Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Black Rose


__ADS_3

Dafi yang melihat ekspresi mikha gugup sangat lucu dimatanya dan membuat beban yang ada di fikirannya sedikit menghilang karena biasanya ekspresi mikha sangat judes dan kadang petakilan jika bersamanya, beda dengan yang saat ini karena baru pertama ini dafi melihat ekspresi mikha seperti itu.


"Hmmm menarik" ucap dafi dalam hati sambil terus menatap mikha.


***


Akhirnya mereka berempat pergi membeli kado buat feby dengan selera mereka masing-masing.


Setelah selesai membeli kado, acara selanjutnya yaitu mereka sedang makan siang di dalam restoran mall tersebut untuk mengisi perut mereka yang sudah sangat lapar.


Saat pelayan datang, mereka berempat memesan menu yang mereka sukai, sambil menunggu pesanan datang, mereka bermain tebak-tebakan agar tidak bosan. Namun tanpa mereka sadari bahwa ada beberapa orang yang disewa untuk mengawasi mereka dan memiliki rencana untuk menculik kanzha, mikha dan cici.


"Kak... aku merasa kita sedang diawasi!" ucap mikha dengan suara pelan


"Hahh.... yang benar kamu mikh!" ucap cici syok sambil melihat ke arah kanan dan kiri.


"Ci,... pelankan suaramu, dan tolong kamu bersikap biasa saja yah..." ujar kanzha ke cici


"Daf bagaimana ini? apa kita langsung pergi saja dari sini?" tanya cici ke dafi


"Jangan ci,.. meskipun kita pergi dari tempat ini. mereka akan mengikuti kita sampai mereka dapat memenuhi misi mereka." jawab dafi


Kemudian mikha membuka kamera ponselnya hendak berfoto selfie.


"Wah di restoran yang bagus ini sangat disayangkan kalau gak selfie dulu kak ! cekrik cekrik cekrik" mikha mengambil beberapa pose foto di hp nya dan juga posisi yang selalu berganti di setiap fotonya dan ia tersenyum senang.


Sedangkan kanzha cici dan dafi melihat tingkah mikha di tengah ketegangan mereka berempat dibuat terheran-heran.


"Eh pinggiran sungai nil sudah dong fotonya, jangan malu-maluin napa" nyinyir dafi ke makhluk kasat mata yang ada di depannya ini


"Apaan sih kobokan Fir'aun syirik ajah" jawab mikha sambil terus berfoto ria


"Mikhaaaa...." tegas kanzha


"Iya-iya kakak iparku yang cantik,..ini sudah selesai kog fotonya hehehe" ucap mikha sambil menyengir.


Kemudian mikha membuat obrolan group di WhatsApp nya yang anggotanya dirinya sendiri cici dafi juga kanzha, dan membagikan semua foto hasil jepretannya tadi di grub tersebut dan memberikan sebuah caption di bawahnya.


Mikha :



kak mereka yang mengawasi kita, dan di beberapa anggota tubuhnya ada tato mawar hitam.


*Kanzha : Kamu benar mikh.


Dafi : kayaknya aku pernah melihat tato seperti itu deh guys.🤔


Cici : Dimana?? 😲


Kanzha : Kayaknya aku juga sering mendengar tentang seseorang membicarakan mawar hitam 🧐

__ADS_1


Mikha : Apaan kak ?? apa mereka sebuah geng perampok, mafia atau boy band kak??😌


Cici Dafi & Kanzha : Ah ya geng mafia Balck Rose ( balas cici dadi dan kanzha serempak)


Mikha : ????


Kanzha : Jadi black rose itu adalah termasuk ke dalam dunia mafia yang bergerak di dunia bawah atau kiminal seperti penyelundupan narkoba, senjata dan perdagangan manusia.


Mikha : Yang benar kak ?? terus apa hubungannya mereka dengan kita?? kenapa mereka mengawasi kita ?? atau jangan-jangan kita mau diculik kak kemuadian di mutulasi lalu mereka menjual organ tubuh kita atau mereka mau menangkap kita untuk diperjual belikan ?? Oh Big Noooooo😱😱😱


Dafi : Dasar korban sinetron 😒


Cici : Sebaiknya kita menyusun rencana untuk mengecoh mereka semua.


Mikha : Tapi mereka ber-7 kak sedangkan kita hanya berempat 😵 @kobokan Fir'aun gue seriuss yahh 👿


Kanzha : Dafi kamu hack CCTV dari luar restauran, apakah di luar restauran ini masih ada anggota black rose atau tidak. Karena kita harus pastikan keselamatan kita terlebihdahulu sebelum bertindak.


Dafi : Siap bu boss.


Kanzha : Cici dan mikha coba kamu dekati mereka apa mereka membawa barang atau senjata yang membahayakan banyak orang.


Cici dan Mikha : Siap !!


Kemudian dafi membobol CCTV yang ada di luar restauran dan ternyata tidak ada geng black rose dan hanya mereka saja yang sedang di dalam restauran. Sedangkan cici dan mikha mendekati geng black rose satu persatu dengan berbagai cara agar mereka bisa mengamati senjata apa yang sedang di bawanya dan setelah itu cici dan mikha kembali ke kursi mereka.


"Bagaimana situasinya ci mikh ??" tanya kanzha ke cici dan mikha


"Mereka membawa senjata belati yang diselipkan di sepatunya dan dari sejauh yang kita amati dari dekat mereka tidak membawa pistol dan bahan peledak" jelas cici


"Kamu jangan meremehkan belati kecil itu mikh, belati itu kecil tapi mematikan. Karena belati itu dalam proses pembuatannya sudah dilumuri oleh racun yang sangat mematikan bahkan lebih mematikan dari pada racun ular kobra, Sekali saja kamu tergores maka dalam kurun watu 24 jam kamu akan tewas dan hanya para petinggi mereka yang mempunyai penawarnya saja dan masih belum ada obat yang bisa melawan racun itu" jels kanzha ke mikha dan cici


"Wah ngerii banget sih kak, oh ya kak kanzha kog sudah tau dalam banget tentang senjata mereka?" tanya mikha


"Hahaha kamu masih belum tahu yah mikh, kakak ipar kamu itu adalah orang yang mempunyai otak sangat jenius bahkan seperti mesin pencari yang handal. Untung saja dia mempunyai sifat bauk kalau nggak bakal menyusahkan warna negara Indonesia saja wkwkwk" terang cici ke mikha


"Wahh kak kanzha keren. Mikha pengen deh seperti kak kanzha" kagum mikha


"Kakak memiliki otak yang seperi ini juga harus ada harga yang kakak bayar" ucap kanzha dengan ekspresi sedih


"Maksud kakak?" tanya mikha


"Yah kepintaran kakak ini menurun dari bunda kakak dan sampai sekarang kakak masih belum bisa menemukan bunda kakak bahkan mengenai keberadaannya pun kakak tidak tahu" ucap kanzha dengan sedih


"Ma maaf kan mikha kak, mikha membuat derita di hati kakak terbuka kembali" sesal mikha


"hmm its oke"


"Bagaimana kalau kita segera memberi tahu kak syabil agar membawa pengawal kemari dan kita bisa aman" saran mikha


"Itu akan lama karena sekarang adalah jam makan siang dan lalu lintas akan macet-macetnya" balas cici

__ADS_1


"Aku setuju dengan idenya si mikha, lebih baik terlambat dari pada tidak. Untuk masalah mereka yang sedang mengikuti kita kita ajak bermain saja hehhee" dengn senyum smirk Dafi


"Heee mereka itu mafia tau, bukan bocah esdeh yng dengan senang hatinya akan mau bermain kalau diajak, dasar kobokan Fir'aun" heran mikha


"Hahahaa aku setuju dengan ide kamu daf" timpal cici


"Ih kak cici kog malah ikut-ikutan dia sih" kesal mikha sambil cemberut


"Ya kita seharusnya mengecoh mereka selagi bisa, bahaya juga jika terus-terusan membiarkan mereka di tempat yang ramai. Oke guys kita akan bermain kucing-kucingan dengan mereka dan akan dibagi menjadi 3 tim. aku dan cici sendiri sedangkan mikha bersama dengan dafi" terang kanzha


"Apa kak ?? kalau aku sama dia yah akan ribut terus kak dan kita akan pertama kali sendiri yang akan tertangkap mereka." jawab cici


"Kitaa ?? kamu aja kalee aku mah ogah kalau tertangkap sama mereka" balas dafi


"Ish kamu itu nyebelin banget sihh"


"Sudahlah kalian harus kompak untuk sekarang, okeyy dan kenapa anzha menyuruhmu dengan dafi agar kamu tetap aman mikha, dan sangat beresiko besar jika kamu bersamku atau bersama kanzha" ucap cici


"Ta tapi kak.."


"Mikhayla Aurellia Sanjaya Putri untuk sekarang tolong turuti ucapan kakak sebelum bantuan datang oke. kakak yakin kamu pasti mengerti dengn keadaan sekarang yang sangat genting" ucap kanzha dengan penuh pengertian


"Ba baiklah kak" pasrah mikha


"Oke untuk tim sekarang sudah beres dan kita akan bagi targetnya. Aku 3 orang, cici 2 orang mikha dan dafi 2 orang." jelas kanzha


"Nzha apa kamu tidak berbahaya ?? biar aku saja yang 3 orangnya" tawar dafi karena sangat khawatir dengan kanzha


"Iya kak, kakak kan sendiri sedangkan kak dafi kan bersamaku jadinya kita aja yg 3 orangnya yah kak kanzha yang 2 orang saja, karena itu kebanyakan kak" sahut mikha


"Sudah tidak papa, kalian percaya saja kepadaku" ucapnya dengan senyum manisnya.


"Tapi kakak harus hati-hati yahh, soalnya kalau nanti terjadi apa-apa nanti aku yang akan kena damprat dari kak syabil, dan bisa-bisa aku akan benar-benar dikirim kak syabil ke alaska"


"Hahha sukur² deh kamu di kirim ke alaskan biar nggak ada orang yang secerewet kamu" jawab dafi sambil tertawa


"Kamu tenang saja yah mikh, kakak akan bisa jaga diri dengan baik. Gimana kamu sudah menghubungi kakak kamu?" tanya kanzha


"Sudah kak, tapi yang merespon kode dariku hanya kak rigas saja, mungkin kak syabil sedang sibuk"


"Yasudah gapapa. Tapi rigas sudah tahu kalau kita dalam bahaya?"


"Sudah kak. dan kak rigas mungkin membawa para pengawal untuk kesini. Kira² 30 menit akan sampai disini" ucap mikha


"Bagus mikh. Jadi hanya 30 menit saja kita bermainnya dan setelah 30 menit berlalu kita akan kumpul di taman yang terletak di belakang mall ini di dekat pancuran taman itu"


"Oke" jawab mereka serempak


"Let's start playing guys"


...***Bersambung***...

__ADS_1


Hallo readers tetap dukung author yah dengan cara like, koment dan share sebanyak banyaknya agar amunisi semangat author akan bertambah hehehe 😁


@Terraikaka


__ADS_2