Who Am I?

Who Am I?
Episode 3 Pertemuan


__ADS_3

*hari berikutnya


Dina yang mulai membuka matanya dan terheran karena seingetnya semalam dy tertidur


di bangku dan sekarang dy sudah di atas Kasur Bersama Nadien.


“Lah kok aku disinih?” batin dina sambil mengucek-ucek kedua matanya.


Lalu dy berjalan kearah kamar mandi untuk membasuh muka untuk menyegarkan dirinya.


“Hmm kamu sudah bangun kanya?” terdengar suara dari arah kamar,


“Hmm iya ka baru ajah” jawab dina


“kamu langsung mandi ajh nanti kaka ambilin


baju” ucap nadien


“iya ka” jawab dina sambil bersiap-siap mandi


Nadien lalu pergi ke apartemen miliknya dan


mengambil baju miliknya dan baju kanya, di lihatnya tak ada seorangpun di dalam


apartemenya, namun terdengar suara dari kamar mandi.


“sepertinya aldi lagi mandi” bisik nadien sambil


melangkah ke arah luar setelah mengambil beberapa pakaian.


“kanya pakaiannya aku taro di kasur ya” ucap


nadien


“iya ka”


Tak lama kanya keluar dari kamar mandi dengan


menggunakan handuk yang melilit di tubuhnya


“pakai baju dulu nih, kaka mau mandi dulu” ucap


nadien sambil melangkah ke arah kamar mandi.


Kanya mulai memakai pakaiannya dan merapihkan


rambut. Tanpa sadar aldi yang sudah masuk dan menyaksikannya yang sedang


membuka ikatan rambutnya dan mulai merapihkan dan di ikatnya kembali rambutnya


tersebut. Aldi yang menyaksikan hanya terpaku seakan takjub dengan keindahan


yang ada di depannya. Tanpa sadar handphone yang di pegang nya bergetar dan


membuatnya tersadar lalu meninggalkan kanya dan mengangkat telponya yang sedari


tadi bergetar.


"Selamat pagi pak aldi, nanti jangan lupa bapak


sudah ada janji jam 1 siang dengan pak bram" terdengar suara sari sebrang sanah


"Baik" balas aldi ke sumber suara dan mematikan telponya


Setelah selesai dy kembali masuk ke dalam kamar


untuk menyapa kanya.


"Selamat pagi kanya? Kamu mau sarapan apa?" Ucap aldi sembari melontarkan senyuman manisnya


"Eh  ada abang aldi" jawab kanya kaget sambil


menghentikan aktifitasnya yang sedang merapikan dandanannya.


"Ayo kita sarapan ke lestoran di samping" sahut aldi sambil mengajak kanya


"Eh tungguin gw dong bang, baru selesai


mandi nih" terdengar suara dari balik pintu kamar mandi


"Iya bawel" teriak aldi membalas


sumber suara


Tak lama kemudian mereka pergi ke lestoran yang


letaknya bersebelahan dari apartemen mereka.


"Silahkan ini menunya tuan dan nona"

__ADS_1


ucap pelayan sambil memberikan buku menu


"Kamu mau pesan apa kanya?" Tanya


nadien sambil melihat-lihat buku menu


"Aku nasi goreng sama susu coklat sajah


ka" jawab kanya menunjuk menu


"Oke aku samain kaya dy ya mba" sahut


aldi memberikan buku menu ke pelayan


"Wuhh ikut-ikut ajh lo bang" ucap usil


nadien


"Saya sandwich sama susu coklat ajah


mba" lanjut nadien


"Baik, tunggu sebentar" pelayan


meninggalkan mereka.


“Gimana tidurnya nyenyak?” Tanya aldi ke pada


kanya yang duduknya berhadapan denganyan sementara Nadien duduk di sebelah


kanya.


“Nyenyak kok bang, cuman bingung ajah tiba-tiba


ada di atas Kasur, hehe” Jawab kanya tersenyum.


“Semalam abang yang gendong kamu, habis


tidurnya nyenyak banget” Ucap aldi tersenyum


“Hah! Serius bang? Maaf ngerepotin” Jawab kanya


malu


“Tenang ajh dek, dy mah justru kesenengan itu”


ledek nadien


Sahut aldi kesal


Tak lama kemudian makananpun datang, dan mereka


mulai melahap makanan yang sudah mereka pesan.


“Abang duluan mau siap-siap berangkat kerja


dulu ya” Pamit aldi sambil mengusap kepala kanya dengan lembut.


“Eh iya bang hati-hati” Balas kanya sedikit


kaget dengan apa yang dilakukan aldi terhadapny.


“Hati-hati bang” Ucap kanya sambil tanganya


melambai ke aldi yang sudah menjauh dari mereka.


“Kanya besok kaka sudah harus masuk kantor,


kamu di rumah sendirian nggak apa-apa?” Tanya Nadien khawatir.


“Iya nggak apa-apa ka, kaka tenang ajah” Jawab


kanya meyakinkan


“Kalau ada apa-apa kamu telpon kaka ajh yaa, eh


iya yaa kamu nggak punya telpon” Sahut nadien sambil menepuk pelan kepalanya.


“Hari ini kita beli hp ya, biar kaka tenang” Ajak nadien


“Oke ka” Jawab nadien.


Nadien memang orang asing bagi kanya namun saat


ini kanya sudah mulai menyayangi nadien seperti kaka kandungnya sendiri. Dy sudah


mulai nyaman dengan nadien, di tambah lagi nadien selalu memanjakannya seperti


seorang kaka terhadap adiknya.

__ADS_1


*Keesokan harinya


“Kanya kaka berangkat kerja dulu yaa, kamu


hati-hati di rumah, kalua ada apa-apa hubungi kaka jangan lupa pokoknya” Ucap


Nadien sambil bersiap-siap untuk berangkat kerja


“Iya kakaku sayang” Sahut kanya meyakinkan sembari memeluk tubuh nadien


Setelah Nadien berangkat kanya hanya sendirian


di apartemn tersebut, dy hanya menonton drama korea yang selalu Nadien tonton


ketika sedang bosan. Tak terasa jam mulai menunjukan pukul 2 siang.


“Ah bosen, apa aku keluar sajah ya cari buku” Bisik


kanya memikirkan apa yang akan dy lakukan


Setelah berfikir dy akhirnya memutuskan untuk


keluar apartemen untuk membeli buku yang terletak di sebrang apartemennya.


Dicarinya buku yang ingin dy baca di beberapa


baris rak, dan akhirnya menemukan buku yang dy cari. Setelah itu dy pergi ke


kafe yang berada di sebelah took buku tersebut.


*Didalam kafe


Buukkk


Tubuh kanya tak sengaja tertabrak oleh seorang


pria di depannya yang sedang buru-buru melangkah dan membuat buku yang


dipegangnya jatuh ke lantai.


“aww hati-hati dong kalo jalan, sakit tau” Ucap


kesal kanya


“Ambilin ke bukunya, kan kamu yang jatuhin”


lanjut kanya karena tidak ada jawaban dari pria tersebut. Bukanya membantu tapi


pria tersebut malah hanya melihat dan langsung meninggalkan kanya begitu sajah.


“Ihhh sialan” Ucap kanya kesal sambil tangannya


di angkat dengan posisi ingin memukul pria tersebut, namun pria tersebut sudah


jauh.


“Iss was ajah kalua sampai ketemu lagi” batin


kanya kesal.


Kanya akhirnya duduk di samping jendela kafe


sambil membaca buku yang sudah dibelinya tadi. Terlihat diluar seorang pria


yang sedang melihat-lihat keliling arah dengan sangat panik.


“Eh itu bukanya bang aldi, ngapain dy sdi situ


seperti nyari seseorang” Bisik kanya penasaran.


Tak lama kemudian pria tersebut langsung


melirik ke arah kanya yang sudah dari tadi melihatnya. Pria tersebut langsung


masuk dan menghampiri kanya, kanya yang kaget dan langsung berdiri tiba-tiba


pria tersebut langsung memeluk erat kanya.


“Kamu kemana ajah manis? Gw sama nadien nyariin,


di telpon nggak di angkat” ucap aldi panik


“Eh iya hp nya ketinggalan, tadi aku bosan trus


beli buku dan akhirnya aku ke kafe, maaf bang udah bikin khawatir” jawab kanya


tak enak sambil menenangkan aldi


“Yaudah laen kali bilang ya?” Sahut aldi sambil

__ADS_1


melepaskan pelukannya dan mengacak-acak rambut kanya.


__ADS_2