Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Gedung Pencakar Langit Sanjaya Groups


__ADS_3

Kanzha diantar cici ke gedung perusahaan Sanjaya Groups. Didepan mereka berdiri gedung pencakar langit yang sangat megah. Keduanya dibuat takjub, "Eh zha aku kog jadi deg²an gini sihh" Ucap cici sambil memegang tangan kanzha


"Eh ci,.. disini yg punya urusan itu aku tahu,... seharusnya aku yg nervous bukannya kamu" sambil mencubit gemas kedua pipi cici


"Oh iy juga sih hehhee.. yaudah kamu yang semangat yahh tes nya, aku nanti nunggu kamu di loby!"


"Apaan sih ci, ini kan cuma tes biasa doang. Bukan tes buat kerja di perusahaan ini. Jadi santai saja lah" ucap kanzha sambil menghembuskan nafas untuk menghilangkan rasa nervous nya itu .


"Yaudah semangat yah sahabatku tersayangg.. sambil memeluk kanzha. semoga kamu bisa membuktikan bahwa kamu itu mempunyai otak yg encer ke tuan syabil".


"Oke makasih yah ci,... tapi kamu gpp nunggu sendirian disini"


"iya gpp bawel banget sih ...udah cepet ke meja resepsionis sana"


"Oke ci".


Kanzha pun menuju meja resepsionis menanyakan dimana kantor tuan syabil.


" Mbak ini atas nama kanzha yah ??"

__ADS_1


"Eh iy mbk"


"Anda sudah ditunggu tuan syabil dari tadi"


"Oh iy kah??"


"Iya, anda bisa langsung naik ke lantai 25 tempat kantornya tuan syabil" ucap si resepsionis


"Oh baik mbk,,.. trimakasih yah"


"Iya sama² mbk" jawab resepsionis.


"Duh si mbk kanzha ini ternyata cantik banget yah dari pada yg di foto" gumam resepsionis wanita tersebut. karena asisten syabil sudah bilang ke resepsionis dan memberikan foto knzha supaya langsung bisa menemui syabil



Setelah pintu lift terbuka, kanzha sangat terkejut karena melihat desain interior di lantai 25 ini sangat menakjubkan, dan sangat klasik. Kanzha sangat menyukanya karena dia sangat suka terhadap yg berbau² klasik


kanzha menuju meja sekretaris untuk meminta izin menemui tuan syabil, dan sekretaris itu menunjukkan jalan kepada kanzha. Saat sang sekretaris membuka pintu kantor kerja syabil kanzha sudah dibuat tercengang kesekian kalinya karena melihat desain kantor yg sangat elegan. dan sangat cocok untuk sang direktur muda yang sedang duduk di kursi kebesarannya itu.

__ADS_1


"Tuan muda,.. nona kanzha sudah datang" Ucap sang sekretaris


"Hmm baiklah" jawab syabil sambil masih terus membaca dokumen yang ada didepannya itu tanpa melihat ke arah kanzha.


Duh nii orang kalau jawab jangan gitu amat napa,.. liat orangnya kek kalau bicara itu " Gerutu kanzha dalam hati


"Baiklah tuan muda, saya pamit undur diri"


dan syabil hanya menganggukkan kepal saja.


Heee sekretaris,... kenapa kamu ninggalin aku disini sendirian sihh sama tuh orang..haduhh trus aku harus ngapain ini!! cemas kanzha sambil menatap mohon ke sang sekretaris agar tidak meninggalkannya.


"Kamu duduklah di sofa dulu" ucap syabil sambil belum beranjak membaca dokumen² tersebut


"Mmm maaf tuan syabil,.. kita to the point saja, mana soal tes yg harus aku kerjakan" ucap kanzha


"Apa kamu yakin bisa mengerjakannya?"


"Yah kan saya belum tahu tes semacam apa yg anda berikan ke saya" jawab kanzha

__ADS_1


Syabil memberikan beberapa lembar kertas yg berisi masalah di perusahaan Sanjaya Groups untuk dipecahkan oleh kanzha


"Itu coba kamu cari alternatif pemecahan masalah dari laporan tersebut" tutur syabil


__ADS_2