Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Kekhawatiran Syabil


__ADS_3

Kanzha dan cici sangat kaget dengan kedatangan syabil yang tiba² memukul dafi.


kanzha hendak ingin membantu dafi dan tiba² tangannya di cekal oleh syabil.


"Mau ngapain kmu !!" ucap syabil dengan raut muka yg sangat menyeramkan& siap untuk menerkam mangsanya


"Aku mau membantu temanku !! .. lagian kamu ngapain asal mukul orang gitu aja" ucap kanzha tidak terima.


"Salah sendiri dia sudah berani nyentuh² calon istriku tanpa seizin ku" balas syabil tidak terima


dafi mendengar percakapan mereka sangat kaget dan segera berdiri.


"Haaa apa bener ini calon suami kamu zha??"


" Ehh iya daf, maaf aku belum cerita ke kamu"


"Seriusan!!!! bukannya kamu selama kuliah tidak mau menikah dulu yah"


mendengar perkataan dafi cici langsung menutup mulutnya .


"Eh zha dan tuan syabil kami pamit dulu yah, kalian selesaikan urusan kalian dulu. saya mau mengantar dia ke apotek" sambil pamit dan menyeret dafi secara paksa.


"Eh kog cepet sih ci... yasudah hati2 yah"


"Oh ya tuan syabil sebelumnya saya mau memberi tahu bahwa dafi ini adalah sahabatnya kanzha juga"

__ADS_1


"Eh padahal aku baru aja ketemu kanzha kog diajak balik sih ci, aku kan masih kangen tau" protes dafi


mendengar omongannya dafi, seakan darah syabil mendidik dibuatnya dan menunjukkan wajah garangnya.


cici yg pintar membaca situasi pun segera menarik syabil keluar dari cafe tersebut.


***


"Ayo pulang!!"


" Sebenarnya apasih mau tuan, tiba-tiba datang memukul sahabatku begitu saja"


"Kenapa memangnya kamu tidak terima !!"


"cehh,... diantara pria dan wanita mana ada yg dinamakan sahabat!"


"Maksud tuan apa??"


"Sudah ayo masuk mobil sekarang" ucap syabil yang tidak mau dibantah dan tidak sengaja menggenggam tangan kanzha yang sedang terluka.


"Sshh.. Aaww"


"Ada apa? dan syabil pun melihat kearah tangan kanzha, betapa terkejutnya dia melihat bahwa tangannya kanzha sedang diperban.


"ini kenapa dengan tangan kamu?" ucap khawatir saybil

__ADS_1


"Tidak papa,..hanya habis terjatuh saja!" ucap jutek kanzha, dan yah sebenernya kanzha masih marah ke syabil atas perilakunya yg seenaknya memukul temannya.


Mendengar itu syabil langsung menggendong kanzha menuju mobil sportnya


"Tuan apa yg sedang anda lakukan ? turunkan aku, ini tempat umum banyak orang yg melihatnya" ucap kanzha sambil meronta² ingin diturunkan


"Sudah kamu diam saja"


Kanzha yg saat itu merasa sangat malu sekali dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang syabil, sedangkan syabil hanya tersenyum dengan tingkah malunya kanzha.


setelah sampai di mobil syabil langsung melajukan mobilnya menuju kerumah utama keluarga sanjaya.


Setelah sampai di rumahnya syabil kemudian kembali menggendong kanzha menuju ke kamarnya.


"Aduhh tuan turunkan aku sekarang juga !! yang sakit itu tanganku bukan kakikuu!!" omel kanzha


Syabil yg dari tadi mendengar omelannya kanzha hingga telinganya panas serasa gemas sendiri dengan wanita yang sedang digendongnya saat ini. tanpa permisi syabil langusng mencium bibir kanzha supaya dia tidak mengomel lagi.


"Cup"


kanzha yang lagi menerima serangan dadakan dari syabil serasa kaget dan jantungnya kembali berulah. dan seketika dia menjadi diam dan pipinya pun bersemu merah


"Sudah bisa diam ??? apa kamu memang mau dicium dulu agar bisa diam nona kanzha shakira pratiwi" ucapnya dengan senyum jahilnya


Kanzha pun membalas dengan tatapan tajamnya & itu malah membuat syabil tertawa

__ADS_1


__ADS_2