Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Surprise


__ADS_3

"Kamu cantik jika sangat menurut sayang!" ucapnya sambil membersihkan sisa Salivanya yang ada di bibir cery kanzha.


Syabil pun membukakan pintu mobil kanzha dan menuntunnya ke suatu tempat.


β˜…β˜…β˜…


"Haduh ini kita lagi main petak umpet apa mas pakek tutup mata segala?" tanya kanzha


"Sudah diam, kamu nurut saja"


"Ishh, awas aja yah kalau yang aneh-aneh"


"Enggk lah istriku syang,.. kamu percaya saja deh sama aku"


"okelah" jawab kanzha pasrah mau diapakan oleh suaminya ini


Setelah tiba ditempat yang dituju syabil membuka ikatan di mata kanzha namun masih belum diizinkan membuka matanya.


"Sayang kamu harus masih menutup matamu jangan dibuka dulu oke..?" jelas syabil


"hmm"jawabnya sambil menganggukkan kepalanya


Kemudian syabil memberi aba-aba kepada untuk semua orang dan berucap


"Surprise.... Happy Graduation Kanzha Shakira Pratiwi..." ucap mama wilna, papa sanjaya, mikha, rigas, dafi, cici, ayah kanzha dan keluarga besar mereka


Kanzha yang kaget langsung membuka matanya dan betapa terkejutnya dia menyaksikan ini.


"Kalian semua..... trimakasih untuk surprise nya, aku sangat sayang kepada kalian semua!" ucapnya bahagia bercampur haru sambil berkaca-kaca


"Happy Graduation sayang" ucap mama wilna dan kemudian memeluk kanzha dengan penuh kasih


"Kapan mama menyiapkan semua ini?" tanya kanzha


"Bukan mama sayang,... tapi suami kamu yang menyiapkan semua ini untuk merayakan kelulusan kamu" balasnya sambil mengelus kepala kanzha


"Benarkah mas yang melakukan semua ini?" tanya kanzha ke syabil


Dan syabil hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum ke kanzha


"Brukk" kanzha tiba-tiba langsung memeluk syabil didepan semua orang



"Trimakasih mas" ucap kanzha sambil membenamkan wajahnya di dada bidang syabil

__ADS_1


"Trimakasih untuk apa istri kecilku?"


"Terimakasih untuk semuanya, trimakasih untuk pestanya, trimakasih untuk kamu sudah hadir di hidupku, trimakasih untuk kamu yang telah menarikku kedalam kehidupan yang penuh dengan kasih sayang ini dan trimakasih kamu sudah mengulurkan tanganmu waktu itu untuk membantuku, dan maaf aku masih belum bisa membalas semua kebaikan yang telah kamu lakukan itu dan pasti aku akan berusaha" ucapnya sambil terisak dan memeluk erat suaminya itu.


Syabil yang mendengar ungkapan isi hati kanzha sangat terenyuh dan hatinya juga sangat bahagia mendengarnya. "Sama-sama... jika kamu mau membalasnya kamu harus menjadi istri yang baik dan patuh kepada suami, dan memenuhi semua kewajibanmu sebagai istri secara lahir dan batin. Bagaimana?" balasnya sambil membalas pelukan dari kanzha dan kanzha pun menganggukkan kepalanya dan menandakan bahwa ia setuju dengan ucapan syabil.


Sedangkan semua orang yang menyaksikan itu merasa sangat terharu sekaligus baper melihat pasangan yang dimabuk cinta itu.


"Ahhh kakak... sudah dong mesra-mesraan nya... kan mikha jadinya juga pengen cepet-cepet cari jodohnya mikha" ucapnya sambil mendekat ingin memeluk kanzha juga namun dengan sigap syabil langsung mendorong mikha agar tidak mengganggunya dan ternyata mikha jatuh kedalam pelukannya si dafi.


Mikha dan dafi saling tatap sepersekian detik namun dibuyarkan oleh ocehannya rigas.


"Ecieee jodohnya sudah ketemu tuh" goda rigas ke adiknya itu


Mikha yang tersadar langsung menjauh dari dekapannya dafi


"Dasar si kobokan Fir'aun cari-cari kesempatan dalam kesempitan!!" sungut mikha ke dafi


"Apa kamu bilang?? masih untung aku tolongin kalau nggak kamu sudah berciuman sama si aspal" ucap dafi kesal dan langsung meninggalkan mikha


"Ap Apa kamu bilang?? lebih baik aku berduaan sama si aspal dari pada sama kamu!" teriak mikha dan juga ikut meninggalkan tempat itu


"Dasar perusak suasana!" geram syabil


"Sudahlah mas, mereka kan sudah biasa kayak gitu hehehe" terang kanzha


"Untung kita nggak kayak mereka" bisik rigas ke cici


Sontak cici kaget dan menoleh ke arah rigas dan itu membuat jarak mereka sangat dekat bahkan hampir saja mereka berciuman dan itu membuat jantung cici berdetak tak karuan namun cici langsung mundur beberapa langkah agar ia tidak terlena kepada sosok yang disampingnya saat ini.


"Maksud kamu apa?" tanya cici ke rigas


"Sudah suatu saat kamu akan mengerti sendiri, sekarang kamu ikut aku, ada sesuatu yang ingin kuberikan kepadamu" sambil menarik tangan cici


Interaksi itu tak lepas dari penglihatan syabil dan kanzha dan mereka hanya tersenyum saja menyaksikannya


"Kayaknya mereka sudah mulai tumbuh benih-benih cinta mas" tutur kanzha sambil melihat kepergian cici dan rigas


"Yah betul sekali. Aku juga setuju kalau rigas dengan sahabat kamu itu" balasnya sambil memeluk kanzha dari belakang dan menyandarkan kepalanya di bahu kanzha dengan manja


"Mas kamu ini apa-apaan sihh, malu tau dilihat semua orang!" gemas kanzha karena suamianya ini tidak bisa melihat tempat untuk bermanjaan


"Apasih biarin aja, toh kita juga suami istri!"


"Iya tapi tidak ditempat umum juga kali mas,.. aku maluu" sambil menutup mukanya

__ADS_1


"Ihh gemesnya kalau lagi malu.."goda syabil ke kanzha sambil mencubit gemas pipi merona istrinya itu


"Sudah sudah sebaiknya kita juga segera bergabung dengan yang lainnya"


"Oke sayang!" sambil mengecup singkat pipi istrinya itu


"Ihh mas syabil...!!"


"Iya iya syangku yok kita kesana!" ucapnya sambil merangkul kanzha


Malam pun sudah mulai larut dan orang yang hadir dalam pesta itu satu persatu undur diri dan sekarang tinggal keluarga inti saja.


"Sayang mama sama papa pamit pulang dulu yah, sudah malam ini!"


"Iya ma pa, trimakasih yah untuk membantu mensukseskan acara ini" jawab syabil kemudian mencium pipi mamanya dan memberikan pelukan ke papanya


"Oke son" jawab papa syabil


Dan semua orang pun sudah pulang ke rumahnya masing-masing, mikha ikut pulang bersmaa orangtuanya sedangkan dafi pulang sendirian karena cici sudah diantarkan oleh rigas.


"Mas ayo kita pulang" ajak kanzha ke syabil


"Hmm ayo" sambil menggandeng tangan kanzha menuju ke mobil mereka.


***


Syabil dan kanzha pun sudah sampai di mansion mereka. Dan mereka langsung bebersih diri sebelum tidur. Ketika kanzha keluar dari kamar mandi dengan rambut yang tergerai setengah basah itu sangat menggoda bagi syabil namun kanzha masih belum menyadari tatapan penuh minat dari syabil untuk dirinya.


"Sayang aku menginginkanmu saat ini juga" ucap syabil dengan suara serak yang tertahan oleh keinginannya yang menggebu-gebu.


...***Bersambung***...


Hayo tebak habis ini mereka mau ngapain yah ??🀣🀣🀭


Author juga kagak sanggup ngebayanginnya.....πŸ™ˆ


Makanya langsung di buat to be continue aja deh...πŸ˜†


Harus memantabkan hati dulu untuk menulisnya wkwkwk.... Authornya masih poloss juga euyy 😌


Makanya tetap dukung selalu author yah... karena dukungan dari kalean semua sangat berarti buatt author .... Thank's all~😘


Vote ❇️ komen ❇️ like sebanyak-banyaknya ❇️ dan share juga yah ceritanya biar banyak pembacanya❇️


#Terraikaka

__ADS_1




__ADS_2