
Jovita masih menikmati indahnya taman milik Jeff. Sesekali ia memuji beberapa bunga yang mekar, bahkan ia juga bergumam sendiri. Saat ia larut dengan berkelilingnya, ia tak sadar jika ia sampai di kolam renang yang berada di samping rumah Jeff.
Jovita : “Waw...indah sekali. Rasanya aku ingin berenang.”
Ia melihat sekitarnya, namun tidak ada satu pun pelayan atau orang yang ada di sana. Jadi, ia memutuskan untuk kembali ke gazebo. Sesampainya di gazebo, Jovita mengangkat nampan dan membawanya ke dalam.
Pak Sam yang melihat Jovita masuk dengan membawa nampan, langsung menghampirinya. Pak Sam meminta nampan itu, Jovita memberikan nampannya kepada Pak Sam.
Pak Sam : “Ada apa, nona? Kenapa Anda sudah kembali?”
Jovita : “Pak Sam, apa aku boleh berenang?”
Pak Sam : “Berenang? Nona ingin berenang di saat matahari hampir tinggi?”
Jovita : “I...iya. Apakah tidak boleh?”
Pak Sam : “Bukan begitu, nona. Jika nona berenang sekarang, akan berdampak pada kulit nona.”
Jovita : “Jadi tidak boleh?”
Pak Sam : “Nanti sore menjelang malam atau besok pagi, nona bisa berenang.”
Jovita : “Baiklah, aku ingin nanti sore saja.”
Pak Sam : “Baik, nona.”
Jovita akan kembali ke kamarnya, namun ia berhenti sejenak saat satu kakinya sudah menginjak anak tangga pertama.
Jovita : “Pak Sam, apakah Jeff akan makan siang di rumah? Atau dia berencana mengajakku?”
Pak Sam : “Tuan, tidak pesan apapun kepada saya, nona.”
__ADS_1
Jovita : “Oh, ok.”
Jovita menaiki anak tangga, ia masuk ke kamarnya. Pak Sam hanya melihat pintu kamar Jovita tertutup.
Pak Sam : “Nona Jovita berbeda dengan yang lain.”
Sambil tersenyum.
###
Saat jam makan siang, Jeff dan Ryan pergi ke kantin kantor. Banyak karyawan yang lebih memilih makan di kantin kantor karena lebih hemat dan sehat. Jeff benar-benar memperhatikan karyawannya, bahkan apa yang dimakan karyawannya juga ia perhatikan.
Jeff mengambil beberapa lauk, Ryan juga. Saat di kantin kantor Jeff, Jeff menerapkan aturan jika selama jam istirahat, tidak ada perbedaan derajat atau pangkat antara atasan ataupun bawahan. Semua dianggap sama dan setara, semua orang yang makan di kantin kantor Jeff akan mendapatkan makanan yang sama dan sesuka hati ingin mengambil apa yang tersedia.
Namun, aturan itu hanya berlaku pada semua karyawan di kantor Jeff, tapi Ryan tidak memiliki hak atas aturan itu. Jadi hubungan antara Jeff dan Ryan akan tetap sama yaitu bos dan sekretaris, di mana pun dan kapan pun mereka bersama.
Jeff duduk di salah satu meja yang kosong di dekat jendela. Ia meletakkan piringnya dan Ryan duduk berhadapan dengan Jeff.
Jeff yang melihat ke jendela hanya menjawab ‘hm’. Ryan bangkit dan akan mengambil kopi untuk Jeff dan dia. Namun, Jeff menghentikannya.
Jeff : “Tunggu. Tambahkan susu dan es di dalamnya.”
Ryan : “Ya, pak.”
Jeff tetap menatap ke arah jendela. Ia seperti memikirkan sesuatu, sehingga ia tidak langsung menyantap makanannya. Ryan kembali dengan dua gelas kopi susu dengan es satunya. Ia menaruh milik Jeff yang ada esnya di dekat piring Jeff. Dan miliknya langsung ia minum setelah duduk. Ryan yang ingin menyantap makanannya, mengurungkan niatnya.
Ia melihat Jeff belum menyentuh makanannya sedikit pun.
Ryan : “Ada apa, pak?”
Jeff : “Tak ada, hanya saja...kenapa aku merasa ada yang kurang, ya?”
__ADS_1
Ryan : “Bukankah setiap makan siang bapak selalu bersama saya?”
Jeff : “Entahlah, aku merasa ada yang kurang.”
Ryan : “Pak, Anda belum mencicipi makanannya, kenapa Anda bilang jika ada yang kurang?”
Jeff yang merasa terganggu menatap Ryan dengan kening mengerut.
Jeff : “Lama-lama aku ingin sekali menggantimu dengan orang lain, Ryan.”
Ryan : “Jangan, pak. Saya masih butuh pekerjaan saya ini. Saya akan diam dan memakan makanan saya.”
Jeff : “Bagus, cepat habiskan makananmu itu. Dan jangan banyak bicara.”
Ryan langsung memakan makanannya, sedangkan Jeff masih ingin menatap keluar jendela. Dan saat Ryan sudah menghabiskan setengah dari makanannya, Jeff baru memulai makannya.
Jeff memakan makanannya dengan malas, ia terlihat tidak nafsu makan dan terlihat sedang berpikir keras. Sudah banyak karyawan yang meninggalkan kantin, karena jam istirahat akan berakhir 15 menit lagi. Namun, Jeff terlihat tidak peduli dengan itu, ia masih memakan makanannya dengan pelan.
Ryan sudah menghabiskan makanannya, sedangkan Jeff belum menghabiskan setengah dari makanannya. Ryan menunggu Jeff sambil mengutak-atik tabletnya, ia melihat karyawan baru yang akan mengikuti seleksi tes dan wawancara besok.
Jeff tetap menghabiskan makanannya, meskipun ia terlihat malas makan. Sedangkan Ryan masih tetap melakukan pekerjaannya sambil menunggu bosnya selesai makan. Jam istirahat telah berakhir, tapi Jeff belum menghabiskan makanannya.
Jeff : “Ryan, bawa ini ke tempat piring kotor.”
Ryan : “Baik, pak.”
Ryan membawa piring milik Jeff dan miliknya ke tempat piring kotor. Lalu ia kembali ke meja tempatnya makan. Jeff berdiri sambil meminum kopinya, Ryan membawa kopinya dan tabletnya.
Jeff masih terlihat sedang berpikir keras saat ia berjalan menuju tempat presentasi. Ryan hanya diam saja, ia tidak berani bertanya atau mengeluarkan satu kata pun. Jeff membuang gelas kopinya dan Ryan juga. Ia membuka pintu ruangan presentasi, namun ia berhenti dan kembali menutup pintunya.
*****
__ADS_1
#spesial tanggal merah😄😄#