
Malam ini elle merasa jauh lebih baik. Ia merasa tidak perlu lagi berbaring di kasur, tubuh yang lemas sebelumnya telah kembali normal. Warna wajahnya juga telah kembali, kecantikkan itu berjalan menuju meja makan.
Ia melihat 8 pasang mata menatap terus menerus kearahnya. Makan malam belum dimulai, semua orang menunggunya.
"Elle, apakah kamu benar-benar telah sembuh ?" Tanya andreas masih khawatir.
Elle hanya mengangguk santai.
" Atau sebaiknya papa mengantarmu ke rumah sakit. "
"Tidak." Elle menjawab dengan malas, untuk hal sepele seperti itu ia tidak merasa harus melibatkan dokter. Belum lagi dokter akan memberinya banyak obat-obatan kimia. Elle tidak menyukainya, ia lebih baik meminum ramuan herbal.
Rain yang sedari tadi menyimak, ia memandang adiknya dengan lekat. Ia ingin menanyakan sesuatu, tapi melihat respon elle terhadap andreas begitu dingin. Ia khawatir akan diabaikannya. Bagaimanapun ini balasan yang harus ia dan yang lain terima karena telah mengabaikan bellerie bertahun-tahun.
Mengingat masa-masa dulu, rain menundukkan kepala. Ia menyesal, benar-benar menyesal. Sebagai kakak pertama ia seharusnya lebih bijaksana menghadapi sikap elle. Rain mengangkat kepalanya.
"Elle... Terima kasih."
Rain melihat elle tidak menjawab, elle hanya melirik dengan ekor matanya.
"Kakak..." Tenggorokkan rain kering, ia mencoba mengeluarkan kata-kata.
"Kakak, minta maaf." Rain menatap wajah elle dengan tulus.
__ADS_1
Elle mengangkat satu sudut mulutnya, "Ya."
Ada jeda, sepertinya suasana begitu membosankan.
"Elle, kamu... Sejak kapan balapan motor ? " Kali ini yang bertanya adalah Brian.
Pertanyaan brian mewakili semua orang. Mereka sebelumnya belum pernah melihat elle begitu pandai mengendarai motor, elle juga tidak pernah mengikuti balapan apapun. Lalu bagaimana kemarin ia bisa menang ? Apalagi pernah mengalahkan carles si juara bertahan.
"Sejak lama."
"Dengan siapa kamu belajar ? " Brian bertanya lagi.
"Carles."
"Apa ? "
Brian tidak bisa tidak memandang bellerie. Ia terpana, kenapa ini terdengar seperti murid genius yang mengalahkan gurunya ?
"Elle, tuan muda feng dan tuan jordan. Bagaimana kamu mengenalnya? " Andreas yang bertanya.
"Itu tidak penting."
Andreas sebenarnya sudah tahu. Tuan muda feng mengatakan bahwa adiknya yang diculik di selamatkan oleh bellerie. Sedangkan tuan jordan mengungkapkan bahwa putra dan keponakannya juga diselamatkan oleh bellerie.
__ADS_1
Keluarga feng ini, kenapa tidak ada satu orang pun atas nama keluarga feng yang hadir saat mereka menyerang markas penculik ? Andreas tidak habis fikir, keluarga feng yang tertutup pasti hadir saat itu tapi mereka lebih memilih bersembunyi. Kalau tidak, bagaimana mungkin tuan feng bisa tenang saat putranya yang berharga diculik ? Karena ini mereka sangat bersyukur terhadap bellerie. Ini masuk akal, fikir andreas.
Untuk tuan Jordan, andreas ingat dia adalah pemilik sekolah terbaik di kota Z. Keluarga golongan teratas.
Memikirkan ini, andreas merasa putrinya semakin berharga. Tidak hanya mampu membalikkan kejayaan betrix namun juga memiliki beberapa kenalan dari menengah ke atas. Pergaulannya sangat baik, sehingga ia sangat bangga.
Andreas ingat, ada teman elle yang sangat lengket padanya. Dia adalah penerus keluarga calvier, perusahaan media terbesar di kota X. Andreas tersenyum, putri bungsu sangat membanggakan.
"Kakek kalian akan datang besok pagi. Rain yang akan menjemputnya."
Tidak ada yang berani menyangkal. Bayangan seorang kakek tua yang mirip dengan papa nya melekat kuat di kepala. Mereka khawatir dengan dua orang tua yang memiliki karakter sama akan membuatnya tidak mudah bernafas dengan tenang. Kecuali bellerie, ia tidak perduli.
Kalau tidak salah kakek tua keluarga betrix tidak menyukai bellerie. Mungkin karena perubahan sikap bellerie dari seorang loli kecil yang manis menjadi wanita murahan pembuat onar. Pria tua itu lebih menghargai reputasi dan harga diri diatas apapun. Dia berasumsi tingkah bellerie hanya membuat malu keluarga betrix. Begitulah ketidak sukaan tumbuh dihati kakek tua yang kesepian.
Elle acuh tak acuh, suka atau tidak suka keluarga betrix terhadap bellerie, itu bukan urusannya. Selama mereka tidak membuat masalah, maka baik-baik saja.
Sesudah makan malam elle tidak berniat latihan. Ia absen untuk malam ini.
Ting!
Jinyi : Elle, apakah kamu sudah sehat? Aku merindukanmu. Tidak, maksudku kami teman sekelas merindukanmu.
Bellerie : Ya.
__ADS_1
Jinyi : Elle, aku akan memberi tahumu sesuatu. Besok sekolah akan kedatangan tuan muda ketiga keluarga Heirgh. Ini luar biasa.
Elle tidak membalas lagi. Tuan muda Heirgh? Siapa dia? Seingatnya, di novel tidak pernah diceritakan keluarga heirgh. Memang begitu banyak hal yang tidak diceritakan penulis, tapi bagian anggota keluarga heirgh mengunjungi sekolah Guna Bangsa X tidak pernah ada didalam plot. Elle, memutar ulang setiap paragraf yang ada di novel. Sayang sekali tidak pernah disinggung sekalipun tentang nama Heirgh.