Wanita Malam Dan CEO Kaya

Wanita Malam Dan CEO Kaya
33


__ADS_3

Jovita duduk kembali dan memakan es krimnya lagi. Ia duduk dengan anggun dan memakan es krim bak seorang putri kerajaan. Jeff masih tetap menatap Jovita yang tengah memakan es krim bak seorang putri kerajaan. Jovita yang ditatap tetap membuat dirinya seanggun mungkin agar degup jantungnya kembali teratur. Alhasil dengan usahanya itu, Jovita mulai menyerah dan kembali seperti dirinya yang semula.


Jovita : “Huft...Jeff, kenapa kau tetap menatapku?”


Jeff : “Kenapa? Apa aku salah jika menatapmu?”


Jovita : “Kau tidak kembali bekerja?”


Jeff : “Jam istirahat belum habis, aku masih punya waktu sekitar 30 menit untuk menemanimu makan es krim, sayang.”


Jovita : “Aku menyerah...”


Gumaman Jovita.


Tanpa ba bi bu, Jovita menghabiskan es krimnya dengan cepat, lalu bangkit dari duduknya. Jeff melihat Jovita berdiri dan pergi, tangannya langsung memegang tangan Jovita.


Jeff : “Kau akan kemana?”


Jovita : “Berapa waktu yang kau punya?”


Jeff : “Emm...25 menit? Kenapa?”


Jovita : “Kau bisa menyetirkan?”


Jeff : “Kau meremehkanku?”


Jovita : “Antar aku ke suatu tempat. Minta Ryan kembali ke kantor lebih dulu.”


Jeff : “Ryan!!”


Yang dipanggil pun langsung muncul dan dengan sigap menghadap bosnya.


Ryan : “Ada apa, tuan?”

__ADS_1


Jeff : “Kembalilah ke kantor dulu, aku dan Jovita akan pergi jalan-jalan sebentar.”


Ryan : “Baik, tuan.”


Ryan pergi dan menuju mobil yang dibawanya. Ia langsung melaksanakan perintah tuannya.


Jeff : “Dia sudah kembali ke kantor. Kau ingin mengajakku kemana?”


Jovita berjalan dan masuk ke mobil Jeff. Jeff melihat Jovita sudah masuk, langsung duduk di belakang kemudi. Jeff masih belum menyalakan mesin mobil, ia menatap Jovita.


Jeff : “Kita akan kemana, sayang?”


Jovita : “Cepat nyalakan mobilmu, aku akan mengarahkanmu.”


Jeff : “Beritahu aku dulu...aku akan langsung ke sana tanpa menolakmu.”


Jovita : “20 menit, semakin kau menundanya, artinya kau harus segera memulangkanku.”


Jeff menyalakan mesin dan melajukan mobil menuju tempat yang diinginkan Jovita. Jovita mengarahkan Jeff menuju tempat yang ia inginkan. Hingga akhirnya mereka tiba di tempat yang Jovita inginkan.


Jovita turun lebih dulu, setelah Jeff memarkirkan mobilnya. Jeff keluar dari mobil dan mengikuti ke mana Jovita pergi. Jovita berhenti, lalu duduk di salah satu bangku di bawah pohon rindang.


Jeff : “Kenapa kau mengajakku kemari?”


Jovita : “Ini adalah tempat saat aku ingin sendirian. Atau saat aku sedih, rindu, meratapi nasib, atau entahlah.”


Jeff duduk di samping Jovita.


Jeff : “Kenapa kau beritahu aku?”


Jovita : “Entah, perasaanku menginginkan kau tahu.”


Jeff : “Apa kau sudah mulai menyukaiku?”

__ADS_1


Jovita : “Apa kau gila, bertanya hal seperti itu padaku?”


Jeff : “Sayang, jika kau sudah mulai menyukaiku aku tak masalah.”


Sambil tersenyum cerah pada Jovita.


Jovita : “Aku tidak menyukaimu, Jeff. Dan aku tidak membencimu juga.”


Jeff : “Lalu kau anggap hubungan ini seperti apa?”


Jovita : “Sepasang kekasih kontrak. Kita hanya saling menguntungkan satu sama lain. Aku mendapatkan bayaran dan kau entah dapat apa, aku sendiri tak tahu.”


Jeff : “Aku mendapatkanmu, sayang.”


Jovita : “Untung apa kau mendapatkanku. Aku hanya seorang wanita malam, yang selalu menemani om-om atau bos-bos besar minum. Bahkan ada beberapa orang yang menyebutkan wanita kotor.”


Jeff : “Jangan anggap serius perkataan orang, hanya akan membuatmu pusing sendiri.”


Jovita : “Kadang aku tidak menganggapnya, namun saat aku sendirian terkadang kata-kata itu terlintas begitu saja.”


Jeff : “Anggap saja hanya kata-kata yang lewat saja. Tidak akan ada untungnya kau memikirkan hal-hal seperti itu.”


Jovita : “Benar, tidak akan ada untungnya jika aku memikirkan kata-kata itu.”


Jovita menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya, lalu berdiri.


Jovita : “Ayo, Jeff. Aku ajak berkeliling sebentar di taman ini. Aku tahu waktumu hanya kau habiskan di rumah dan kantor untuk meningkatkan uangmu.”


Jeff : “Oke, ayo kita jalan sebentar. Lalu aku akan mengantarmu pulang.”


Jovita : “Ayo.”


Jovita dan Jeff berjalan-jalan berkeliling di taman. Jeff terlihat sangat menikmati jalan-jalannya dengan Jovita saat itu. Meskipun dengan waktu yang terbatas, mereka terlihat sangat menikmati waktu mereka saat itu.

__ADS_1


__ADS_2