Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Rumah keluarga besar Handoko


__ADS_3

"Yasudah ayok masuk,... lebih cepat lebih baik" ucap syabil ke kanzha


Tiba² hp syabil berbunyi dan itu adalah panggilan dari salah satu client nya di NYC, terpaksa dia harus mengangkatnya.


"Eh sebentar, aku mau mengangkat telfon dari client ku dulu, kamu tunggu sini saja" tegas syabil


"Baiklah" .


Kanzha sekarang merasa sendirian karena ditinggal oleh syabil, kanzha ingin segera menemui papanya dan ingin segera pergi dari rumah ini.


Lebih baik aku masuk saja, lalu menemui papa biar hatiku lega. karena tuan syabil masih sibuk juga dengan client nya.


Kanzha memasuki rumah keluarga besar handoko setelah 3 minggu dia meninggalkan rumah ini. ketika dia membuka pintu betapa terkejutnya bahwa di dalam rumah ini ada sebuah acara pertunangan dan itu tidak lain acara pertunangannya adik tirinya dengan mantan pacarnya. Dan kanzha menjadi pusat perhatian semua orang. Dia berjalan mendekati ayahnya yg berada di samping ibu tirinya. Ketika kanzha sudah berada dekat dengan ayahnya tiba² ibu tirinya menampar kanzha dengan sangat keras hingga kanzha tersungkur.

__ADS_1


"Plakk,... dasar anak tidak tahu diri. Kamu masih tau arah jalan pulang haaa... kemana kamu selama ini... kamu tidak tahu jika kami disini sangat khawatir dengan keadaanmu ! Apa kamu sudah menjual diri kepada pria hidung belang,.. dasar pelacur! Ibu dan anak sama saja!" kecam sinta ibu tiri kanzha


Kanzha yang mendengar perkataan ibu tirinya menjadi sangat marah karena ia tidak terima menjelekkan ibu kandungnya . Ia yakin bahwa ibu kandungnya tidak seperti itu.


"Cukup..!! mama boleh menghina aku sepuasnya tpi tidak dengan ibuku ..dia wanita terbaik dan terlembut di dunia ... meskipun dia memiliki anak tiri dia tidak akan memperlakukan anak tirinya seperti babu di rumah besar ini!!" balas kanzha


"Dasar kau ini... kamu sekarang sudah berani membantah omongannya orangtua haa" ucap sinta dan mengangkat tangannya ingin menampar pipi kanzha lagi.


"Tu... Tuan syabil" ucap syok sinta karena di depannya ini adalah seorang pemuda sukses yang ditakuti oleh semua orang karena sikap dinginnya dan tidak pernah ampun kepada lawan bisnisnya.


Syabil menghempaskan tangan sinta dengan sangat keras dan mengelapkan tangannya ke sapu tangannya seakan dia baru saja menyentuh brang yang menjijikkan.


Semua orang kini memusatkan perhatiannya ke syabil. karena jarang² dia melihat pewaris ceo sanjaya groups.

__ADS_1


dengan santainya syabil menghadap ke kanzha dan betapa marahnya melihat pipi kanan kanzha yang memerah yang sangat kontras dengan kulit putihnya, hingga dia menggertakkan giginya.


"Siapa yang berani²nya menyentuk wanitaku tanpa seizinku" ucap syabil dengan amarahnya hingga wajahnya memerah dan semua orang takut melihat ke syabil dan hanya bisa menundukkan pandangannya.


"Ti,.. tidak mungkin kan tuan , anak tidak tahu diri ini adalah wanita tuan" ucap susan tidak percaya


"Cehh...sayangnya nona yg kamu bilang wanita tidak tahu diri ini adalah calon istriku!!"


mendengar itu sinta ibu tiri kanzha sangat takut karena sudah menampar kanzha .


"Dan siapa yang berani-beraninya menampar calon istri seorang syabil sanjaya putra,.. apakah kau nenek tua!!" ucap syabil sambil menunjuk ke sinta


"Ma..maaf tuan, saya tidak menyangka kalau anak saya calon istri tuan"

__ADS_1


__ADS_2