Transmigrasi Gadis Pembunuh

Transmigrasi Gadis Pembunuh
eps 49.Buah persik abadi


__ADS_3

Syutt….


Tak….


Sesuatu melesat dengan cepat di samping wajah Ben hingga membuat pria itu terkejut dan diam membeku di tempat ia berdiri.Di pipi kanannya terdapat luka goresan akibat benda yang melesat tadi.


Glek…


Susah payah Ben menelan salivanya,dengan gerakan perlahan ia mencoba menoleh ke arah di mana sebuah pisau telah tertancap kuat di sana.


"Oh…Maaf"


"Aku tidak sengaja"suara lembut seorang wanita terdengar dari dalam ruangan itu hingga membuat Vincent dan juga Ben seketika langsung menoleh ke arahnya.


Terlihat seorang gadis berparas manis sedang menatap mereka dengan senyum yang ramah.Namun bukan hanya gadis itu yang menjadi pusat perhatian mereka,melainkan ruangan yang kini terlihat sangat berantak.Terdapat banyak serpihan gelas kaca yang pecah di lantai beserta tumpahan anggur yang hampir memenuhi lantai ruangan.Di beberapa sudut tembok terlihat beberapa makanan yang menempel di sana.Jika di lihat-lihat lagi ruangan itu lebih mirip tempat pembuangan sampah di bandingkan privat room.


Tanpa memperdulikan tatapan kebingungan dari keduanya,gadis itu memilih untuk duduk lalu menuangkan sebotol anggur yang tersisa di sebuah gelas kemudian meminumnya.Ia memalingkan wajahnya ke arah lain tak sedikitpun merasa tertarik dengan kedatangan kedua pria tampan itu.Cukup aneh bagi yang sudah mengenal tabiat asli sang gadis yang begitu menyukai pria tampan.Entah apa yang telah terjadi kepadanya hingga membuat gadis itu mengabaikan keduanya.


"Maaf…Atas ketidaknyamannya tuan Abelano"


"Temanku sedang dalam kondisi kurang stabil"


"Akhir-akhir ini penyakitnya sering kambuh secara tiba-tiba"ucap pria sebelumnya menjelaskan.


"Jika kalian merasa kurang nyaman"

__ADS_1


"Aku bisa memesankan ruangan lain"tawarnya kemudian.Meski itu bukanlah kebiasaan dari pria itu karena harus meminta maaf atas nama temannya dan harus bersikap ramah.Akan tetapi demi keamanan mereka berdua,ia harus melakukan hal itu meski ia tidak menyukainya.


Bagaimanapun juga Vincent adalah seseorang yang memiliki kekuasaan di negara tersebut.Terlebih ia juga terkenal sangat kejam kepada orang-orang yang telah mengusik dirinya.Meskipun mereka juga memiliki keahlian yang cukup bagus dalam bela diri,tetap saja mereka berdua tidak akan mampu untuk melawan.Lagi pula mereka masih memiliki akal sehat untuk tidak mencari mati kepada orang yang memiliki kekuasaan di atas mereka.


"Tidak perlu,aku tidak punya banyak waktu untuk hal itu"Vincent langsung menolak maksud baik dari pria itu.Lalu ia merogoh sesuatu di saku jasnya dan meletakkannya di atas meja.


"Aku ingin kalian mencari tahu keberadaan gadis ini"ucap Vincent sembari menunjuk sebuah foto yang baru saja ia letakkan.


"Aku ingin kalian menemukan semua informasi tentang gadis itu"


"Dan juga,aku ingin kalian melacak seseorang yang telah melakukan kekacauan di acara penobatan kemarin malam"


"Tanpa ku beri tahu kalian juga sudah pasti tahu apa yang terjadi saat itu bukan"ujar Vincent tak ingin berbasa-basi.


Gadis dan juga pria tadi terlihat saling memandang sejenak,mereka saling memberi isyarat lewat tatapan mata.Si pria terlihat melayangkan tatapan bertanya kepada sang gadis apakah gadis itu bisa melakukan tugas yang di berikan oleh Vincent.


"Tentu…Aku bisa melakukannya"


"Aku akan memberikan informasi gadis itu kurang dari satu minggu"jawaban dari gadis itu membuat Vincent sangat puas,sebentar lagi ia akan menemukan keberadaan pujaan hatinya itu.


"Tetapi tentu saja dengan bayaran yang pantas"sambung gadis itu lagi.


"Tentu saja,aku akan memberikan kalian bayaran"Vincent lalu kembali merogoh sesuatu di jasnya yang ternyata selembar cek kosong yang sudah di tanda tangani olehnya.


"Kalian bisa menulis nominalnya sesuka kalian"ujar Vincent seraya meletakkan cek kosong itu di hadapan keduanya.

__ADS_1


Akan tetapi cek itu langsung di tolak oleh keduanya.Dan tindakan dari keduanya membuat tatapan Vincent dan Ben berubah heran.


"Kami ingin sesuatu yang lain sebagai imbalannya"ucap sang gadis sambil mendorong kembali cek tersebut ke hadapan Vincent.Vincent mengangkat sebelah alisnya.


"Apa yang kalian inginkan?"tanya Vincent dengan tatapan yang menyelidik.


Gadis itu menghela napas sejenak sebelum mengatakan keinginannya.


"Kami menginginkan buah persik abadi"


"APA…!!!"teriak Ben penuh dengan rasa keterkejutan.Bukan hanya Ben Vincent pun juga merasa terkejut dengan permintaan gadis itu,hanya saja ia tidak menunjukkannya dan masih menampilkan raut wajah yang tenang.


"Apa kau sadar dengan permintaanmu itu Nona"


"Buah persik abadi adalah harta paling berharga di keluarga Abelano"ucap Ben dengan raut wajah tak suka.


Buah persik abadi adalah harta turun-temurun di keluarga Abelano yang paling berharga.


Seperti namanya,pohon dari buah itu memiliki umur yang begitu panjang hingga ratusan tahun.Bahkan pernah di temukan pohon yang berusia lebih dari seribu tahun.Namun bukan itu yang menjadi alasan mengapa tanaman itu sangat berharga,melainkan khasiat yang di miliki oleh tanaman tersebut.Konon siapa pun yang memakan buahnya akan memiliki umur yang panjang.Bukan hanya itu,buah itu juga berkhasiat untuk menangkal berbagai jenis racun.Namun tak seperti buah persik kebanyakan yang memiliki rasa yang manis,buah persik abadi justru memiliki rasa yang sangat pahit.Dan karena rasanya yang sangat pahit orang-orang tidak ada yang sanggup untuk mengkonsumsinya secara langsung dan memilih menjadikan buah itu sebagai krim untuk kulit.Meski tidak sebagus saat di konsumsi namun efek yang di berikan cukup untuk membuat kulit menjadi awet muda.Dan jika di oleskan pada luka maka luka itu akan cepat sembuh dan tidak meninggalkan bekas sama sekali.Karena khasiatnya yang begiti luar biasa,membuat tanaman itu menjadi incaran orang-orang,terutama orang-orang kaya.


Akibat selalu di buru oleh manusia,lama-kelamaan tanaman itu semakin berkurang dan nyaris punah.Pengembangbiakan tanaman yang sangat sulit dan begitu lambat menjadi salah satu penyebab langkanya tanaman itu.


Lambat laun tamanan itu pun semakin sulit untuk di temukan dan nyaris terlupakan oleh orang-orang masa kini,hingga orang-orang menyebut bahwa tanaman itu hanyalah mitos jaman dulu.


Namun kemunculan tanaman itu pada sebuah lelang di seratus tahun yang lalu begitu menggemparkan masyarakat.Hingga banyak orang kaya di masa itu mencoba untuk mendapatkannya.

__ADS_1


Perebutan sengit terjadi saat itu,bahkan ada yang sampai rela untuk memberikan seluruh hartanya untuk bisa mendapatkan tanaman itu.Namun pada akhirnya tanaman itu di menangkan oleh kakek buyut Vincent yang mana saat itu keluarga Abelano merupakan keluarga terkaya no 1 di dunia.Dan hingga saat ini tanaman itu masih tumbuh subur di kediaman utama keluarga Abelano dan menjadi harta karun keluarga itu.


__ADS_2