Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Trimakasih !


__ADS_3

jam sudah menunjukkan pukul 9 waktunya kanzha pulang daru kerja partime nya di Toko Kue milik Bu Ani. Yah meskipun kanzha anak dari seorang Bayu Handoko pengusaha terkenal di kotanya tapi dia tidak pernah membawa-bawa nama atau gelar ayahnya dalam suatu kegiatan di kehidupannya. Kanzha ingin berusaha dengan kemampuannya sendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Dan kerja partime ini juga sangat penting bagi kanzha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari nya, karena selama ini uang yang diberikan oleh ayahnya tiap bulan diambil semua oleh ibu tirinya.


Sudah 20 menit kanzha menunggu tidak ada satupun kendaraan umum yang lewat dan otomatis kanzha langsung berjalan kaki untuk menghemat waktunya agar pulangnya tidak kemalaman. Saat sampai di persimpangan kanzha merasa jalanan ini sangat sepi sekali padahal baru jam 9 lewat. Kanzha mempercepat langkahnya karena dia merasa ada seseorang yang mengikuti nya.


Kanzha mencoba menoleh ke belakang dan yah benar dibelakangnya ada 3 orang preman yang menatapnya dengan penuh nafsu. Tanpa berpikir panjang kanzha berlari dengan sekencang-kencangnya karena dia sudah sangat ketakutan. Karena tidak fokus dengan larinya akhirnya dia menabrak seseorang laki-laki yg dianggap kanzha bukan dari golongan preman tersebut karena penampilannya yg sangat tampan dan rapi.


"Aduh maafkan saya tuan, dan tolong saya. Saya dikejar oleh 3 preman"ucap kanzha dengan mimik wajah yang sangat ketakutan dan nafas yg masih ngos-ngosan.

__ADS_1


Laki-laki itu merasa tidak asing dengan wajahnya kanzha. dia merasa pernah bertemu dengannya tapi entah kapan...


Duh,.. ada apa dengan orang ini sihh... kenapa dia menatap aku terus dengan ekspresi sedingin es seperti itu sihh... aku kan jadi merinding ditatapnya" ucap kanzha dalam hati.


Dan yah laki-laki itu adalah syabil sanjaya putra. syabil baru ingat bahwa wanita yg didepannya ini adalah wanita yg pernah menabraknya waktu sedang joging dan dia baru ingat sekarang. kemudian ketiga preman itu sudah sampai dihadapan kanzha dan syabil. Kanzha langsung berlindung di belakang tubuhnya syabil.


Syabil pun berkata dengan memancarkan aura yg sangat mematikan terhadap musuh musuh yg ada di depannya ini . "kalian para preman kelas receh berani sekali menggangu seorang wanita "dengan seringainya...

__ADS_1


Serasa amarah ketiga preman itu berkobar karena dapat penghinaan yg cukup menghina harga diri mereka ... mereka langsung ingin mengeroyok syabil .


Tidak butuh waktu lama syabil melumpuhkan ketiga preman tersebut dan menyerahkannya kepada pihak yg berwajib .


"Tuan, apakah anda baik-baik saja? apakah ada yg terluka?" ucap kanzha dengan mimik wajah yg sangat khawatir.


"Kamu bisa melihatnya sendiri kan! apakah aku baik-baik saja atau tidak!" ucap syabil dengan ekspresi dingin andalannya.

__ADS_1


"Terimakasih tuan" ucap kanzha dengan menatapnya.


__ADS_2