
Deon sedikit terkejut mengetahui Kyara mampu membujuk putranya itu dengan cepat,bahkan Revan langsung terlihat akrab dengan Kyara seakan mereka sudah kenal lama sebelumnya.Ia sedikit penasaran dengan cara apa Kyara membujuk Revan untuk menerimanya,namun untuk apa ia peduli,selagi putranya merasa nyaman bersama Kyara maka tak ada alasan baginya untuk tidak menerima perempuan itu bekerja sebagai pengasuh Revan
Kyara tertawa puas di dalam hatinya karena berhasil melakukan rencana pertamanya untuk bisa masuk ke kediaman Anderson.Setelah ini ia bisa dengan leluasa mengamati sekaligus menyelidiki tentang kejadian sebenarnya dari kasus keracunan Revan yang sebenarnya di dalangi oleh Monica.
Saat ini Kyara sedang melancarkan aksinya,menelisik seluruh ruangan yang di duga terdapat cctv di dalamnya.
Tempat pertama yang ia datangi adalah dapur yang mana dalam ingatan Jihan,tempat itu adalah tempat di mana Jihan di tuduh melakukan tindak kejahatan yang tak pernah di lakukannya.
Tempat kedua adalah ruang makan di mana Revan mengalami keracunan akibat makanan buatannya.Dan hal itu yang membuat Jihan di curigai telah meracuni Revan.Bukan hanya itu,Jihan juga di tuduh menghapus rekaman cctv yang merekam bukti kejahatannya,padahal sebenarnya rekaman itu tak pernah ada alias kejadian itu tak pernah di rekam sama sekali.
Namun jika dipikir berkali-kali tuduhan yang di berikan kepada Jihan sangat tidak masuk akal bagi Kyara.Hanya karena Jihan yang memasak makanan itu ia langsung di tuduh begitu saja tanpa bisa membela diri.Ia bahkan sampai di pukuli oleh suaminya sendiri atas hal yang tak pernah ia lakukan.Dan satu lagi,Jihan juga di tuduh menghilangkan jejak dengan menghapus rekaman cctv tersebut.Jika itu memang benar, kenapa Jihan hanya menghapus setengah dari rekaman cctv dan bukan semuanya.Terlebih di saat kejadian itu terjadi, Jihan terus berada di samping Revan yang tak sadarkan diri akibat keracunan makanan.Bahkan hampir semua orang berada di sana,kecuali si wanita iblis itu.Ia baru datang sekitar 20 menit setelah kejadian itu dan tak ada yang bertanya ia dari mana apalagi sampai mencurigainya,karena semua tuduhan telah di berikan kepada Jihan.
Hanya ada satu alasan mengapa mereka dengan mudah percaya kebohongan tersebut.Mereka itu bodoh.Tak ada kata yang lebih tepat untuk mendeskripsikan mereka selain kata itu.
Pantas saja semua orang di kediaman tersebut sangat mudah di manipulasi oleh wanita iblis itu.Mereka terlalu bodoh untuk menyadari tentang fakta yang sebenarnya.
"Sepertinya lawan mainku ini hanya sekumpulan orang-orang tidak berguna,terutama Deon itu"
__ADS_1
"Tidak heran mengapa saham perusahan Anderson mengalami penurunan setelah dipimpin olehnya"ucapnya dengan nada penuh ejekan.
Malam hari…
Setelah selesai menidurkan Revan,Kyara langsung masuk ke dalam kamarnya untuk mengerjakan sesuatu.
Tak tak tak…
Matanya sangat fokus menatap layar komputer di depannya.Kini penampilannya sudah kembali seperti semula.Jari-jari lentiknya terus mengetik keybord komputer, dengan telitinya ia memperhatikan apa yang ada di layar tersebut.Seringai penuh kepuasan muncul di bibirnya yang mungil karena telah berhasil mendapatkan informasi yang bisa ia jadikan sebagai alat untuk membalaskan dendam.Hanya perlu beberapa hal lagi yang harus Kyara persiapkan dan setelah itu pembalasan dendamnya akan sempurna.
Setelah berhasil mendapatkan apa yang ia cari,Kyara kembali melakukan tugas lain.Kali ini ia berencana membuat sebuah goncang pada perusahan Anderson sebagai awal pembalasan dendamnya.
🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋🦋
Masih di waktu yang sama.Keluarga besar Abelano di kejutkan oleh keinginan Vincent yang ingin menikah.Tentu saja itu menjadi kabar baik untuk mereka,kecuali bagi seorang wanita yang sedang di landa amarah yang begitu besar setelah mengetahui kabar tersebut.Tangannya terkepal sangat kuat hingga urat-urat tangannya terlihat menonjol di balik kulit mulusnya itu.Dia adalah Elena Del Frans yang merupakan sepupu Vincent dari pihak keluarga ibu.Dari dulu ia sudah menaruh hati pada sepupunya tersebut,namun cintanya terhalang oleh hubungan keluarga.
Meskipun kini ia sudah menikah dengan seorang pria yang merupakan seorang pengusaha yang sangat sukses dan juga tak kalah tampan bila di bandingkan dengan Vincent,namun bagi Elena Vincent adalah satu-satunya pria yang ada di hatinya dan tak kan pernah tergantikan oleh siapapun.Ia pun tahu bahwa perasaannya itu adalah sebuah kesalahan.Namun ia tak peduli,yang terpenting baginya ialah Vincent adalah cintanya dan harus menjadi miliknya.
__ADS_1
"Hahaha…Akhirnya kau memiliki niat untuk menikah"
"Dulu aku khawatir kau akan membujang selamanya dan membuat keturunan Abelano terputus"
"Tapi sekarang aku sadar ke khawatiran ku itu sangatlah berlebihan"
"Sekarang katakan padaku wanita mana yang telah berhasil menarik perhatian cucuku ini"ucapnya sambil menepuk-nepuk pundak cucu kesayangannya itu.Senyum penuh kebahagiaan terlukis di wajahnya yang telah di penuhi oleh keriput, namun itu tak mengurangi wibawanya sebagai seorang pria yang pernah berjaya di masanya.
"Aku tak tahu"jawaban singkat dari Vincent membuat orang-orang yang berada di sama menjadi bingung terutama para orang tua.
"Apa maksud dari perkataan mu itu?"
"Kau menyukai seorang wanita tapi kau tak tahu siapa dia?"Vincent hanya diam tanpa mau menjawab pertanyaan dari sang kakek.Otak dan pikirannya sedang tertuju kepada Kyara yang telah berhasil mencuri hatinya.Ia kembali mengingat kejadian kemarin di mana ia hampir kehilangan nyawanya di tangan wanita itu.Walau hanya sekilas ia masih bisa merasakan tangan halus dari wanita itu menyentuh pipinya dan itu berhasil membuat jantungnya berdebar tidak karuan.Awalnya ia mengira itu adalah perasaan takut, namun ternyata itu adalah perasaan mendebarkan ketika seseorang sedang jatuh cinta.Katakan lah ia sudah gila karena jatuh cinta kepada orang yang ingin membunuhnya.Namun itu benar adanya,dia memang benar-benar telah jatuh cinta.
Melihat Vincent yang hanya diam saja, membuat mereka penasaran dengan apa yang dipikirkan oleh pemuda itu.Namun tak ada yang berani membuka mulut untuk hanya sekedar bertanya kecuali sang Kakek yang merupakan orang tertua di keluarga tersebut sekaligus orang yang paling di sayangi oleh Vincent.
"Vin…"belum selesai ia berbicara,perkataannya langsung di potong oleh Vincent.
__ADS_1
"Kakek aku akan kekamar ku dulu untuk melakukan sesuatu"ucap Vincent kepada sang kakek lalu berjalan pergi menuju kamarnya meninggalkan rasa penasaran kepada keluarganya yang hanya bisa tersenyum kecut.Sedangkan sang kakek hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah dari cucunya itu.Dalam hati ia merasa geli dengan tingkah Vincent yang sangat mirip dengannya waktu muda dulu.