
Keesokan paginya Syabil sekeluarga ikut mengantarkan kepindahan syabil dan khanza dimansion barunya.
Sesampainya di mansion khanzha tercengang dibuatnya karena mansion yg dibangun syabil memang benar² sangat mewah dan luas beserta terdapat sebuh perkebunan dibelakang rumahnya.
"Ya ampun ini mansion apa istana, besar banget sihh, ada perkebunannya pula! gak kebayang kalau ngebersihin rumah segede ini pasti langsung encok deh meski sehari aja" tutur kanzha dalam hati
"Wah syabil, kamu memang bener² top dehh jadi anak mama! mansion kamu gk kalah juga sama mansion mama wkwkk" ucap mama syabil
" Wahhh mansion kakak bagus banget,... nanti boleh yah mikha sering² main kesini " sambung mikha
"Sudah² ayo kita masuk! ngapain masih diluar juga, semuanya mau jadi satpam apa" balas papa syabil
"Heheh jadi satpam dihati papa juga gpp pa " goda mama syabil
" Yaelah ma ingett umurrr... udah mau kepala 6 gitu juga masih aja ngegombal" balas mikha
"Ehh dari pada kamu si jones, makanya kalau mau digombalin cepet cari calon mantu mama sana ! jadi cewek itu jangan galak² napa" balas mama syabil ke mikha
" hiii mama nyebelin ihh,.. kog pakek balas calon mantu segala, mikha kan masih muda ma" sungut mikha
__ADS_1
" Yaya terserah apa kata tuan putri mama yg paling cantik ini dehh" sambil mencubit gemas kedua pipi mikha
***
Setelah rombongan keluarga syabil pulang ke mansion nya kini hanya tinggallah syabil dan kanzha di mnsion tersebut karena pra pembantunya baru dikirim besok pagi dari mnsion utama.
" Emm syabil,... apa boleh aku minta suatu permintaan " ucap kanzha sambil gugup
"apa"
" Kita sebaiknya tidur di kamar yg berbeda yah"
"Maaf,.. kita kan hanya menikah secara kontrak, jadi aku tahu batasanku, bukannya itu yg kamu mau"ucap kanzha sambil menunduk tanpa berani menatap mata syabil
"Astaga kanzha,.. kamu masih mengingat tentang kontrak itu rupanya!"
"iya"
"Oke sekarang dengarkan aku baik², sekarang kamu ada istri dari seorang Syabil sanjaya, jadi seharusnya kamu menjadi nyonya muda sanjaya, jadi jalankan saja tugasmu dengan baik sebagai seorang istri, aku tahu kamu seorang yang cerdas yang bisa menempatkan diri sesuai dengan keadaan dan saya akan membantu kmu mencari bunda kamu" jelas syabil panjang lebar
__ADS_1
" Baiklah ,.. tpi masih ada 2 permintaan lagi, yang pertama jangan sampai berita pernikahan kita tersebar ke media atau kemana saja, soalnya aku masih belum lulus kuliah dan masih juga jadi seorang karyawan magang di kantor kamu, aku ingin menjalani kehidupanku sebagai seorang mahasiswi ketika diluar rumah dan ketika dirumah aku akan menjadi istri kamu , dan untuk yang kedua tanpa seizin dariku kita tidak akan berhubungan badan bagaimana?" jelas kanzha
"Yahh terserah apa katamu lahh, aku udah capek mau istirahat dulu...(hmm jangan panggil aku syabil jika aku tidak bisa membuatmu mengingkari kata²mu sendiri) sambil menyeringai"
***
Keesokan paginya mereka memulai dengan aktivitas biasanya, kanzha sudah berkutat dengan wajan dan saudaranya sedangkan syabil masih asik dengan selimutnya. ketika kanzha sudah selesai menyiapkan sarapan mereka, kanzha menuju kamarnya untuk membangunkan suaminya.
" Syabil ayok bangun udah siang ini ,... apa kamu tidak berangkat ke kantor?"
" Hmm,.." sambil mengeratkan selimutnya
"Dasar tukang molor,... kenapa kalau dirumah dia berbeda banget yah sama yg di kantor! sekarang masih di rumah aku akan mempunyai seribu cara untuk membalaskan kekesalanku tempo hari wkwkwk "
dengan ide jahilnya kanzha membunyikan alarm kebakaran di mansion mereka dan otomatis si syabil langsung bangun dan terkejut sambil berlari kearah kamar mandi mengambil ember dan air untuk memadamkan sumber apinya
"Kebakarannn mana kebakaran dimana apinya kanzha,.. di dapur di ruang tamu apa di halaman belakang??" tanya sabil panik sambil tak lupa membawa embernya dengan muka bantalnya
bersambung***
__ADS_1