
"Apa kamu menggodaku sayang hmm"
"Haa ... maksud kamu apa?" tanya kanzha bingung, syabil yang melihat tingkah polos istrinya sangat dibuat gemas sendiri dan kemudian syabil mengecup singkat bibir kanzha lagi dan itu mendapatkan protes dari si empunya
"Syabil... malu tau jika dilihat orang!" sambil mengerucutkan bibirnya
"Sudah biarkan saja" jawab syabil cuek dan kanzha hanya dibuat melongo oleh jawaban suaminya itu.
β β β
Ketika syabil dan kanzha sudah sampai dirumah ia langsung menggendong istrinya itu menuju ke kamarnya.
"Syabil turunin aku dong, aku masih bisa berjalan. Yang cedera itu kepalaku bukan kakiku tau !!!" malu kanzha karena mereka lagi-lagi menjadi tontonan bagi orang yang lewat.
"Yah sapa cedera di kepalamu bisa mempengaruhi syaraf kakimu!"
Kanzha hanya melongo mendengan jawaban dari suaminya itu "Emang kamu dokter apa... sotoy banget sih jadi orang"
"Aku gak makan soto anzhaa..." goda syabil
"SOTOY syabil SOTOY bukan SOTO !!! Ish kamu ini bisa-bisa bikin aku darah tinggi ajah deh"cemberut kanzha dan syabil hanya tertawa saja melihat ekspresi di wajah istrinya itu.
"Apa kamu ketawa-ketawa!!" sembur kanzha
" bh mm g
q lebih baik kamu diem aja deh!" ucapnya sambil tersenyum
Setelah syabil dan kanzha sampai di kamar mereka, syabil menurunkan kanzha dengan sangat hati-hati ibarat ia adalah benda yang sangat rapuh jikalau mudah pecah.
"Kamu istirahat lah dulu!" titah syabil sambil menyelimuti kanzha
__ADS_1
"Yahh kog disuruh istirahat lagi sihh... kan di rumah sakit aku sudah istirahat total masak di rumah juga sih ! Aku kan jadi bosan tau"
"Kamu ini yah jadi istri itu sesekali patuh gitu pada suami sendiri selalu ada saja protes, aku akan menemani kamu istirahat rubah kecilku." sambil mencubit hidung kanzha gemas
"Iishh bisa-bisa hidungku nanti kayak Pinokio kamu Cubitin terus tau!"
"Hahaha biarin, lagian juga pinokio mana mau mempunyai kembaran kayak kamu yang cerewet banget, bisaΒ² dia frustasi dan hidungnya akan tambah panjang melebihi Menara Eiffel" ucap sambil tertawa
Kanzha yang mendengar omongan syabil dibuat kesal bukan kepalang dan ia melempari syabil dengan semua bantal yang ada di ranjang itu, sementara itu yang menjadi objek sasaran amukan kanzha hanya tertawa gembira seperti anak kecil yang mendapat mainan baru kemudian berlari keluar kamar untuk menghindari amukan ganas dari istrinya "Dasarr suami gak ada akhlak!!!" teriak kanzha kesal
"Hahaha ada apa istriku?" ucap syabil sambil memunculkan kepalanya dengan tampang menyebalkannya menurut kanzha
Namun kanzha hanya memberikan tatapan horor ke syabil "heh masih nongol juga tuh orang setelah meledekku, kalau saja dia bukan suamiku sudah kujadiakan daging cincang dan kubuat jadi makanan ikan dori di laut!!!" geramnya dalam hati
"Tunggu aku 5 menit yah istriku, aku mengambil laptopku dulu di ruang kerja"
"Iya pergi yang lama sana sekalian !!!"
"Sayangnya aku tidak bisa berlama-lama untuk tidak melihat istri kecilku ini yang sedang mengamuk hehehe!" ucapnya dengan kekehannya
"Yah jarang-jarang sekali aku melihat istriku ini mengamuk seperti singa betina hahaha" ucapnya dengan tawa yang keras hingga syabil memegangi perutnya
"Ishh dasar suami yang super duper nyebelin kamu itu!!!"
"Aa..aaa duhh sakit siapa yang berani-beraninya menjewer telingaku !!" ucapnya dengan kesal dan ketika ia menoleh kesamping ternyata wajah sang ibunda ratu sudah terpampang jelas
"Kenapa memangnya kalau mama berani jewer telinga kamu haa" ucap mama wilna sambil terus menjewer telinga putra sulungnya itu karena ia tak habis fikir dengan putranya ini bahwa istrinya masih belum sembuh sepenuhnya malah digodai saja.
"Ehh ehh ampun ma,... jangan jewer syabil lagi, lagian kan syabil udah gede ma udah punya istri pula" ucap syabil sambil memegangi telinganya yang memanas akibat jeweran mautnya ibunda ratu
"Kamu udah gede nyatanya tingkahnya kek bocah SD!" balas mama wilna
__ADS_1
"hahahaha iya ma jewer terus aja ma mas syabilnya, dari tadi bikin kanzha darah tinggi mulu!" adu kanzha ke mama wilna sambil terus tertawa melihat penderitaan suaminya itu
"Papa..... tolongin syabil pa! ini bisa-bisa nanti telinganya syabil kayak kurcaci deh. Masak papanya ganteng gitu anaknya telinganya kayak kurcaci"bujuk syabil ke papanya agar bisa membatu melepaskan jeweran maut mamanya itu.
"Sudah kamu nikmati saja, jarang-jarang juga kamu dijewer sama mama kamu ! Ini harus diabadikan tau. Ini temasuk moment bersejarah"ucap papa syabil sambil mengeluarkan hp nya dan memotret dengan berbagai pose saat syabil yang sedang dijewer istrinya itu.
Sedangkan syabil yang melihat tingkah papanya itu sampai melongo dibuatnya, apakah benar didepannya ini papanya?? gerutu syabil dalam hati .Sedangkan kanzha yang menyaksikannya dari ranjang hanya tertawa puas sambil memegangi perutnya.
"Hahaha pa nanti jangan lupa kirim ke anzha yahh!" ucap kanzha ke mertuanya itu
"Oke sayang gampang itu mah bisa diatur!" sambil mengacungkan kedua jempolnya ke kanzha
Tiba-tiba terdengar bunyi bel rumah dan mereka bertiga seketika menghentikan aktivitas absurdnya. Dan mama wilna pun melepaskan jewerannya dari telinga syabil
"Kamu diem disini, jangan bergerak sedikitpun atau nanti mama jewer kamu lagi!" ucapnya sambil menatap syabil garang
"Hehehe siap ibunda ratu" jawab syabil
"Pa temenin mama kebawah yuk, siapa yah tamunya kan rumah syabil ini hanya orang-orang terdekat saja yang mengetahuinya" ucap mama wilna
"Ayok ma" balas pak sanjaya sambil merangkul mama wilna dengan mesra.
Setelah menuruni tangga dan membuka pintu rumah betapa terkejutnya ia melihat sosok tamu itu yang ternyata adalah mantan anak sulungnya. Siapa lagi kalau bukan si Vero.
"Kamuu....!!!" kaget mama wilna dengan bercampur amarah hingga membuat dadanya menjadi sesak dan seketika ia pingsan.
...***Bersambung***...
Hai para readers author udah up lagi nih .... maaf yah karena keterlambatan author untuk Update ceritanya ππ». Semog kalian tetap suka dengan cerita INH ini yah para readers.
Love you all ~ππ
@Terraikaka
__ADS_1