Air Mata Istri Sholehah

Air Mata Istri Sholehah
Episode 57.


__ADS_3

Jihan duduk termenung di teras rumah sederhananya, memandangi langit malam yang gelap dan ditemani suara jangkrik yang mengisi kesunyian. Jihan masih belum menemukan jawaban atas kegundahan hatinya, dia masih bingung harus mengambil keputusan apa, haruskah dia menerima pinangan Radit atau justru menolaknya?


Jihan mengembuskan napas berat, Jihan tahu Radit lelaki yang baik dan sholeh, tapi dia tidak mencintai lelaki itu. Hatinya masih milik Ammar yang mungkin saat ini sudah melupakan dirinya. Namun Jihan sadar, dia tak boleh lagi menyimpan perasaan dan mengharapkan lelaki yang kini sudah haram baginya itu.


“Keputusan apa yang harus aku ambil, ya, Allah?” Gumam Jihan pelan.


Salma dan Arif yang melihat Jihan melamun sendiri menghampiri putri mereka itu, dan duduk di dekatnya.


“Kamu sedang apa sendirian di sini?” Tanya Salma.


“Aku memikirkan permintaan Pak Radit dan Bu Yuni, Ummi. Aku masih bingung harus mengambil keputusan apa?” Jawab Jihan.


“Nak, kalau kamu tidak ingin menerimanya, maka tolak lah secara baik-baik. Tapi jika kamu ragu, maka sholat istikharah! Minta petunjuk dari Allah agar diberi kemantapan hati untuk memilih.” Pinta Arif.


“Sudah, Abi. Setiap malam aku selalu shalat istikharah, tapi tetap saja aku masih bimbang.” Keluh Jihan.


“Nak, istikharah itu berarti mencari yang terbaik. Sekarang kamu tanya hatimu, apa yang sekiranya terbaik untuk hidupmu, untuk masa depanmu, dan agamamu. Kalau kamu masih bimbang, maka bacalah surah Al-Fatihah dengan menyertakan perkara yang membuatmu bimbang dan minta dalam hati agar Allah memberimu petunjuk.” Arif menasihati putrinya itu.


“Iya, Nak. Karena semua keputusan ada di tanganmu, jadi kamu harus yakin dan memikirkannya matang-matang, biar enggak terluka dan menyesal lagi seperti dulu.” Ujar Salma.


Arif memberikan tatapan peringatan pada sang istri.“Ummi!”


“Abi, Jihan sudah pernah gagal dan kecewa dalam pernikahan. Ummi enggak mau dia mengalaminya lagi.” Sungut Salma yang kesal tiap kali teringat perbuatan Ammar terhadap putri kesayangannya itu.


Arif hanya menghela napas mendengar sungutan istrinya tersebut, dia tahu Salma sakit hati atas perbuatan Ammar, ia pun sama. Tapi dia hanya tak ingin mengingat kejadian itu lagi.

__ADS_1


“Iya, nanti aku akan lakukan yang Abi sarankan.” Sahut Jihan yang tak ingin menanggapi ucapan sang ummi.


Arif tersenyum sambil mengusap kepala Jihan yang tertutup jilbab.


“Ya sudah, kalau begitu sekarang kita masuk! Sudah malam ini.”


Ketiganya pun bergegas masuk ke dalam rumah dan bersiap untuk istirahat.


☘️☘️☘️


Malam kian larut, langit gelap bertabur bintang seolah menjadi saksi kebisuan malam. Hawa dingin dan suara jangkrik yang semakin nyaring begitu menambah keheningan.


Jihan kembali melaksanakan shalat istikharah, memohon petunjuk dari Allah agar hatinya tak bimbang memilih dan mantap menentukan pilihan. Setelah shalat dia pun membaca doa istikharah.


“Allahumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub.”


Setelah selesai Shalat, Jihan tak langsung beranjak dari atas sajadah, dia melakukan apa yang Arif sarankan tadi. Jihan membuka Al Qur'an lalu membaca surah Al-fatihah, di dalam hati dia meminta agar Allah memberinya petunjuk, menghapus keraguan dan memantapkan hatinya.


Mendadak hatinya serasa bergetar saat bayangan wajah Ammar tiba-tiba hadir di diingatkannya, tanpa terasa air matanya jatuh menetes, namun buru-buru ia usap.


Setelah selesai membaca surah Al-fatihah, Jihan menutup Al Qur'an dan menangis sesenggukan. Dadanya kian terasa sesak kala teringat seberapa besar cintanya pada Ammar dan semua yang terjadi di antara mereka.


“Maafkan aku, ya, Allah. Aku telah khilaf mencintai makhluk ciptaan-Mu, melebihi cintaku pada-Mu.”Ucap Jihan lirih, dia sadar mungkin ini cara Allah menegurnya karena telah berlebihan mencintai Ammar.


Di tempat yang berbeda, Radit pun tengah melaksanakan shalat hajat yang sudah seminggu ini dia kerjakan, memohon kemudahan kepada Allah atas apa yang sedang dia perjuangkan. Berharap sang maha pencipta mengabulkan harapan yang sudah lama dia idamkan.

__ADS_1


“Ya Allah, ya Rahman. Kau tahu aku mencintai salah satu hamba mu, maka izinkanlah dia menjadi halal bagiku, menjadi bagian dari hidupku dan melangkah bersamaku menuju Jannah. Mudahkanlah segalanya, ya Allah. Aamiin.”


Radit mengusap wajahnya lalu menghela napas panjang, hatinya resah dan gundah menunggu keputusan dari Jihan. Sejak kematian sang istri, Radit merasa hidup seolah berhenti saat itu juga. Dia kehilangan semangat untuk terus melangkah menuju masa depan, merasa takdir begitu kejam terhadapnya.


Namun saat bertemu Jihan, dia seolah melihat masa depan pada sosok yang penuh kelembutan itu. Hatinya seolah menemukan secercah harapan untuk bangkit dari keterpurukan, tanpa dia sadari begitu cepat Jihan bertahta di hatinya, mengubah kesedihan yang dalam menjadi sebuah keinginan untuk meraih kebahagiaan.


Tapi ketika mendengar Jihan menikah dengan orang lain, hati Radit kembali hancur. Dia merasa lagi-lagi semesta sedang mengajaknya bercanda, di saat dia mulai berusaha untuk bangkit, kenyataan justru menghempasnya ke jurang terdalam. Namun senyuman Jihan selalu membuatnya bertahan agar tidak kembali terpuruk.


Dan kala dia mengetahui Jihan telah berpisah dari suaminya, Radit berharap kali ini Allah benar-benar memberinya kesempatan. Hingga begitu sang ibunda menceritakan tentang seorang wanita bernama Jihan dan berstatus janda, wanita berparas ayu nan lembut, wanita sholeha yang telah mencuri hati sang ibunda. Radit yakin itu Jihan yang dia kenal.


Maka dia bulatkan tekadnya untuk datang dan meminang wanita yang dia cintai itu, cukup sudah setahun ini dia memantapkan hati, dia tak ingin menunggu dan menyia-nyiakan kesempatan lagi.


Berharap kali ini Allah mempersatukan mereka dalam pernikahan yang suci. Insha Allah.


☘️☘️☘️


Aku update 1 episode lagi, nih!


Kira-kira keputusan apa yang Jihan ambil?


Ada yang tahu enggak?


Yuk, komen!


Jangan lupa like nya juga, ya.

__ADS_1


Biar aku makin semangat update.☺️


__ADS_2