Who Am I?

Who Am I?
6


__ADS_3

"Kanya bangun udah pagi, hari inikan kamu udah mulai kerja" suara nadien membangunkan kanya


"Iya ka nih bangun"


Setelah selesai kanya keluar kamar untuk sarapan.


"Hari ini dan seterusnya kamu kaka antar ya biar nggak tersesat"


"Siap ka"


Sesampainya di kantor kanya memasuki ruangan yang di dalamnya terdapat beberapa ruangan yang di pisahkan dengan sekat-sekat yang tidak terlalu tinggi sehingga semua orang bisa mudah terlihat namun tetap berkelompok dan di setiap ruangan terdapat satu meja di depan yang menandakan atasan mereka atau pemimpin dari tiap-tiap kelompok.


"Hai kanya, ke sinih" sapa monica yang sedari tadi duduk menunggu kedatangan kanya


"Eh ka monica, baik ka" sahut kanya menghampiri monica.


"Meja kamu di sini, kita sebalahan" ucap monica sambil menunjuk ke arah meja sebelahnya


"Iya ka" sahut kanya


"Sebentar lagi pak ardian datang, dia ketua tim kita"


"Ohh, iya ka aku rapih-rapih meja dulu ka"


"Oke"

__ADS_1


Tak lama kemudian seorang pria datang memasuki ruangan. Para karyawan fokus melihat pria tersebut dan nampak terpanah dengan kedatangan pria tersebut. Kanya yang sedang sibuk membereskan mejanya tidak sadar kalau pria tersebut menghampiri ke ruangan mereka.


"Pagi pak" sapa salah seorang karyawan lain.


"Kanya, sinih cepetan pak ardian datang" bisik monica ke kanya


Lalu kanya menoleh ke arah pria tersebut dan betapa terkejutnya dia melihat pria tersebut.


"Kamu, si mesum!" Teriak kanya sambil menunjuk ke arah pria tersebut yang membuat semua orang melihatnya dan terheran akan ucapannya.


Pria tersebut melirik sinis ke arahnya dan mulai menghampirinya. Di dekat kan wajahnya ke arah kanya.


"Ohh kamu anak baru itu, wanita yang dengan PD nya memamerkan dalamnya ke semua orang" bisik pria tersebut dan membuat wajah kanya memerah.


"Ihhh dasar sialan" ucap kanya kesal tanpa sadar tangannya mendorong tubuh pria tersebut menjauh namun Pria tersebut menarik tangan kanya sehingga tubuh mereka sangat dekat.


Kanya yang masih berdiri mematung hanya bisa terdiam.


"Silahkan kalian kembali ketempat kalian" ucap pria tersebut


"Kamu kenal pak ardian kanya?" Tanya monica menghampiri kanya yang mejanya tepat berada di sebelahnya


"Aku? Nggak sama sekali. Hanya kebetulan sajah ketemu, kebetulan yang menyesalkan" sahut kanya


"Ko menyesal, ketemu dimana? Dia salah satu orang tampan di perusahaan kita tau, namanya Ardian Hendrawan, umur 27 tahun tapi sudah mapan" ucap monica menyanjung pria itu.

__ADS_1


"Percuma tampan tapi sikapnya buruk, tampanan juga oppa aku" ucap kanya sebal


"Aduhhh kamu termasuk kpopers atau drama lovers? Kalau bgitu seleranya terlalu tinggi begitupun dengan khayalannya, ckckck" ucap monica sambil menggelengkan kepalanya.


"Hehehe maklum udah kebiasaan yang alami" sahut kanya tersenyum


"Kita adakan meeting hari ini, untuk membahas proyek PT unilever, silahkan kalian siapkan bahannya" ucap pria tersebut yang membuat obrolan kanya dan monica terhenti


"Baik pak" jawab semua karyawan


"Kamu anak baru kemari" ucap ardian sambil menunjuk ke arah kanya.


"Baik pak" jawab kanya


"Ada apa pak?"tanya kanya sambil berdiri di hadapan adrian


"Kamu belum mengerti apa-apa kan? Pada saat meeting nanti tolong perhatikan dan pelajari, monica akan membantu kamu selama seminggu ini" jawab ardian menjelaskan


"Baik pak" sahut kanya dan kembali ke mejanya


"Hmm, profesional juga dia, aku fikir bakal di maki-maki" bisik kanya dalam hati.


"oiya satu lagi tolong kalian jangan mengobrol yang tidak penting" ucap ardian kesemua karyawannya


"baik pak ardian" sahut semua karyawan

__ADS_1


"hm.. baru juga di sanjung udah nyebelin lagi" batin kanya sambil melirik sinis ke arah ardian, ardian yang menyadarinya namun tak menggubrisnya.


__ADS_2