
"Jangan kau sentuh istriku dengan tangan kotormu itu!!" ucap syabil dengan nada dingin dan mematikan dan membawa kanzha ke pelukannya.
semua tamu undangan yang hadir sangat terkejut mengetahui fakta bahwa nona kanzha sudah menikah dan bukannya ia hari ini akan menikah denga tuan aren, itu adalah fikiran dari semua orang.
★★★
Aren hanya tersenyum sinis dan memandang rendah syabil.
"Ternyata kamu berani menampakkan wajahmu juga di hadapanku. Aku akan memberikan kesempatan lagi untukmu kabur dan jangan mengusik kehidupan calon istriku!!" ucap aren memperingatkan syabil
"Heee...calon istri?? masih calon kan sedangkan dia adalah istri sah ku! dan kamu jangan bermimpi untuk merebut dia dariku, karena aku tidak akan membiarkan itu terjadi!"
"Sebenarnya apa yang terjadi ini? dan kamu siapanya anak saya?" tanya nyonya aiden yang pura-pura tidak mengenal syabil sesuai dengan rencana yang telah disusun tadi malam.
"Perkenalkan saya adalah suami anak nyonya yaitu syabil" ucap syabil sopan
"Apa...? kamu sudah menikah sayang??" ucap nyonya aiden ke kanzha
"Iya sudah bunda, maaf anzha tidak memberitahu bunda secepatnya karena anzha melihat beberapa hari ini bunda terlalu sibuk. Dan tuan aren juga pasti tahu kalau anzha sudah menikah" jawab kanzha
"Apa ?? anda sudah tahu tuan aren?? terus mengapa anda mau menikahi anak saya ?" tanya nyonya aiden heran
"Nyonya aiden saya mau menggunakan permintaan ke 2"
"Apa itu tuan aiden?"
"Suruh mereka berdua untuk bercerai sekarang juga!" ucap tegas aren
"Apa kamu sudah gila yahh!!!" sentak kanzha
"Ingat nyonya aiden janji anda kepada saya. sekarang saya menggunakan permintaan ke 2 saya sekarang juga"
__ADS_1
"Tuan aiden, aku yakin bahwa anda adalah orang yang bijak, dan sangat tidak mungkin untuk menyuruh mereka bercerai "sahut nyonya aiden
"Suruh mereka bercerai sekarang juga dihadapan semua orang saat ini atau anda harus turun jabatan sebagai ketua Khawirdzone karena anda tidak layak menjadi seorang pemimpin karena telah mengingkari janji yang telah ands buat sendiri!" ucap skak mat aren ke nyonya aiden sambil memandang sinis ke arah syabil.
Suasana di ruang aula pun menjadi riuh karena mendengar perkataan bos sub A dari geng black rose tersebut bahwa Nyonya aiden yang jabatannya sebagai pemimpin tidak bisa memegang janji yang telah ia buat sendiri. Semua tamu undangan berbisik-bisik mengenai apa yang terjadi saat ini. Melihat suasana di aula tersebut semakin ricuh akibat ulah dari si aren, kemudian syabil berinisiatif untuk langsung mengambil tindakan.
"Semuanya harap diam!!!" ucap tegas syabil dan itu membut semua orang diam akibat aura yang dimunculkan syabil membuat orang begidik ngeri.
"Oke, aku akan menceraikan Istriku sekarang juga!" ucap syabil lagi yang membuat semua orang terkejut mendengarnya apalagi nyonya aiden yang sampai hilang keseimbangan akibat pernyataan syabil untung saja ara berada di dekat mommy nya itu sehingga ia bisa menjaganya.
"Mommy tidak papa??" ucap ara khawatir karena melihat wajah mommy nya yang menjadi pucat seketika
"Saya tidak setuju tuan syabil dengan keputusan yang anda buat, lebih baik saya turun dari posisi ini dari pada mengorbankan kebahagiaan anak saya !!" jawab nyonya aiden tegas
"Oke, panggil pengacara sekarang juga dan buat mereka berdua untuk bercerai di hadapanku detik ini juga!!" tutur aren dengan pongah karena ia merasa sudah menang dari syabil
Sedangkan kanzha hanya menatap dalam syabil dan tidak mengucapkan sepatah kata pun, hatinya pun sakit sekali mendengar perkataan itu dari mulut suaminya. Namun ia harus percaya kepada suaminya itu, kanzha yakin bahwa syabil tidak akan melakukan hal yang sangat bodoh.
Akhirnya X membawa pengacara dan hakim yang menangani untuk kasus perceraian. Kanzha tidak menyangka bahwa ia akan bercerai dengan syabil dan sama sekali tidak terbayangkan oleh otak cerdiknya itu. Sebenarnya ia sangat sangat tidak rela dan tidak mau menyetujui rencana syabil ini namun ia harus percaya kepada syabil bahwa ia akan memikirkan suatu cara yang terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.
"Hahahaha sekarang kamu sudah bercerai dengan dia. Dan kamu sudah tidak ada urusannya disini, lebih baik kamu enyah dari sini sebelum kamu tidak akan bisa melihat hati esok!!" ancam aren ke syabil
"Plaakkk !!! dasar lelaki licik!!" ucap kanzha dengan amarah yang tidam bisa dibendung lagi
"Kamu menjadikan aku alat pertukaran dengan bundaku sendiri untuk memenuhi keinginan² konyolmu itu, lelaki macam apa kau. Dan kamu juga telah menyuruhku untuk bercerai dengan suamiku sendiri, apa sebegitu tidak lakunya dirimu hingga mau merebut istri orang lain. Aku yakin kamu ingin menikahiku hanya untuk sebagai batu pijakanmu untuk mencapai tujuan jahatmu itu. Dan aku Kanzha Shakira Pratiwi akan bersumpah tidak akan membiarkan itu terjadi untuk sekarang dan selamanya !! camkan itu!!" ucap kanzha tegas dengan amarah yang membara
"Wooww aku sangat salut dengan kecerdikan calon istriku ini. Namun sayangnya kamu tidak akan bisa menjalankan sumpahmu itu calon istriku!" ucap syabil dengan membelai lembut wajah kanzha dan kanzha langsung menepisnya.
Kanzha pun langsung mengambil pisau yang di selipkan dibelakang gaunnya itu namun aren sudah mengetahui pergerakan kanzha dan ia langsung bisa menghindar dan mengarahkan pisau ke leher kanzha. Syabil tidak bisa tinggal diam karena kanzha sedang dalam bahaya, ia pun langsung menerjang aren dan terjadilah duel maut antara syabil dan aren. Aren yakin kekuatan bela diri syabil sangat hebat ia sampai dibuat kuwalahan, jika diteruskan ia yakin bahwa ia pasti yang akan kalah. Kemudian aren menujukan pandangannya ke arah kanzha yang berada di tengah-tengah antara syabil dan aren.
Aren mengambil pisau tadi dan ia mengarahkannya ke kanzha.
__ADS_1
"Kakak awass !!" teriak ara
Namun dengan sigap syabil menghalau pisau itu dengan cara menggenggam erat pisau tersebut sehingga tidak sampai melukai kanzha, bahkan hal itu membuat telapak tangan syabil mengeluarkan darah dengan cukup deras.
"Dasar B*jingan!! berani-berani nya kamu ingin menyakitinya!!" ucap syabil penuh emosi bahkan ia tidak menghiraukan rasa sakit yang ada di tangannya saat ini, dan kemudian syabil menepis pisau itu dan mengahajar aren dengan membabi buta tanpa memberinya jeda sedikit pun. Semua orang di aula itu menyaksikan kebengisan seorang syabil, bahkan kanzha sendiri serasa tidak bisa mengenali suaminya itu. Sekarang aren sudah tidak berdaya lagi ditangan syabil namun syabil masih terus menghajarnya.
Kanzha tidak mau melihat syabil menjadi seperti ini, ia ngin melihat syabil seperti sebelumnya yaitu seorang syabil yang sikapnya dingin, cuek, dan nyebelin namun dibalik sikapnya yang menjengkelkan itu ada rasa kasih sanyang yang besar untuk orang-orang yang disayanginya.
Kemudian tanpa berfikir panjang kanzhs langsung memeluk syabil dari belakang untuk memenangkan amarah syabil saat ini.
"Sudah cukup mas, hentikan semua ini. Aku tidam mau melihatmu seperti ini" ucap kanzha di tengah pelukannya itu
"Dia telah berani akan mencelakaimu sayang, dan aku tidak akan membiarkan orang ini hidup!" ucap syabil yang akan menghajar aren kembali namun kanzha langsung menghentikannya dengan cara memeluk syabil dari depan dan memegang erat tangan tersebut.
"Aku tidak papa mas, sudah yah jangan di teruskan lagi" ucap kanzha lembut dengan air mata yang sudah mengalir dari mata indahnya itu.
Melihat kanzha yang sedang menangis amarah syabil yang sudah tidak bisa ditahan lagi entah menguap kemana, yang dirasakannya saat ini yaitu bagaimana cara menghentikan air mata seorang Kanzha Shakira Pratiwi, ia tidak ingin melihat wanita yang sangat dicintainya ini bersedih.
"Kamu kenapa sayang?? kenapa kamu menangis. Aku tidak suka melihat kamu menangis. Hentikan air matamu ini yahh" ucap syabil lembut sambil mengusap air mata kanzha.
"Aku sedih melihat kamu seperti ini mas"
"Maafkan aku yah sayang. Mas berjanji tidak akan membuat kamu bersedih lagi. Dan maafkan aku tidak bisa mengontrol emosiku tadi sehingga kamu melihat sisiku yang seperti monster tadi" jelas syabil lembut ke kanzha
"Tidak mas, jangan berbicara seperti itu lagi!"
"Baiklah sayang, sekarang kamu senyum lah. Aku tidak ingin melihatmu menangis," sambil memeluk kanzha dengan erat.
Semua orang sangat takjub dengan kanzha karena dengan begitu mudahnya membuat syabil yang seperti pembunuh berdarah dingin tadi sekarang menjadi seorang yang sangat penyayang dan penuh cinta.
...***Bersambung***...
__ADS_1
Happy Readings
@Terraikaka