Wanita Malam Dan CEO Kaya

Wanita Malam Dan CEO Kaya
2


__ADS_3

Jovita : “Aku terima.”


Madam Ella : “Vita?”


Jeff : “Setuju.”


Jovita : “Berapa gaji yang akan kau berikan padaku?”


Madam Ella : “Vita?”


Jovita : “Tenanglah, madam. Dia sepertinya orang yang memegang kata-katanya.”


Berbisik kepada madamnya.


Jeff : “1 milyar?”


Jovita : “Terlalu murah untukku”


Jeff : “Aku hanya menggajimu untuk pacar kontrakku bukan untuk naik ke ranjangku.”


Jovita : “Aku dikontrak untuk menemani minum seseorang dalam 1 minggu digaji dengan 5 milyar. Untuk 1 bulan, 1 milyar sebagai pacar kontrak? Itu terlalu murah.”


Jeff : “5 triliyun? Kurang?”


Jovita : “Kurang”


Jeff : “20 triliyun dan sebuah mobil sport keluaran terbaru tahun ini.”


Jovita : “Mobil lamborgini keluaran terbaru tahun ini, bagaimana?”


Jeff : “Setuju.”


Jovita : “Baiklah. Tapi kau masih berhutang juga.”


Jeff : “Apa yang kau inginkan lagi?”

__ADS_1


Jovita : “Bukankah kau bilang jika apapun yang aku inginkan dan madam inginkan akan kau turuti?”


Jeff : “Tentu. Tapi setelah kontrak itu selesai dan kau melakukan dengan baik sesuai instruksiku.”


Jovita : “Tentu. Tapi ingat satu hal, aku tidak menjual diriku dan aku tidak akan memuaskan nafsumu itu.”


Jeff : “Oke. Ryan keluarkan kertas kontraknya.”


Ryan adalah sekretaris Jeff, ia mengeluarkan sebuah map dan membuka map tersebut. Dalam map itu terdapat selembar kertas kosong dengan tulisan KONTRAK KERJA di bagian atas tengah. Ryan memberikan map itu kepada Jovita dan sebuah pena.


Jovita menerima map dan pena tersebut, ia mulai menuliskan isi dari kontrak tersebut. Tertulis dalam kontrak:


**KONTRAK KERJA**


Kontrak ini berlaku selama 1 bulan sejak kontrak ditandatangani. Aturan kontrak :



Pihak kedua akan menjadi kekasih kontrak dari pihak pertama.


Pihak kedua tidak akan memuaskan nafsu dari pihak pertama.


Selama kontrak ini masih berlaku, pihak pertama ataupun kedua tidak boleh membuat hubungan dengan lawan jenis masing-masing yang berstatus sebagai kekasih, tunangan, istri, ataupun hanya sekedar teman minum.


Pihak pertama ataupun pihak kedua harus bersandiwara di depan publik seakan-akan benar-benar sepasang kekasih. Dan putus sebagai sepasang kekasih dengan alasan tidak ada kecocokan diantara keduanya.


Dalam kontrak ini, pihak pertama akan memberikan uang sejumlah 20 triliyun dan sebuah mobil lamborgini keluaran terbaru tahun ini. Setelah kontrak ini berakhir, maka pihak pertama akan memberikan apapun yang diinginkan dari pihak kedua dan ketiga. Namun, jika pihak kedua melakukan semua hal dengan baik sesuai instruksi pihak pertama.



Pihak pertama : Jeff Derrick


Pihak kedua : Jovita Helga


Pihak ketiga : Madam Ella

__ADS_1


Saksi : Ryan Bray


Jovita menyerahkan kontrak itu kepada Jeff. Jeff membaca kontrak itu dengan seksama dan teliti, setelah itu ia menerima pena dari Ryan yang memberikannya sebuah pena. Jeff langsung menandatangani kontrak itu dan menyerahkan kontrak pada Jovita. Jovita juga menandatangani kontrak tersebut, serta madam Ella dan juga Ryan.


Jeff : “Berikan kontraknya, aku akan membuat salinannya dan besok akan kukirim padamu.”


Jovita : “Ini, jangan sampai kau mengganti apapun yang sudah kutulis dalam kontrak ini.”


Jeff : “Tentu saja, aku selalu memegang janji dan perkataanku.”


Jovita memberikan kontrak itu kepada Jeff. Dan Jeff memberikan kepada Ryan. Ryan langsung menyimpan kontrak itu.


Jeff : “Kontrak sudah ditandatangani, artinya kau sudah menjadi kekasihku.”


Jovita : “Kita hanya sebatas kekasih kontrak bukan yang lainnya atau lebih.”


Jeff : “Tentu. Dan ya, besok ada acara pesta dansa topeng. Aku ingin kau datang bersamaku.”


Jovita : “Aku akan datang.”


Jeff : “Ryan, nanti kau kirimkan baju padanya dan jemput dia.”


Ryan : “Baik, pak.”


Jeff : “Baiklah madam, urusanku sudah selesai. Aku pergi dahulu. Oh ya, siapa namamu?”


Jovita : “Jovita Helga, kau bisa memanggilku Jovi atau Vita.”


Jeff : “Hem...tapi sebagai sepasang kekasih, kita akan saling memanggil dengan sebutan sayang, ya kan?”


Jovita : “Tentu, tapi hal itu hanya berlaku jika kita berada di depan publik.”


Jeff : "Kenapa? Apa kau malu?"


Jovita : "Sudahlah aku tidak ingin membahasnya."

__ADS_1


__ADS_2