
Syabil menunggu di depan ruang ICU sambil melihat darah istrinya yang masih ada di tangan dan bajunya, dan ia bersumpah akan membalas dengan setimpal perbuatan mereka.
Sudah satu jam lebih syabil lebih menunggu dokter yang menangani istrinya belum keluar juga. Apakah separah itu kondisi istrinya saat ini?? pikir syabil dalam hati
Kemudian mikha , Dafi, cici dan rigas sudah sampai di rumah sakit dan langsung mengahampiri syabil.
"Tuan syabil bagaimana dengan keadaannya kanzha saat ini?" tanya cici cemas sambil tak hentinya meneteskan air matanya karena ia sangat khawatir dengan kondisi sahabatnya saat ini.
"Dokter masih belum keluar dari tadi, dan masih berusaha untuk menyelamatkan kanzha" jawab sabil datar
"Seharusnya aku tidak meninggalkan kak kanzha sendirian hiks hiks hiks" tutur mikha sambil menangis
"Sudahlah lebih baik kalian semua berdoa demi keselamatannya kanzha" ucap syabil
"Kak, mendingan kakak ganti pakaian saja dulu. biar kita berempat gantian yang menjaganya" ucap rigas sambil memberikan pakaian ke syabil
"Baiklah" ucap syabil linglung sambil pergi ke toilet
***
Flash Back on
Syabil telah pulang sampai di Indonesia kemudian ia langsung menuju ke perusahaan bertepatan dengan sampainya Dafi dan Mikha di perusahaan juga.
"Dimana kakak ipar kamu mik?" tanya syabil ke adiknya
"Mmm kak syabil harus menyelamatkan kak kanzha . Ia sekarang sedang dibuntuti seseorang. Aku khawatir banget kak!"jawab mikha
"Maksud kamu apa Mikha?" tanya heran syabil.
Kemudian mikha dan dafi menceritakan kronologi nya dari awal hingga akhir tanpa kurang sedikitpun . Syabil yang mendengarnya menjadi geram sendiri karena nyawa istrinya sekarang dalam bahaya.
__ADS_1
"Baiklah kamu simpan dokumen itu ke barankas yang ada di kantor kakak, kakak akan pergi menyusul kakak ipar kamu!" ucap syabil
"Aku akan ikut mencari kanzha!" timpal Dafi
"Tidak tolong kamu disini saja menjaga mikha. Karena rigas dengan temanmu itu sedang keluar mencari informasi mengenai CEO perusahaan ICBC." jawab syabil
"Baiklah.. kalau ada apa-apa tolong segera hubungi kami" balas Dafi
"Baiklah trimakasih, dan maaf untuk waktu itu." ucap syabil ke dafi sambil menepuk pundak sebelah dafi. Karen ia juga merasa bersalah ke Dafi karena pernah memukulnya
"Oke no problem" jawab dafi
"Baiklah aku akan pergi dulu, kalian jaga dokumen itu baik-baik sebelum aku datang" titah syabil
"oke siap" jawab mikha dan dafi bersamaan
Kemudian syabil langsung pergi dari perusahaan Sanjaya Group's dan mencari keberadaan istrinya lewat gps di hp nya.
Flash Back Off
***
"Kalian semua akan menerima pembalasanku dengan setimpal, khususnya untuk kalian berdua pria licik dan wanita jal*ng, jangan kalian harap bisa hidup tenang setelah ini. Aku akan menghancurkan kalian dengan sehancur-hancurnya" geram syabil kemudian membasuh tangannya yang terluka dengan air dan keluar dari toilet menuju ruang ICU
Rigas yang melihat tangan kakaknya terluka segera ia memanggil dokter untuk merawatnya.
"Kak, tangan kakak kenapa?? lebih baik diobati dahulu biar tidak terinfeksi" tanya rigas khawatir
"Hmm"jawab syabil datar dan mengacuhkan adiknya itu sambil menuju keruang sebelah untuk diobati
"Huftt.... kenapa sikap kak syabil kembali seperti dulu lagi" ucap rigas sambil menghembuskan nafasnya
__ADS_1
"Iya kak, bahkan lebih dingin dan menakutkan lagi dari pada waktu ditinggalkan wanita brengsek itu" geram mikha saat kembali teringat oleh sosok wanita itu
Dan beberapa saat dokter telah keluar dari ruangan itu dan ingin melaporkan keadaan kanzha ke syabil.
"Dokter bagaimana keadaan istri saya?" ucap syabil dengan harap harap cemas
"Untungnya keberuntungan masih berpihak pada nyonya muda karena sekarang sudah melewati masa kritisnya, jika saja terlambat 1 menit saja mungkin nyawa nyonya muda tidak akan tertolong lagi karena luka yang dialaminya sangat parah" terang dokter itu
"Baik trimakasih dok, apa boleh saya masuk ke dalam?" tanya syabil
"Tunggu setelah dipindahkan ke ruang inap yah tuan syabil!" ucap dokter itu dengan hormat
"Iya langsung pindahan saja ke bangsal VVIP kelas A" titah syabil
"Baik tuan, biar suster yang memindahkan nyonya terlebih dahulu"
***
Setelah kanzha dipindahkan ke bangsal VVIP ia tak luput dari pengawasan syabil mikha rigas dafi dan cici.
" Rigas tolong kamu kabari mama papa dan pak Bayu ayah kanzha" titah syabil ke rigas
"Apa kita sudah bisa kak menghubungi papa?"
"Sudah, kemarin aku sudah memberi kabar mengenai masalah perusahaan dan mungkin ia sekarang sudah mendarat di bandara" terang syabil tanpa melepas pandangannya dari istrinya itu.
"Baik kak" sambil menelepon ketiga orang tersebut dan memberi kabar mengenai keadaan kakak iparnya itu.
...***Bersambung***...
Jangan lupa like coment and share yah gaess... agar author tetep semangat up nya meskipun puasa @Terraikaka
__ADS_1
Maaf Hari ini up nya sedikit karena author lagi sibuk nyiapin acara PTM , jadinya dilanjut besuk lagi yah... trimakasih karena tetap setia di INH💗