
Kenyataan bahwa Jihan bukanlah anak sah dari Leonardo tentu saja sangat mengejutkan Kyara.Bukan hanya kebenaran tentang status Jihan saja,melainkan ada hal lain yang jauh lebih mengagetkan Kyara lagi yaitu,fakta bahwa ternyata Steffy bukanlah ibu kandung Jihan,melainkan Bibi dari Jihan.
Kalian pasti bertanya-tanya.
Mengapa bisa begitu?
Semua ini berawal dari rasa penasaran Kyara akan sikap benci Steffy yang terlalu berlebihan kepada Jihan,padahal Jihan adalah anak kandungnya sendiri.
Awalnya Kyara mengira Steffy memiliki permasalah seperti gangguan kepribadian.Namun setelah ia telusuri,ternyata dugaannya tidak benar.Tidak ada catatan medis apapun yang menyatakan bahwa Steffy memiliki gangguan kepribadian atau semacamnya.Jika pun Steffy memiliki gangguan kepribadian, seharusnya sikap benci juga ia lampiaskan kepada anaknya yang lain.Namun kali ini,Steffy hanya menunjukan rasa bencinya kepada Jihan dan juga Leonardo.
Hingga akhirnya Kyara memutuskan untuk menyelidiki lebih jauh mengenai alasan mengapa Steffy memperlakukan Jihan begitu buruk.
Flashback….
Steffy pov…
Aku adalah anak sulung dari kedua orangtuaku.Ayahku adalah seorang pembisnis yang handal dan ibuku adalah seorang ibu rumah tangga.
Aku juga memiliki seorang adik perempuan yang hanya berbeda dua tahun lebih muda dariku,namanya Stella.
Aku dan Stella memiliki sifat dan kepribadian yang berbeda.Aku yang cenderung cuek dan juga tomboy sangat berbanding terbalik dengan Stella yang di kenal lemah lembut namun manja.
Bukan hanya sifat dan kepribadian yang membedakan kami.Tetapi dari segi fisik dan kecerdasan,aku jauh lebih unggul di banding Stella.
Di kampus aku di kenal sebagai gadis primadona.Meski terlihat cuek dan tomboy namun hal itu tidak menutup kecantikan yang aku miliki.Di tambah kecerdasan otak yang ku punya membuat diriku menjadi incaran para lelaki di kampus.
Sedangkan Stella,ia tidak memiliki keahlian dalam bidang akademis apapun.Bahkan kekuatan fisiknya juga sangat lemah hingga membuat ia harus mendapat perhatian serta penjagan khusus dari orang lain.
Meskipun Stella tidak ahli dalam akademis,namun ia sangat berbakat dalam hal seni terutama melukis.Bahkan lukisan yang ia buat sudah di akui oleh pelukis terkenal yang ada di negera kami.Dan tentu saja hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami.Karena akhirnya,setelah banyaknya kegagalan yang di alami Stella.Akhirnya ada satu kemampuannya yang membuatnya bersinar.
__ADS_1
Pencapaian yang di dapatkan oleh Stella tentu saja menjadi sebuah pencapaian yang sangat luar biasa bagi kedua orangtua kami.Ayah dan Ibu selalu membanggakan dan memuji-muji Stella di hadapan teman-teman mereka setiap kali kami bertemu di sebuah acara.
Dan…Jujur.Pencapaian yang di capai oleh Stella membuatku sangat iri.
Walaupun aku terkenal dan selalu di puji oleh teman ataupun guru karena prestasiku di sekolah.Nyatanya…Di rumah…Aku tidak mendapatkan hal yang seperti itu.
Jangankan di banggakan oleh kedua orangtuaku,di puji saja tidak pernah.
Dari kecil hingga aku dewasa,ayah dan ibu lebih memperhatikan Stella di bandingkan diriku.Di karenakan tubuhnya yang lemah membuat Stella harus di jaga penuh oleh ayah dan ibu.Dan sebagai seorang kakak aku harus mengerti dan mengalah kepada adikku.Walaupun berat karena harus terus mengalah,namun aku bisa melalui semua itu.
Lama-kelamaan,sikap perhatian mereka kepada Stella berubah menjadi memanjakan.Hingga membuat Stella suka bertindak semaunya.Apapun yang ia inginkan maka harus di kabulkan oleh ayah dan ibu.Bahkan pernah satu kali saat Stella melihat baju rajutan yang aku kenakan dan dia menginginkannya.Tentu saja aku menolak permintaannya,karena baju itu adalah hadiah ulang tahun dari kekasihku.
Stella yang mendengar penolakan dariku untuk pertama kalinya,tentu saja sangat terkejut.Namun ia tidak menerima penolakanku begitu saja dan terus memaksaku untuk memberikan baju itu.
Akhirnya kami pun bertengkar hebat.Berkali-kali Stella menarik baju rajutan yang saat itu masih melekat di badanku.Aku terus mencoba mempertahankan barang milikku.Sudah cukup bagiku untuk terus mengalah darinya.
Kami terus saling tarik-menarik hingga baju itu akhirnya robek.Aku yang melihat itu tentu saja sangat marah,spontan aku langsung mendorong adikku hingga terjatuh.
Melihat kedatangan mereka yang tiba-tiba,membuatku sangat terkejut.Aku pun langsung mencoba menjelaskan kejadian sebenarnya.Namun sebelum itu terjadi,Stella lebih dulu berbicara dan dia memfitnahku.
Dia mengatakan bahwa aku telah mengambil bajunya dan tidak mau mengembalikannya.Mendengar perkataan Stella yang memfitnahku seperti itu,tentu saja aku tidak tinggal diam.Aku langsung membantah tuduhan itu.
Akan tetapi,belum sempat aku melakukan pembelaan.Ayah sudah menampar pipiku dengan sangat keras.
Aku langsung terdiam membisu sembari menyentuh pipiku yang baru saja di tampar oleh ayah.
Air mataku tiba-tiba menetes.Aku menatap ayahku dengan tatapan tidak percaya.Wajah ayah terlihat sangat marah saat itu.
Tidak…Seharusnya bukan aku yang di perlakukan begini….
__ADS_1
Aku beralih menatap ke arah ibu.Ibu terlihat membuang mukanya ke arah lain seakan merasa jijik bertatapan denganku.Di pelukan ibu terlihat Stella yang sedang memasang tampang yang sangat menyedihkan.Jika saja aku tidak berada di posisi seperti sekarang.Mungkin aku juga akan kasihan melihatnya.
Tatapan kami bertemu sejenak.
Deg…Hatiku tiba-tiba merasa lebih sakit lagi.Walaupun singkat namun aku dapat melihat sekilas Stella melayangkan senyum sinisnya kepadaku.
Dan setelah kejadian itu,ayah dan ibu langsung menghukumku.Mereka memotong uang jajanku selama setahun.Bukan hanya itu,mereka juga menyuruhku untuk memberikan baju rajutan itu kepada Stella.Aku ingin menolaknya.Namun bayangan saat ayah menamparku masih terekam jelas di kepala.Karena tak ingin mengalami kejadian itu lagi,aku terpaksa memberikannya.
Dan sejak saat itu,aku mulai membenci keluargaku,terutama Stella
Hai…Hai…
Bersama author Queena di sini
Author sengaja begadang buat update lebih awal,karena besok author bakal sibuk
Dan kayaknya author bakal sibuk ampe malam,jadi lebih baik up sekarang daripada nggak
Maaf kalo ada typo dan kesalahan dalam penulisan
Harap maklum,soalnya author bikin ini sambil merem melek nahan ngantuk hehe…
Tapi demi kepuasaan Readers semua… Author rela begadang sampe pagi💪💪
Jadi…Jangan lupa likenya ya👍
Gak di like juga gakpapa💩
Tapi kalo bisa sih di like😀hehe
__ADS_1
Sampai di sini dulu ya…Bye bye🤗