Wanita Terkuat Di Dunia Novel

Wanita Terkuat Di Dunia Novel
Tidak Sesederhana Itu


__ADS_3

Malam telah menunjukkan pukul 19.00, beberapa tamu sudah mulai berdatangan. Andreas dan yang lainnya bersiap-siap menuju aula perjamuan.


"Nona, anda sangat cantik." Kata Eri.


Elle saat ini sedang berdiri didepan cermin. Gaun selutut berwarna navy tanpa lengan, dengan model leher yang tinggi.


Elle mendesah, awalnya ia akan menggerai rambutnya. Tapi eri menyangkal, menurut eri gaun ini sangat cocok dengan gaya rambut sebagian rambut sisi kiri dan kanan di kepang, kemudian disambungkan dibelakang. Sementara rambut belakang yang tidak dikepang dibiarkan terurai lurus ke belakang.


Elle bertanya-tanya, sepertinya ini terlalu feminim.


"Nona, anda pasti akan menjadi wanita yang paling cantik. Semua orang pasti akan memperhatikan nona."


Eri terus terang sangat senang. Sudah lama eri tidak mendandani nona seperti ini, dulu ketika nona masih kecil eri selalu membuat berbagai variasi gaya rambut. Nona nya waktu itu sangat lucu dan cantik dengan pipi lemak susu yang tembam.


Eri teringat saat nona berusia 4 tahun, nona pergi ke taman kanak-kanak, banyak anak laki-laki yang menawarkan permen pada nona mudanya. Saat itu nona menatap mereka dengan polos, tubuh nona kecil gemuk, sangat empuk dan nyaman di peluk. Beberapa guru dan orang tua murid yang melihat nona kecil terkadang memeluk dan mencubit pipinya. Nona yang tidak suka diperlakukan oleh orang asing bersembunyi dipelukannya sambil menangis. Orang-orang yang Melihatny tertawa


Eri tersenyum membayangkan kejadian itu. Sekarang nona sudah remaja. Meskipun nona tumbuh tanpa kasih sayang orang tua. Nona nya masih tetap menjadi peru kecil yang sangat cantik. Sekarang eri tidak perlu khawatir, tuan andreas mulai memperlakukan nona dengan baik, mencurahkan kasih sayangnya. Eri bisa melihat perubahan drastis sifat tuannya.


Tes


Tidak terasa eri meneteskan air mata. Eri buru-buru menyeka mata, jangan sampai nona melihatnya menangis.


Sayangnya elle sudah melihatnya. Elle tidak faham kenapa pengasuh bellerie ini menagis. Elle tidak pandai menghibur orang. Jadi, ia hanya menepuk bahu eri pelan.

__ADS_1


"Ayo kebawah." Kata elle.


"Baik, nona." Eri tersenyum, menyembunyikan kesedihan dimatanya.


"Nona, apakah anda akan menunggu tuan andreas dan tuan muda ?"


Elle tidak menjawab.


"Nona."


"Tunggu."


"Baik nona."


"Elle..." Andreas memanggil elle, matanya penuh kelembutan.


"Elle sangat cantik." Brian berkata.


Elle tidak menjawab.


"Ayo kita berikan sambutan dulu." Tuan tua mendahului menuju Aula.


Elle dapat melihat aula penuh dengan tamu, perjamuan akan segera dimulai dan tuan tua akan memberikan beberapa patah kata pembuka. Elle menunggu disamping bersama andreas dan saudara-saudaranya.

__ADS_1


Elle melihat keluarga feng Lusheng dan kakaknya diantara kerumunan. Penerus keluarga feng sekarang telah terekspos, banyak orang yang mencoba menjilat Feng Yusheng. Untungnya Feng Lusheng masih low profile tidak ada yang tahu kecuali elle dan jinyi.


Setelah sambutan keluarga betrix berpencar untuk menyambut para tamu. Elle yang melihat andreas dan Rain sibuk dengan para pebisnis dan tetua, ia tidak mengikuti yang lain. Elle tidak pandai bersosialisasi. Ia hanya mencari tempat duduk yang agak sepi dari keramaian.


Sebelum ia mencapai tempat duduk, seseorang menghampirinya.


"Bukankah kamu bellerie."


Elle mengernyit, mencoba menyelami memori bellerie dimasa lalu. Siapa orang didepannya ini ?


"Elle, apakah kamu tidak ingat bibi tertua ?"


Bibi tertua ?


Elle samar-samar melihat kenangan bibi tertua dengan bellerie asli. Dalam ingatannya bibi tertua cukup baik terhadap bellerie. Ia memperlakukan bellerie seperti memperlakukan anaknya. Ketika masa pemberontakkan bellerie, bibi tertua sering kali mendukungnya, bahkan membela ketika bellerie dimarahi oleh keluarga. Bibi tertua ini juga menyarankan beberapa hal kepada bellerie untuk membantu mendapatkan cintanya.


Bibi tertua selalu mengatakan kepada bellerie bahwa andreas dan saudara-saudaranya sebenarnya menyayangi bellerie. Hanya saja karena omong kosong sepupu perempuan bellerie yang merupakan anak perempuan tertua dari bibi ketiga, saudara-saudaranya lebih menyangi sepupu itu daripada dirinya sendiri. Karena itu, bellerie selalu mempercayai bibi tertua, karena apa yang dikatakan bibi tertua selalu menjadi kenyataan.


Kenangannya tidak banyak karena bibi dan paman tertua pindah dari mansion utama sejak tuan tua dan Istrinya tidak lagi tinggal di mansion utama.


Kilatan cahaya melintas dimata hitam elle. Bibi ini bernama Jessy, ia tidak pernah disebutkan dalam novel. Elle mengingatnya dalam memori bellerie asli. Menurut ingatannya, bibi jessy ini adalah peran penting dibalik pemberontakkan elle. Dia terlihat bijaksana dan menyayangi elle di permukaan, namun sebenarnya dialah yang menambahkan bahan bakar api kedalam emosi bellerie. Karena perlakuannya, bellerie asli semakin berani memberontak dari hari ke hari.


Tidak mungkin para tetua mendukung juniornya untuk membangkang. Apalagi bibi ini adalah istri dari Putra pertama tuan tua, yang seharusnya menjadi Direktur Presiden Perusahaan Betrix.

__ADS_1


Elle menduga bibi ini tidak sesederhana itu.


__ADS_2