Transmigrasi Gadis Pembunuh

Transmigrasi Gadis Pembunuh
eps 25.Hubungan


__ADS_3

"Apa yang harus kulakukan?"


"Jika ini terus berlanjut,aku bisa gila"Monica mengacak-acak rambut.Ia merasa sangat frustasi sekarang.


"Aku harus pergi ke psikiater"


"Tapi…Bagaimana caraku membayarnya?"


"Aku tak memiliki uang sepeserpun"


"Deon juga tidak akan membantuku"Monica menggigit ujung jarinya,ia sedang memikirkan jalan keluar untuk masalahnya.Namun berkali-kali ia memikirkannya,ujung-ujungnya selalu jalan buntu yang ia dapatkan.Selama ini biaya hidupnya selalu di tanggung oleh orang lain.Meski ia pernah sekali mengalami kesulitan uang karena di usir dari kediaman Louis,namun Monica masih bisa mencari uang dengan menjual tubuhnya.Tak perlu berpikir dua kali bagi Monica untuk melakukan pekerjaan kotor seperti itu,karena ia memang sudah terbiasa hidup seperti itu.Tapi sekarang ia tak bisa melakukan pekerjaan itu karena wajahnya yang rusak karena siraman sup panas beberapa waktu yang lalu.


Ceklek…


Monica yang masih berada dalam keadaan melamun tak menyadari kedatangan seseorang.Orang itu terlihat berjalan mendekat kearahnya.


"Monica"orang itu lalu menyentuh pundak Monica sembari terus memanggil namanya.


Monica yang telah tersadar langsung tersentak begitu melihat siapa yang ada di sampingnya.


"Daniel,apa yang kau lakukan di sini"


"Kau tahukan kita tak bisa bertemu di tempat umum seperti ini?"


"Bagaimana jika Deon melihat kita?"Monica terlihat sangat khawatir,ia beranjak dari ranjangnya kemudian langsung berlari mengunci pintu.


Grep…


Tanpa menjawab pertanyaan Monica,Daniel langsung memeluk wanita itu dengan sangat erat.Monica mencoba meronta untuk melepaskan pelukan pria itu,namun tenaganya tak cukup mampu untuk melawan tenaga Daniel.Pada akhirnya ia hanya bisa pasrah membiarkan Daniel memeluknya.


"Maaf,aku tak bisa menahan untuk tidak bertemu denganmu"


"Aku sangat merindukanmu"ucap pria itu lembut tanpa melepaskan pelukannya dari Monica.


"Daniel…Kita tidak bisa terus seperti ini"


"Aku sudah menjadi istri sah Deon"


"Kita tidak bisa menjalin hubungan ini lagi"


"Aku harap kau bisa mengerti keadaanku"

__ADS_1


Flashback…


Selama ini Monica memang memiliki hubungan terlarang bersama asisten Deon itu.Itu semua berawal saat Monica di usir dari kediaman louis.


Saat itu Monica tak tahu harus pergi kemana.Ia pun tak memilki tujuan dan uang sepeser pun.Teman-teman kuliahnya juga tak ada yang mau membantunya.Dalam keadaan seperti itu Monica tak ada pilihan lain selain mencari uang sendiri.Namun ia tidak ingin lelah bekerja dan memilih jalan pintas untuk mendapatkan banyak uang.


Lalu suatu hari,Monica di protes oleh salah satu pelanggang yang menyewanya karena sudah berani mencuri jam tangan miliknya.Tentu saja Monica menyangkalnya,meski sebenarnya memang ia yang mengambilnya.Namun pelanggannya itu tak mau mempercayai perkataannya dan meminta Monica untuk membayar ganti rugi.Monica yang menolak permintaan pria tersebut,memilih untuk melarikan diri.Dan di saat ia berlari ia tak sengaja bertemu dengan Daniel.Saat itu mereka tidak saling mengenal satu sama lain.


Monica yang melihat Daniel langsung memohon perlindungan dari pria tersebut.Daniel yang merasa tidak tega,akhirnya menolong Monica.Ia langsung menghajar pria yang mengerjar Monica hingga pingsan.


Monica langsung mengucapkan banyak terima kasih kepada Daniel karena sudah menolongnya.Daniel yang merasa penasaran dengan apa yang terjadi kepada Monica langsung bertanya.


Dengan bercucuran air mata,Monica menceritakan keadaannya kepada Daniel,namun semua yang ia katakan nyatanya hanyalah kebohongan belaka.


Monica berkata bahwa dirinya adalah korban pemerkosaan.Namun orang yang memperkosanya tak mau bertanggung jawab.Ia juga di usir oleh keluarganya karena di anggap hanya memberi aib yang memalukan.Ia juga berkata bahwa dirinya telah di jebak seseorang untuk bekerja sebagai pel*curan.Dan pria yang mengejarnya tadi adalah pelanggan yang telah menyewa.Dan alasan pria itu mengejarnya adalah karena ia tidak mau melayaninya.


Sungguh,cerita dan akting Monica mampu membuat pria itu mempercayainya.


Daniel yang merasa iba pun menawari Monica untuk tinggal di tempatnya.Lagi pulang ia memang tinggal seorang diri.Ia juga berjanji akan membiayai kebutuhan Monica,jika seandainya Monica belum memiliki pekerjaan.Monica yang mendengar tawaran tersebut tentu saja merasa senang,jika di lihat dari penampilan pria di sampingnya itu sudah jelas pria itu termasuk orang yang kaya.Namun ia tak langsung menerima tawaran tersebut,ia tak ingin pria itu menganggap dirinya sebagai wanita murahan.Dan seperti yang Monica ketahui pria seperti Daniel pasti akan merasa kasihan kepadanya dan akan terus memaksanya untuk ikut.Dan benar seperti dugaannya, Daniel terus memaksanya ikut karena merasa kasihan harus membiarkan wanita seperti Monica harus hidup terlunta-lunta.Akhirnya Monica pun menerima tawaran Daniel.


Dan di saat mereka tinggal bersama,muncul rasa cinta di hati Daniel kepada Monica.Mereka pun menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih.Alasan Monica menerima Daniel pun bukan karena mencintainya,tapi hanya untuk memanfaatkan pria itu.


Flashback off…


"Lihat ini,ini dan juga ini"Daniel menunjuk semua luka yang terdapat di tubuh Monica dengan raut wajah yang kesal.


"Belum genap satu bulan kau mendapat gelar itu,namun kau sudah mendapat luka seperti ini"


"Apalagi jika sudah bertahun-tahun"


"Apa kau tidak sadar,gelar nyonya Anderson itu seperti sebuah kutukan turun-temurun"


"Setiap wanita atau pria yang menjadi menantu pertama di sana akan mendapat kesialan"Daniel tidak mengada-ada saat mengucapkannya,kenyataannya memang hampir sebagian besar menantu dari keluarga itu selalu di timpa kemalangan entah itu penyakit,kebangkrutan dan yang terparah adalah kematian.Namun terlepas dari benar atau tidaknya tergantung dari bagaimana orang-orang memikirkannya


"Daniel…Itu semua tidak benar"


"Tidak ada hal seperti itu di dunia ini"sebenarnya Monica juga merasa takut mendengar perkataan Daniel,terlebih ia pernah mengalami hal di luar akal manusia.Akan tetapi Monica tak memiliki pilihan lain selain bertahan.Lagi pula ia bukanlah menantu pertama di keluarga itu,jadi tak ada alasan untuknya merasa takut.


Daniel menghela napas panjang mendengar jawaban Monica.Ia lalu mengelus pipi Monica dengan lembut.


"Monica,aku tahu selama ini kau tak pernah merasa bahagia hidup bersama Deon"

__ADS_1


"Meski kau sudah menjadi nyonya Anderson satu-satunya"


"Deon tidak akan pernah mencintaimu"Daniel menjeda ucapannya,ia meraih kedua tangan Monica sembari menatap mata wanita itu dalam.


"Monica,bercerailah dengan Deon dan menikahlah dengannku"


"Aku mungkin tak sekaya Deon"


"Tapi,aku akan berusaha mencukupi kebutuhanmu secara lahir dan juga batin"


"Aku pastikan kau akan bahagia setelah menikah denganku"Usai mengatakan hal itu,Daniel mencium tangan Monica dengan lembut.


Perkataan serta perlakuan Daniel kepadanya sedikit menyentuh hatinya.Namun itu tak membuat Monica menerima pernyataan cinta pria itu.Alasannya cukup sederhana,Daniel tidak sekaya Deon.


"Maaf Daniel…Aku tidak bisa…"ucap Monica sambil melepas tangannya dan genggaman Daniel.


Wajah Daniel langsung berubah kecewa.Lagi-lagi ia mendapat penolakan yang sama dari Monica.


"Kenapa?"tanya Daniel lirih.


Monica memalingkan wajahnya.Melihat Daniel seperti itu membuatnya merasa bersalah.Bagaimanapun juga pria itulah yang selama ini selalu mendukung dan mencintainya dengan tulus.Daniel adalah orang pertama yang memberinya cinta yang tak pernah Monica,dapatkan sejak ia kecil.Namun di dunia yang keras ini hidup hanya bermodalkan cinta tak akan membuat perut kenyang.


"Daniel…Kau tahu bukan alasan ku bertahan adalah putraku"


"Aku tak bisa meninggalkan Deon dan membuat Revan terpisah dengan ayah kandungnya"


"Aku mohon padamu"


"Untuk sekali ini saja,tolong mengertilah"Monica menangkupkan kedua tangannya di hadapan Daniel.Daniel yang merasa tidak tega akhirnya menyerah.


"Baiklah Monica,jika itu memang keputusanmu"


"Aku tak akan memaksamu lagi"


"Tetapi,kau harus ingat satu hal"


"Aku akan selalu menunggumu"usai mengatakan hal itu Daniel kembali memeluk Monica dengan erat.Tubuhnya terlihat sedikit bergetar karena menahan tangis.


Cup…


"Aku pergi"Daniel mencium kening Monica dengan lembut lalu berpamitan.

__ADS_1


Monica menatap punggung Daniel yang berlalu dengan tatapan kasihan.Mau bagaimana lagi,Monica tak bisa menerima pria itu,karena Daniel tak memiliki apa yang ia inginkan.


__ADS_2