanya, keduanya sudah jarang menggunakan kursi roda lagi.
Rakha memberikan hadiah mobil terbaru untuk Adam. Ray memberikan hadiah berupa paket bulan madu selama seminggu ke negara paling romantis di dunia. Roy memberikan hadiah pesawat pribadi untuk mereka bepergian ke luar negeri. Sedangkan yang lain hanya memberikan ucapan selamat.
"Kalian mau makan apa?" tanya Aisyah pada kedua anaknya.
"Biar kami ambil sendiri ma," jawab Abqari yang memang sudah mandiri sejak usia dini.
"Hmmm, baiklah tapi kalian jangan jauh jauh ya. Banyak orang nanti kalian kesasar," pesan Aisyah. Kemudian ia mendekati suaminya yang sedang berbincang bincang dengan kolega bisnisnya.
Para bocah kembar berkumpul dan sedang menikmati makanan mereka. Mereka tidak bersama orang tuanya, karena mereka juga tidak ingin mengganggu orang tua mereka yang sedang berbincang dengan kolega bisnis masing-masing.
Triple A? Triple A jangan ditanya, setelah selesai nemberi ucapan selamat ketiganya langsung diculik oleh pasangan masing-masing. Dan membawa mereka ke suatu tempat yang mereka anggap tenang.
Kedua pengantin masih sibuk melayani tamu yang hadir dalam acara resepsi pernikahan Adam dan Aruna.
"Apa kamu letih, sayang?" tanya Adam saat melihat raut wajah Aruna yang sudah terlihat lelah. Aruna pun mengangguk.
Adam mendudukkan Aruna di sofa pelaminan tersebut dan melepas high heels milik Aruna.
"Tidak usah pakai sepatu ini lagi, ini terlalu tinggi," kata Adam Lalu menyimpan high heels tersebut disisi sofa.
__ADS_1
"Iya, aku jarang memakai heels jadi rasanya kurang nyaman," jawab Aruna.
Sementara disisi lain, 17 bocah sedang memperhatikan gerak gerik seorang wanita berpakaian terbuka dibagian atas, meskipun gaun yang ia kenakan menjuntai ke bawah tapi belahan gaunnya cukup tinggi. Sehingga menampakkan p*ha mulusnya.
"Lihat wanita itu, sepertinya ingin mendekati papa," kata Davion yang tidak suka Ray didekati oleh wanita lain.
"Kita kerjain aja," kata Aksa Delvin yang timbul ide jahilnya.
"Setuju...!" ucap mereka serentak.
Davina membawa segelas jus alpukat dan berjalan mendekati wanita itu yang sedang mengincar Ray. Sedangkan Nadine lagi kumpul bersama Cahaya dan yang lainnya Vera dan juga Diva.
Davina berjalan dengan tenang mendekati wanita itu. Sedangkan Abqari, Davion, Danendra dan Rayyan sudah lebih dulu ke toilet. Mereka bersembunyi dibalik tembok menunggu wanita itu masuk nantinya.
Davina berpura-pura tersandung dan jus yang dibawanya pun tumpah mengenai gaun wanita itu.
"Hei...apa apaan kamu? Kau sudah membuat gaunku kotor," tanya wanita itu marah.
Ray segera menghampiri anaknya dan melihat keadaan Davina.
"Kamu tidak apa-apa sayang?" tanya Ray, Davina menggeleng.
"Syukurlah, lain kali hati hati ya," ucap Ray.
"Ehh, jadi itu anakmu? Gak apa-apa kok, nanti juga bisa dicuci," tanya wanita itu yang seketika berubah ramah dan baik. Padahal sebelumnya ia ingin menampar bocah itu.
"Saya akan ganti rugi," ucap Ray.
"Gak usah, gak usah," jawab wanita itu lalu pergi ke toilet.
Aleta memberitahu saudara saudaranya bahwa wanita itu sedang menuju ke toilet. Keempat bocah yang sudah menunggu pun sudah bersiap siap. Saat wanita itu masuk, keempat bocah itu segera mengunci wanita itu dari luar dan memberi palang bahwa toilet rusak. kemudian mereka pun bertos ria dan pergi meninggalkan tempat itu dengan tertawa.
"Gimana?" tanya Davina saat mereka sudah berkumpul semua.
"Beres, calon pelakor sudah disingkirkan," jawab Davion.
Kemudian Danendra, Davion, Kenzo, Kenzie, Aksa Delvin, Kayden, Rayyan, Abqari dan Aldebaran naik keatas panggung. Tanpa diminta mereka akan menyanyikan sebuah lagu untuk kedua pengantin dan para tamu undangan.
Awalnya para tamu undangan merasa heran melihat 9 bocah laki-laki tiba tiba naik keatas panggung.
"Ini atas inisiatif kami sendiri untuk menghibur anda para tamu undangan dan kedua mempelai kita," kata Davion lantang melalui mic. MC hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku mereka yang begitu menggemaskan.
__ADS_1
"Anak siapa sih, ganteng banget?" ucap tamu wanita yang diperkirakan seusia Diva.
"Gemas banget aku melihatnya, pengen aku bawa pulang saja salah satu dari mereka," ucap wanita yang lain pula.
Kemudian 9 bocah kembar tersebut pun menyanyikan beberapa lagu, para tamu undangan terdiam seolah terhipnotis oleh suara merdu mereka.
"Anakmu by," kata Aisyah.
"Anakmu juga sayang, aku hanya menyediakan bahan bahannya, tapi yang punya cetakan itu kamu, sayang." ucap Ren.
"Issh... hubby pikir mereka kue apa?" tanya Aisyah.
"Seumpamanya sayang," jawab Ren.
Sikembar dan istrinya sedang berkumpul bersama keluarga mereka, tidak berapa lama datang triple A dan pasangannya yang entah kemana?.
"Darimana saja kalian?" tanya Vera dan Diva hampir bersamaan.
"Cari makanan Mom, Oma." jawab triple A serentak.
"Disini sudah disediakan makanan, tapi masih mencari diluar," kata Darmendra.
"Kami kerumah makan ikan bakar itu Dad," kata Lina.
"Bilang aja mau pacaran," Ram menimpali.
"Ah sudahlah, lebih baik cari minum," jawab triple A dan pergi menuju stand minuman. Sedangkan Randy, Carel dan Abigail hanya diam saja. Memang benar mereka hanya pergi makan tapi mereka juga ingin berduaan.
Sementara dipanggung masih berlanjut 9 bocah laki-laki itu masih bernyanyi. Setelah menyelesaikan beberapa lagu barulah mereka turun. Para tamu undangan bersorak dengan tepuk tangan yang bergemuruh seolah baru tersadar dari lamunan mereka.
Kedua mempelai pun turut merasa senang, tidak perlu mengundang artis ternama. Dengan persembahan 9 bocah laki-laki itu saja sudah membuat para tamu undangan terhibur.
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, wanita yang sedang terkunci didalam toilet pun akhirnya dikeluarkan oleh petugas kebersihan. Wanita itu mengumpat habis habisan, bahkan satu kebun binatang pun semua ia sebut.
Keluarga Henderson pun pamit pulang, meskipun besok adalah hari Minggu tapi mereka membawa anak anak dan tidak boleh terlalu malam.
Para tamu undangan yang lain masih menunggu acaranya hingga selesai. karena nanti ada acara dansa untuk para tamu yang sudah berpasangan.
Triple A juga segera pulang karena bagi mereka acara seperti ini sangat membosankan.
.
__ADS_1
.
.