Zafrina Mendadak Nikah

Zafrina Mendadak Nikah
Bab 54. Kabar


__ADS_3

*****


Sejak kepulangan mama papanya, Zafrina kembali merasakan pusing dan mual yang berlebihan. Semua makanan yang sempat mampir di perutnya harus terbuang percuma.


Ia bersandar lemah di tembok. Dia kini menyesali keputusannya membiarkan kedua orang tuanya pulang sebelum Zico datang.


"Nyonya, apa anda baik-baik saja?" tanya Miranda cemas saat melihat wajah pucat Zafrina.


"Apa aku kelihatan baik-baik saja di mata kalian?" tanya Zafrina lemah. Paula membantu Zafrina berbaring.


Zafrina memejamkan matanya. Paula dengan sigap mengetik pesan dan mengirimkannya pada Zico sang majikan.


"Kepalaku sakit sekali."


"Saya akan memanggilkan dokter untuk anda, nyonya."


"Tidak usah."


"Tapi, nyonya..."


"Kenapa aku merasa sangat tua dengan panggilan itu? apa kalian tidak bisa memanggilku nona saja?"


"Baiklah jika itu kemauan anda, nona," jawab Paula.


"Miranda, tolong ambilkan aku strawberry." Miranda tersenyum lalu mengangguk, ia lalu segera undur diri.


Zafrina terus mengurut pelipisnya, sungguh saat ini jika tidak ada kedua pelayannya ia rasanya ingin menangis.


"Kalian bisa tunggu di luar saja?"


"Kami tidak berani meninggalkan anda sendirian saja, nona."

__ADS_1


"Miranda masuk membawa semangkuk besar buah strawberry kualitas premium yang rasanya cenderung manis dan buahnya besar.


Melihat buah itu rasanya air liur Zafrina hampir saja menetes. Saat Miranda memberikannya pada Zafrina, calon ibu baru itu tampaknya sangat bersemangat sekali.


"Berikan itu padaku..." Zafrina langsung menusuk satu buah yang paling besar dan mulai mengunyahnya.


Zafrina tersenyum saat mengunyah buah itu. Tak lama ponsel Zafrina berdering, Zico yang sedang dalam perjalanan pulang memutuskan untuk menghubungi sang istri.


"Halo, King."


"Apa kamu baik-baik saja?"


"Hmm.. ya jauh lebih baik."


"Kamu sedang apa?"


"Makan buah straberry. mulutku rasanya pahit setelah muntah terus menerus."


"Apa separah kemarin?"


"Sebentar lagi aku sampai di rumah. apa kamu menginginkan sesuatu sebelum aku tiba di rumah?"


"Tidak ada, King. Aku hanya mau kamu segera di sini."


"Baiklah jika begitu, aku akan menutup teleponnya dulu ya?"


"Hmm.. ok. Cepatlah sampai."


Keduanya mengakhiri panggilan dengan senyum yang merekah. Keduanya seperti pasangan yang sedang bucin.


Zafrina kembali menusuk satu strawberry dan mengunyahnya dengan cepat. Miranda dan Paula saling lirik lalu ikut tersenyum.

__ADS_1


...*****...


Sementara itu Dian dan Gerry telah selesai berbelanja, sebuah pesan masuk di ponsel Gerry. Senyum yang sejak tadi menghiasi wajahnya seketika sirna.


"Apa semua sudah?" tanya Gerry pada Dian. Saat ini dia memilih diam dan tidak memberitahu Dian. Meskipun dalam hati dia sangat cemas. Tapi dia tidak mau terburu-buru memberitahu kabar yang baru saja ia terima.


"Kurasa sudah, Mas." Gerry pun akhirnya menghampiri kedua pengawalnya untuk memberi perintah.


"Kalian langsung bawa barang-barang itu ke bandara. Aku akan menghubungi kapten Roger dulu. Malam ini juga kita kembali ke Indonesia." Meskipun kedua pengawal itu tampak bingung tapi mereka tetap mematuhi perintah Gerry.


Gerry segera membawa Dian kembali ke apartemen untuk memberitahu putrinya jika mereka harus segera kembali.


Di apartemen Dian


Zafia menerima pesan dari Nino, tangannya bergetar dengan air mata yang mengalir deras.


"Kakak..." teriak Zafia. Zayana yang sedang membuat camilan segera menghentikan kegiatannya.


"Ada apa, Fia?"


"Oma..."


Deg!!


Wajah Zayana langsung pias melihat air mata adiknya. Tidak biasanya Zafia menangis seperti itu.


"Apa yang terjadi dengan Oma?" Zayana mendekat. Air matanya pun ikut lolos. Dia merasa ada hal buruk yang terjadi.


Marvel masuk ke apartemen dengan tergesa-gesa setelah mendapatkan pesan yang sama dari Nino. Tapi sayangnya saat sampai dan membuka pintu, kedua anak gadis Gerry sudah saling berpelukan dengan berurai air mata.


🌹🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


Hai hari ini aku bawain karya bestie ku kak Dhevy Yuliana nih. Mampir ya, jangan lupa untuk like komen dan Fav.



__ADS_2