
Setelah sampai kantor ketika syabil dengan kanzha saling berpapasan syabil hanya mengacuhkannya tanpa membalas salam dari kanzha.
"Waduhh ada apa ini,.. kenapa muka si CEO songong itu gelap banget kayak awan mendung aja,... apa gara² masalah tadi" Pikir kanzha sambil melamun dan tanpa sadar dia menabrak seseorang.
Brukkk.... kanzha yg hendak terjatuh pun langsung di tangkap oleh si pria itu dan jatuh kedalam pelukannya. semua itu tak luput dari pengawasan syabil dan menambah amarah yang ada dihatinya. Syabil seakan ingin menghabisi si pria itu karena telah berani²nya menyentuh istri kecilnya, namun fikiran syabil masih waras dan segera meninggalkan tempat tersebut.
"Aduhh ... maaf maaf yah tuan saya tidak sengaja menabrak anda karena kecerobohan saya " sesa kanzha
Pria tersebut seakan terhipnotis oleh tutur kata dan parasnya kanzha hanya bisa mengangguk saja.
" Trimakasih atas bantuannya tuan , saya permisi dulu karena sebentar lagi meeting akan dimulai" tanpa mendengar jawaban dari si pria tersebut kanzha langsung meninggalkannya dan menuju ke meja kerjanya karena ada agenda rapat dengan para dewan direksi
Syabil yang sudah sampai di ruang rapat langsung menutup pintu dengan keras seakan kemarahannya dapat tersalurkan dan itu membuat peserta ruang rapat itu sangat kaget sekaligus takut terhadap aura kemarahan yg dipancarkan oleh syabil, semua peserta hanya bisa menelan ludah mereka karena rapat yg akan dilaksanakan hari ini akan menguras emosi dan kesabaran. semua tahu jika suasana hati CEO nya sedang tidak baik maka membuat sedikit kesalahan saja akan keda damprat habis habisan oleh syabil.
Dan tidak lama kanzha pun sudah sampi di ruang rapat dan menjadi pusat perhatian semua orang.
__ADS_1
"Maaf saya terlambat dikarenakan ada kecelakaan kecil tadi di lobi" ucap kanzha
"Oh maksud kamu berpelukan didepan umum itu kecelakaan kecil?" sengit syabil
" Maaf tuan itu tidak sengaja, karena saya tadi hampir jatuh dan ditolong oleh seseorang!"
"Sudah keluar kamu dari sini !!! saya tidak mentolerir seorang karyawan yg tidak disiplin" bentak syabil
Kanzha yang mendengar bentakan oleh syabil matannya langsung berkaca kaca dan seakan hatinya tertusuk pisau dan itu sangat sakit sekali.
" Oke baiklah, jaga tuanmu itu supaya tidak kaya salamander!!!" jawab kanzha sambil berlalu dengan berlinang air mata
Syabil yg melihat kanzha pergi sambil menangis seakan ingin pergi menyusulnya akibat ulah bodohnya yg tanpa sadar membentak istrinya didepan semua orang akibat kecemburuannya.
"Sial siall..betapa bodohnya aku,.. kenapa aku tidak bisa menahan emosiku dan berakibat melukai perasaan sitriku. suami macam apa aku ini!!" rutuk syabil dalam hati
__ADS_1
***
Setelah kanzha diusir dari ruang rapat oleh syabil fikirannya tidak bisa jernih dan memutuskan untuk pergi saja dari kantor karena percuma saja dia tidak fokus untuk mengerjakan pekerjaannya dan dian ingin pergi ke danau untuk menenangkan hati dan fikirannya.
Setelah sampai di danau dia malah memikirkan kenangannya yg lalu bersama syabil di danau ini...
"Kenapa rasanya hatiku sakit sekali dibentak oleh si CEO songong dari pada dibentak oleh ibu tiriku ! ada apa sebenarnya dengan hatiku ini !!"
Tanpa sadar kanzha hanya duduk termenung di pinggir kolam hingga matahari telah berganti bulan.
***
Hai para readers kanzha dan syabil kombek lagi nihh !! siapa yg menantikan kelanjutan ceritanya... jangan lupa tinggal kan jejak kaleann yahh Dengan menekan tombol like dan comment. supaya author tetap semangat up nya😘
salam hangat dari Author Ikaka🤗
__ADS_1
saranghaeo para readersnya author 😉