Wanita Terkuat Di Dunia Novel

Wanita Terkuat Di Dunia Novel
Tanggung Jawab Sebagai Anak Sulung


__ADS_3

Elle tiba dikamar, pemandangan pertama yang ia lihat adalah gaun-gaun pesta berwarna warni. Yang paling membuat mata elle sakit adalah gaun warna pink lebih dominan daripada gaun hijau, kuning, biru muda serta warna terang lainnya. Hanya ada satu yang tidak mencolok, warna hitam.


"Nona." Eri datang dari arah belakang.


"Nona, gaun-gaun ini dari tuan andreas. Nona dipersilahkan memilih."


Andreas sudah gila, ia memberikan putrinya sesuatu yang berwarna-warni seperti pelangi. Bukan kebahagiaan melainkan baju-baju norak yang tidak sesuai dengan selera arisa.


Andreas sudah tua, fashion yang dipilihnya sangat kuno. Tidak apa-apa gaun-gaun itu tertutup, sehingga tidak menampilkan bagian dada, punggung atau paha.


'Kenapa warnanya sangat terang? '


Mungkin andreas berfikir, dengan memberikan warna terang maka putrinya akan bersinar terang. Sudah elle duga, andreas begitu kolot.


"Nona, gaun ini untuk acara pertunangan tuan muda."


Elle medekat, ia memilah diantara banyak gaun. Mencari satu yang berwarna gelap dan tidak terlalu feminim. Sayang semuanya adalah gaun bukan potongan dengan celana.


Elle ingin memakai celana, ia berfikir potongan seperti apa yang pantas dikenakan di pesta. Kalau memakai kemeja putih, celana panjang hitam dan jas hitam maka ia akan menjadi bahan olokkan. Orang-orang akan menyangka ia adalah seorang bodyguard.


Meskipun dulu ia adalah seorang pebisnis, arisa selalu menyamarkan identitas. Ia tidak pernah mengikuti perjamuan.


Bellerie berkedip, ia memilih gaun panjang berlengan pendek dengan belahan rok sebatas lutut. Elle berencana akan merobek bawahnya sampai paha atas, lalu ia akan memakai celana panjang ketat berwarna hitam. Perpaduan yang sempurna dengan gaun hitam.


Bellerie akan memakai tema hitam untuk pertunangan rain.


"Singkirkan semuanya."


Bellerie berkata setelah mengambil gaun itu.


"Baik nona."


Beberapa pelayan perempuan masuk, mereka mendorong gaun-gaun yang tergantung rapi. Bellerie tertidur, ia fikir bersantai di dunia ini ternyata tidak buruk.


Mungkin dirinya memasuki tubuh bellerie untuk berleha-leha.


Ada kemajuan pada emosi arisa. Dulu, ia tidak pernah berbicara dengan orang asing dan membuat pertemanan. Sekarang keduanya arisa lakukan sebagai bellerie. Ia mulai memejamkan mata.


30 menit berlalu, elle membuka mata. Ia mendengar suara berisik di luar. Bellerie tidak mengaktifkan kedap suara. Sehingga suara-suara yang cukup keras akan terdengar olehnya.


Ia membuka pintu dan berdiri didekat pagar pembatas. Hanya untuk melihat seseorang yang marah.


"Tuan muda tolong tenang."


Prang...


Bugh


"Sialan."


Bugh.


"Tuan muda hentikan, tangan tuan muda berdarah."


Prakk


Prangg


Beberapa pelayan menghindar ketakutan. Rain tidak bisa mengendalikan emosi. Beberapa barang sudah pecah, tangannya berdarah memukul dinding dan terkena serpihan kaca. kursi terletak tidak beraturan. Rain menendangnya.


Ruangan ini mirip kapal yang pecah.


Terlihat wajah keriput yeye sangat cemas, ia sudah menghubungi andreas. Yeye berharap andreas akan segera datang untuk menghentikan tuan muda Rain.


"Wanita gila itu selalu saja se enaknya."


"Aku tidak mau bertunangan dengan orang gila itu."


"Arrgghh.."


Bugh


Bugh


Rain terus menerus memukul dinding dan menendang sofa. Ia tidak perduli jika nanti akan dibunuh andreas.


Rain seperti frian, memiliki watak yang mudah emosi. Ia pasti sudah sering menahan emosi mati-matian, kini ia keterlaluan melampiaskannya.

__ADS_1


Sebenarnya apa yang terjadi ? Elle penasaran, namun ia merasa itu bukan urusannya. Ia akan melihat situasi macam apa ini. Dalam novel, tidak diceritakan lebih detail tentang sifat Rain. Rain hanya figuran yang kehadirannya saja tidak lebih dari 3 bab.


Namun, novel menceritakan bahwa rain dan selena memang pada akhirnya bertunangan. Bagian ini akan sesuai dengan alur, rain tidak bisa menolak karena pertunangan akan diadakan besok malam. Para pebisnis pasti sudah mendapat kartu undangan.


Ting !


Bellerie mengangkat tangan, ia membuka pesan yang masuk. Rupanya dari Jinyi.


Jinyi : Elle, selamat atas pertunangan kakak pertamamu. Ternyata tunangan Selena adalah kakak pertama elle.


Elle tidak menjawab. Ia beralih memperhatikan rain yang masih marah. Undangan benar-benar sudah diketahui media. Elle mengira tidak mungkin esok tidak akan ada siaran langsung. Sebagai artis besar, selena pasti mengundang reporter untuk live streaming, ia juga seharusnya mengundang beberapa teman artis.


Apa jadinya kehidupan rumah tangga rain di masa mendatang ?


Elle tidak bisa membantu tapi terus memperhatikan rain dengan wajah datar.


"Hentikan !"


Suara bariton andreas menggelegar seisi ruangan. Rain berhenti, ia menatap andreas dengan wajah kacau. Rambutnya acak-acakkan, baju rain tidak rapi. Matanya memerah penuh amarah, Ia sangat frustasi.


Yeye bernafas lega, akhirnya andreas pulang. Ia segera memerintah pelayan untuk membereskan sofa dan meja.


"Duduk !" Andreas memberi perintah dengan dingin.


Rain tidak bisa melawan, ia duduk berhadapan dengan andreas.


"Apa yang kau lakukan? "


Andreas bertanya. Seisi ruangan menjadi dingin, auranya menguar. Yeye bahkan sampai mengusap tengkuknya. Saat ini Andreas di selimuti hawa kedinginan.


"Jawab! "


Suara andreas tidak kencang juga tidak pelan, tapi syarat akan makna. Setiap penekanan pada katanya membuat rain membatu. Ia tidak bisa menjawab.


Andreas melihat yeye, meminta penjelasan. Setelah melihat ruangan berantakkan, andreas yakin sesuatu yang menyinggung perasaan putranya pasti bukan hal sepele.


"Jadi begini tuan... " Yeye memulai bercerita dengan sedikit ketakutan.


Siang saat bellerie tertidur lelap, rain dan selena memasuki mansion. Rain datang dengan wajah yang masam, sedangkan selena ia terus menggerutu sedari keluar dari mobil.


"Rain siapa perempuan tadi ? Kenapa kamu berdua saja dengannya ?"


"Dia pacar temanku."


"Lalu kemana temanmu? Kenapa kalian hanya berdua? "


"Dia pergi ada urusan."


"Kamu bodoh atau bagaimana rain. Kenapa kamu tidak pergi? Kenapa kamu hanya berduaan dengannya? "


Rain tidak menjawab ia duduk di sofa.


"Rain, dia pacar kamu kan? "


"Kamu harus memutuskannya, besok kita akan bertunangan."


"Rain !" Selena berteriak karena rain mengabaikannya.


"Sudah aku bilang, dia bukan pacarku. Dia pacar temanku.!" Sentak rain.


"Aku tidak percaya, kalian terlihat mesra. Rain kamu harus menjauhinya, aku calon tunanganmu. Atau kamu mau pertunangan ini dibatalkan? "


Selena lagi dan lagi mengancam. Sudah cukup, rain benar-benar tersiksa. Selena selalu mengekang, mengancam dan memerintah seenaknya.


Rain adalah manusia, pemuda pada umumnya yang selalu ingin kebebasan. Pergi kemanapun tanpa diawasi, melakukan apapun tanpa dilarang. Namun semuanya berubah setelah rain dijodohkan dengan selena. Selena seolah menjadikannya boneka yang harus menuruti semua kemauannya.


Rain tidak tahan lagi, ia tidak sesabar itu untuk menghadapi selena. Lagipula rain tidak pernah mencintai selena. Semua ini karena bisnis, karena perjodohan.


"Ohh kamu benar-benar ingin pertunangan ini di batalkan ya."


Selena memandang sinis rain yang tidak menjawab.


"Oke, kamu memang mirip ibumu tidak tahu malu. Pergi dengan kekasihnya dan meninggalkan suami dan anak-anaknya."


Rain sangat marah mendengar ucapan selena. Masa lalu yang sudah ia kubur dalam-dalam, digali lagi oleh orang luar. Hal ini membuat rain murka.


"Tutup mulutmu selena !"

__ADS_1


Rain mengepalkan tangan, sekali saja ia ingin menampar selena.


"Kau membentakku ? Dasar anak yang dibuang, kurang perhatian orang tua ya sampai harus mencari perhatian wanita lain."


Selena berdecih meremehkan.


"Selena!"


"Kenapa? Itu memang kenyataan. Aku akan membatalkan pertunangan ini agar keluargamu benar-benar bangkrut. Media akan tahu kalau kamu mengkhianati tunangannya sendiri."


"Cukup ! Pergi! "


Rain berteriak.


Selena melangkah menuju pintu. Sebelum keluar ia berbalik dan menatap benci pada rain.


"Dasar anak broken home! "


Prangg


Rain melempar gelas minum yang disediakan pelayan mengenai sebelah pintu yang tertutup. Dengan begitu selena pergi dengan wajah kesal.


Lalu, rain mulai melampiaskan amarahnya.


"...Begitu tuan."


Yeye mengakhiri ceritanya.


"Semuanya bukan kesalahan tuan muda rain, tuan." Yeye mencoba membela rain. Ia takut andreas akan membunuh putranya sendiri.


"Siapa wanita itu? " Tanya andreas.


"Wanita itu memang benar pacarnya teman tuan muda."


Yeye mengatakan setelah ia mendapat laporan dari orang suruhannya.


Yeye sempat mencari tahu akar permasalahan pertengkarannya sejak selena mengancam akan membatalkan pertunangan.


Andreas diam, suasana menjadi hening.


Ia melihat rain yang menunduk. Andreas mengerti kesedihan putranya.


Ia berfikir apakah selama ini ia jarang memperhatikan anak-anaknya ?


Andreas memang sudah sering mendengar kabar selena terlalu mengekang rain. Tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa, semua itu untuk perusahaan, untuk keluarga betrix dan untuk hidup anak-anaknya.


Andreas menyesal, ia selalu sibuk bekerja sehingga melupakan putra putrinya yang kesepian. Ia merasa tidak berguna saat seperti ini.


"Kamu harus minta maaf pada selena."


Putus andreas, ia juga tidak mau putranya merendahkan harga diri. Namun andreas berfikiran buntu, ia tidak menemukan solusi lain.


"Apa? "


Rain mendongak, bersitatap dengan mata tajam andreas.


"Aku tidak mau. Dia sudah merendahkan keluarga betrix."


"Kamu harus minta maaf. Pertunangan akan dilaksanakan besok."


"Pah, dia sudah keterlaluan. Dia merendahkan harga diri rain, harga diri keluarga betrix."


"Pergilah sekarang."


Setelah nya andreas pergi meninggalkan rain.


"Kenapa harus aku? Kenapa harus selalu aku? Masih ada frian, brian dan bellerie. Kenapa selalu aku yang mengalah ? Aku juga ingin bebas, aku tidak ingin selalu dikekang."


Suara Rain meninggi.


Dan itu mampu menghentikan langkah andreas.


"Karena itu adalah tanggung jawabmu sebagai anak sulung."


Andreas meninggalkan rain dengan kedinginan. Lagi, anak sulung sebagai alasan untuk semua kemalangan yang harus di timpanya.


Ia benci alasan itu. Kalau bisa ia ingin mengulang waktu dan meminta untuk tidak dilahirkan. Atau ia akan meminta menjadi anak bungsu agar kebebasan selalu menghampirinya.

__ADS_1


__ADS_2