
Lili juga jelas melihat bellerie dan reksi. Ia merasa ada yang menusuk hatinya. Ia tahu reksi yang seorang pangeran langit tidak mungkin pergi ke bumi hanya untuk hidup bersamanya.
Beberapa hari yang lalu, asisten ayah reksi datang kepadanya. Dia menawarkan banyak hal untuk membuat dirinya dan reksi putus. Lili sendiri sejak awal sadar bahwa ia hanya seorang gadis yang beruntung bisa bermain dengan anak-anak generasi kaya. Tapi tidak pernah tervesit sekalipun untuk memanfaatkan mereka. Reksi, saudara kembar betrix dan jack awalnya adalah orang asing, akhirnya juga akan menjadi orang asing.
Banyak orang yang tidak menyukainya disekolah karena bergaul dengan kelompok reksi. Banyak yang mencoba mempermalukannya untuk dilihat oleh kelompok reksi bahwa dirinya tidak bisa bersanding dengan pangeran sekolah. Termasuk bellerie dimasa lalu.
Sayangnya, kelompok reksi tidak pernah perduli dengan mereka. Reksi sendiri selalu tulus dan memprioritaskannya. Ia menerima segala macam perlakuan buruk bellerie padanya, dia tidak marah. Itu seimbang, sebagai imbalannya ia mendapatkan reksi dan kedua saudaranya. Sedangkan bellerie selalu menjadi lelucon bagi saudara nya dan reksi.
Melihat gambar sekarang. Ia merasa sesuatu begitu menyesakkan di dadanya. Ia dupaksa putus dengan pacarnya, teman-temannya menjauhinya, semua orang menyaksikan dirinya seperti badut, menertawakannya. Kenapa ? Kenapa mereka semua kembali kepada bellerie ? Orang yang membuatnya menderita di sekolah.
"Lili, apa yang kamu lihat? "
Seseorang menepuk bahu kirinya. Lili tersadar, ia melirik ke samping samvil tersenyum.
"Bukan apa-apa." Tapi sorot matanya layu, seperti bunga yang kehilangan sinar matahari.
__ADS_1
"Ya, lili audah ku bilang kamu sangat cantik mengenakan gaun ini. Bukankah aku punya mata yang bagus? Ha ha ha..."
Satu hal yang tersisa baginya saat ini. Rachel adalah teman sebangkunya sejak kelas satu sekolah menegah atas. Rachel juga seorang generasi kedua kaya, ayahnya menjalankan bisnis transportasi. Sedangkan ibunya adalah seorang editor diperusahaan novel terbesar di kota X. Keluarganya lebih dari mampu untuk sekedar menyekolahkan anaknya yang bodoh di guna bangsa X.
Rachel satu-satunya orang yang tidak pernah menyakitinya. Ia bahkan rela berteman denfan seorang rakyat miskin spertinya.
"Terima kasih, rachel." Kali ini lili tersenyum dengan tulus.
Suatu hari, ia pasti bisa membalas kebaikkan rachel. Untuk saat ini ia hanya akan menjaganya dengan membantu belajar. Berharap rachel bisa meningkatkan prestasi akademik lebih baik lagi.
"Awalnya undangan ini untuk kedua orangtua ku dan aku. Tapi aku merengek pada ibuku untuk memberikan undangan padamu. Lili, lihat apa yang dikatakan ibuku padaku ? Dia berkata, 'Kamu seorang siswa tidak bisakah seperti lili, dia sederhana dan pintar. Tahu cara belajar '."
Rachel tertawa menepuk bahu lili. Memang benar mereka berdua berteman sangat baik. Orang tua rachel yang rendah hati tidak pernah membatasi dengan siapa rachel bisa berteman. Selama orang itu adalah orang yang baik dan tidak sesat, orang tua rachel sangat ramah. Apalagi kepada murid pintar seperti lili.
"Apa yang bisa aku lakukan ? Aku hanya bisa menjawab, 'ya aku akan belajar dengan lili.' Jadi lili, kamu harus membantuku belajar lagi. Jangan bosan oke ?" Rachel mengedipkan sebelah matanya.
__ADS_1
"Aku akan selalu membantu belajarmu."
"Bagus. Kalau begitu besok sore aku akan ke rumahmu."
"Tidak masalah."
Inilah alasannya kenapa ia bisa datang ke perjamuan keluarga betrix. Untuk statusnya saat ini, ia tidak akan memenuhi syarat sebagai penerima undangan. Kecuali ia datang sebagai teman bellerie.
Lili melihat bellerie lagi, matanya rumit. Untuk orang yang suka membully nya tidak mungkin mau berteman dengannya. Walaupun sekarang bellerie berubah, dimatanya mungkin ia sama tidak pentingnya seperti kotoran.
"Jangan fikirkan itu dulu untuk saat ini. Kamu sudah putus dengan reksi, semua orang menertawakanmu. Aku sangat marah kepada mereka."
Memikirkan semua kejadian buruk yang diterima lili sebelumnya, rachel merasa sakit hati. Setelah putus dengan reksi dan teman-temannya, lili teman baik rachel menderita pembullyan lebih buruk dari sebelumnya. Mereka lebih dan lebih berani.
Bukannya ia tidak bisa membantu, banyak prang yang bergabung sehingga setiap kali ia akan menghalangi lili, mereka terlebih dahulu akan membuat masalah dengannya. Rachel kewalahan. Ia menyesal tidak sekuat yang lain untuk membantu teman baiknya.
__ADS_1
Ada alasan lain kenapa aku mengajakmu ke sini."