Wanita Terkuat Di Dunia Novel

Wanita Terkuat Di Dunia Novel
Aura Bellerie


__ADS_3

Waktu makan malam tiba. Andreas malam ini akan pulang terlambat, karenanya ia tidak bisa ikut makan bersama anak-anaknya.


Tidak masalah, biasanya andreas sesibuk itu. Bahkan pernah sampai tidak pulang saking menumpuknya berkas diatas meja kerja. Andreas adalah orang yang bertanggung jawab penuh. Semakin tua tidak membuat andreas berleha-leha.


Demi mempertahankan kejayaan keluarga besarnya, andreas yang kini berusia 39 tahun memilih fokus terhadap perusahaannya dari pada mencari istri lagi setelah perceraiannya.


Makan malam berlangsung dengan hening, kursi utama kosong. Kursi yang biasa di duduki andreas.


Frian merasa aneh, ini sudah hari kedua, belleri belum bersikap manja dan caper lagi terhadap kakak-kakak nya. Apalagi terhadap reksi, orang tercintanya.


Frian merasa Belleri aneh semenjak bangun dari koma. Apa mungkin ia menjadi sangat kecewa dan sadar akan kelakuannya sehingga memilih untuk berubah ?


Perubahan ini terlalu drastis, Bellerie sejak kecil bukan seorang pendiam. Lalu apa sekarang, aura penyendiri dan tatapan pendiam penuh kesepian.


Frian melirik Brian, beralih melihat Rain. Mereka seperti biasa saja. Tidak terganggu sama sekali dengan perubahan Bellerie.


Pasti Bellerie sedang memainkan trik untuk mencari perhatian semua orang. Frian ingin percaya dengan aura Bellerie. Sekali lagi, dia melihat ke masa lalu. Seorang Bellerie bukanlah seseorang yang sangat istimewa.


"Kenapa kau diam saja Bellerie ? Apa kau sedang bermain trik? "


Cukup sudah menerka-nerka, frian tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya.


Belleri melihat sekilas Frian tidak sampai 3 detik ia melanjutkan makan.


Frian yang melihat itu berfikir bahwa Bellerie meng iya kan pertanyaannya. Tatapan frian beralih menjadi jijik. Trik murahan seperti itu tidak akan mempan untuknya.

__ADS_1


"Kau benar-benar tidak berubah Bellerie. Sama seperti dulu menjijikkan."


Belleri tidak perduli, ia tetap diam.


"Reksi tidak akan pernah tertarik padamu, Selain bodoh kau juga jahat."


Mendengar nama reksi di sebut sedetik Rain menghentikan aktifitas makannya. Secepat kilat ia kembali menormalkan mimiknya.


Tidak ada yang memperhatikan rain karena kecepatannya. Tapi tidak dengan Bellerie, dia melihat dengan ekor matanya. Bellerie juga merasakan perubahan aura rain sekilas. Ia benar-benar sensitif.


Nama petarung bayaran yang dimiliki Arisa bukan sekedar nama. Pantas untuknya menjadi nomor 1 diantara para petarung.


"Berhentilah bermain trik Belleri, itu tidak akan mempan untuk kami."


Brian yang sedari tadi diam tidak bisa membantu tapi melihat frian dan belleri secara bergantian.


Bellerie masih diam.


"Berhentilah mengganggu lily. Reksi dan lily adalah pasangan yang cocok. Berani kamu mengganggu mereka lagi, aku tidak akan diam."


Makanan Bellerie telah habis. Ia menyeka mulutnya dengan tissu.


Tindakkannya terlihat elegan dan santai dimata Frian. Namun, Frian segera mengalihkan fikirannya untuk membuang jauh-jauh rasa kagum itu. Ia ingin tahu apa yang akan dikatakan Belleri.


Sedang Belleri menatap piring frian, masih ada seperempat makanan disana. lalu ia beralih pada mata frian.

__ADS_1


"Saat makan sebaiknya kau tidak berbicara. Banyak orang yang tidak bisa makan diluar."


Frian tidak bisa membalas, ia terpesona dengan kesantaian dan kewibawaan bellerie saat berbicara. Seperti papahnya yang menyuruhnya diam saat di meja makan. Aura itu sama dengan andreas.


Belleri seolah berkata pada frian berhentilah berbicara omong kosong, habiskan makananmu. Jangan menyisakannya, orang-orang miskin kesusahan untuk makan. Kamu adalah orang yang beruntung.


Kalimat Bellerie membuat siapapun yang ada di meja makan membatu. Mereka tidak menyangka Bellerie akan menjawab demikian.


"Dimasa lalu kita bodoh, saya harap kalian berdua tidak lagi bodoh. Keluarga Betrix tidak ditakdirkan menjadi bawahan Reksi Wilson."


Setelah mengatakannya dengan tegas, Belleri mengayunkan kakinya.


Kali ini benar-benar keterlaluan. Ketiganya sadar dari kesurupan. Tidak bisa menahan diri untuk melihat punggung yang semakin menjauh.


Perkataan Bellerie seperti seorang kakak besar yang menasehati adik-adik nya yang tersesat dijalan. Bahkan rain pun tidak pernah mengatakan itu. Sosok perempuan santai itu begitu mendominasi dan berwibawa. Tatapannya yang awalnya diam sedetik itu juga berubah menjadi tegas.


Siapa disini kakak nya ? Kenapa setelah Bellerie berkata, seolah dialah kakak nya.


Rain menatap ke arah dimana Bellerie menghilang. Ia setuju dengan perkataannya. Dulu Rain tidak memiliki banyak pendapat. Tapi setelah memasuki perusahaan keluarga, ia tahu seberapa tingginya status betrix diantara golongan masyarakat kota X.


Semenjak itu, ia keberatan dengan kedekatan adik kembarnya dan reksi wilson. Tidak masalah jika berteman atau bersahabat, tapi tidak dengan menuruti setiap perkataan anak tertua wilson. Seolah mereka bawahan dan wilson ketuanya.


Rain juga merasa kesal dengan bellerie yang selalu merendahkan dirinya untuk reksi.


Kelakuan ketiga adiknya hanya menunjukkan kepada dunia bahwa betrix lebih rendah dari wilson. Kenyataannya mereka adalah sama, raksasa besar yang menguasai bisnis kota x. keluarga betrix adalah keluarga yang menjungjung tinggi harga diri.

__ADS_1


Setelah melihat sosok baru adik bungsunya, Rain merasa ingin mempercayainya sekali lagi. Tatapan dan nada bicara bellerie berbeda dari masa lalu. Aura yang tidak pernah di milikinya kini mendominasi sejak sarapan bersama.


Yeye yang melihat kejadian dari awal sampai akhir tidak bisa berdiam diri. Sesegera ia melaporkan semuanya kepada andreas.


__ADS_2