
"Kebakarannn mana kebakaran dimana apinya kanzha,.. di dapur di ruang tamu apa di halaman belakang??" tanya sabil panik sambil tak lupa membawa embernya dengan muka bantalnya
sedangkan si kanzha hanya ketawa sambil memegangi perutnya karena menurutnya penampilan syabil saat ini seperti tukang kebun bukan seperti seorang CEO sanjaya groups, karena dengan rambut acak acakannya dan dengan celana kolornya serta tak lupa dengan embernya itu merupakan paket komplit untuk mengerjai syabil habis-habisan
Sedangkan syabil dengan begitu bodohnya jatuh dalam keusilan si kanzha.
"Siall,... aku dengan begitu bodohnya masuk dalam perangkap kucing kecil ini ... awas kamu yah akan aku balas nanti" gerutu syabil dalam syabil sambil membawa embernya kembali ke kamar mandi dan tak lupa dengan gaya seorang CEO nya, dan itu malah membuat kanzha tertawa terpingkal-pingkal.
"Syabil aku tungguin kamu dibawah yah untuk sarapan" teriak kanzha disela² tertawanya
"Huhh seru juga ngerjain sii CEO songong itu wkwk"
***
Syabil sudah selesai dengan ritual mandinya dan sekarang turun tangga menuju meja makan lengkap dengan setelan jasnya yg sudah terbalut di tubuh kekarnya.
Kanzha yg menyadari bahwa syabil sudah mau kemeja makan, maka dia segera menyiapkan peralatan sarapannya untuk dia dan syabil dengan wajah bahagianya sambil tersenyum
"Syabil sini duduklah, aku sudah membuat sarapan untuk kita berdua" ajak kanzha ke syabil
"Ini kamu semua yg bikin sarapan ?" ucap syabil
__ADS_1
" Yayalah aku, masak pak satpam sih yg buat sarapan. Kamu ini aneh² aja" balas kanzha
Syabil mulai memakan masakannya kanzha dan dia sangat terkejut bahwa masakannya istrinya ini sungguh sangat enak dari pada masakan mama wilna mamanya sendiri.
" Gimana syabil rasanya masakanku enak apa tidak?" tanya kanzha
"Lumayan sihh"
"Haaa lumayan yg bagaimana,... yang spesifik dong kalau memberi komentar, kalau komentar masalah pekerjaan aja bisa² sampai mulut berbusa eh sekarang malah cuma satu kata saja" gerutu kanzha sambil mengerucutkan bibirnya
"Lumayan bisa diterima diperut ! sudah aku mau sarapan bukan malah berdebat dengan kamu, nanti bisa² terlambat lagi ke kantornya"
"Hmm"
"Dasar CEO songong, cuek banget sih balesnya! aku cuekin balik baru tau rasa kamu" suara hati kanzha yang meronta ronta😂
Syabil yg melihat kanzha sudah naik tangga mau ke kamar mereka segera menghabiskan sarapannya karena sangat sungguh disayangkan jika makanan seenak ini tidak dihabisakannya
***
Ketika kanzha turun dari tangga untuk siap² berangkat ke kantor tak luput dari penglihatan mata syabil yg dirasanya istri kecilnya itu sungguh sangat cantik dan manis sekali tanpa memakai riasan wajah yang berlebihan
__ADS_1
Kanzha yang heran dengan syabil karena sedari tadi syabil melihatnya terus dan itu membuat kanzha menjadi salting sendiri
"Kenapa melihatku terus, apa ada yg salah dengan pakaian atau riasanku??" tanya kanzha ke syabil
"Tidak, kamu sudah cantik. Ayo berangkat!" jawab syabil
"Mmm syabil... kamu berangkat duluan saja karena aku sudah memanggil taxi, tidak enak juga kalau sampai ketahuan karyawan kamu "
"Apa ! buat apa kamu memanggil taxi kalau suamimu sendiri mau berangkat bersamamu!"marah syabil
"Mmm bu bukan begitu syabil,.. aku juga akan senang jika berangakat denganmu tanpa harus repot² memesan taxi terlebih dahulu. Aku hanya takut jika ketahuan dengan karyawan mu di kantor dan itu akan menimbulkan gosip yang akan merugikan kamu sebagai CEO karena ku. Jadi boleh yahh aku berangkat ke kantor pakai taxi saja, kamu kan juga pernah bilang kalau di kantor kita harus jaga jarak agar tidak menimbulkan gosip" mohon kanzha dengan puppy eyesnya
" Terserah !!!" ucap syabil sambil meninggalkan kanzha dengan begitu saja
" Syabil... huftt apa aku salah bicara yahh.. bukannya dia sendiri yg mendoktrinku untuk jaga jarak dengnnya" pikir kanzha dengan perasaan yg kacau
***
Didalam mobil syabil terus memikirkan perkataan kanzha bahwa memang betul syabil sendiri lah yg menyuruh kanzha untuk jaga jarak dengannya tapi mengapa untuk sekarang dia tidak ingin kanzha menjaga jarak darinya dan ingin dia selalu dekat dengannya.
"Ada apa dengan diriku .... apa aku sudah jatuh cinta dengan istri kecilku??" pikir syabil dalam hati
__ADS_1