Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
Siuman


__ADS_3

Syabil terus setia menemani kanzha yang sedang terbaring di rumah sakit.


"Kenapa istri saya belum sadar juga dok?" tanya syabil ke dokter


"Tenang tuan syabil mungkin nyonya muda sedang dalam proses pemulihan setelah melewati masa kritisnya, kemungkinan paling lambat besok pagi beliau akan sudah sadar" jelas dokter itu sambil mengontrol keadaan kanzha


"Baik trimakasih"


"Iya tuan, saya pamit undur diri dulu. Jika ada apa-apa tuan bisa langsung saja tekan tombol di samping ranjang itu, nanti kita akan segera kesini" terang dokter


"hmm" jawab syabil sambil terus memegangi tangan kanzha dan sesekali mengecupnya.


"Tok tok tok syabil apa aku boleh masuk?" lirih reza


"Iya masuklah" jawab syabil


"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya kepada mereka yang membuat istri kamu jadi begini?" tanya reza ke syabil


"Yang pertama tangkap wanita jal*ng itu, kemudian bawa dia ke markas. Karena dialah dalang dibalik kecelakaannya istriku" ucap syabil sambil mengeluarkan aura yang menakutkan


"Oke, aku akan menyuruh anak buah kita untuk menangkapnya" jawab reza


"Trus untuk masalah perusahaan bagaimana?" tanya reza lagi ke syabil


"Aku sudah menyelidikinya, ternyata uang itu disembunyikan oleh kepala direktur bagian keuangan melalui akun bank luar negerinya sehingga kita tidak akan menemukannya di Indonesia. Dia bersekongkol dengan perusahaan Ericsson !" jelas syabil sambil mengepalkan tangannya jujur saja kesabarannya saat ini sudah diambang batas.


"Aku mendapatkan informasi dari mata-mata kita di perusahaan Ericsson bahwa CEO Ericsson melakukan semua ini atas dasar keinginan dari wanita itu karena ia tidak rela melihat istri kamu bahagian dan bergelimang harta saat ini dan yoshi juga mempunyai maksud lain untuk menyetujui melakukan rencana itu." jelas reza


"Memang apa tujuan sebenarnya"


"Ia ingin merebut kembali istrimu ke sisinya karena ia masih sangat mencintai istrimu itu dan ternyata ia sama sekali tidak memiliki rasa ke wanita itu dan hanya dijadikan pelampiasan nafsu bejadnya saja., karena selama istrimu itu berpacaran dengannya ia sangat menjaga dirinya dan tidak pernah mau disentuh kecuali berpegang tangan atau sesekali berpelukan saja!" tutur reza ke syabil


"Apa ?? berarti ia masih virgin?" tanya syabil terkejut sambil melihat ke kanzha


"Kalau hasil penyelidikan sih maka iya!" jawab reza


"Kukira ia tidak mau berhubungan suami istri karena ia pasti sudah tidak virgin "

__ADS_1


"Itu mungkin ia ingin lebih fokus untuk menyelesaikan kuliahnya dulu, apalagi ia sebentar lagi akan wisuda" jawab reza


"iya za, dan aku tidak akan membiarkan ia mengambil istriku dariku, jangan harap sekalipun dalam mimpi!!"


"Yoi bro,.. dan si yoshi itu memang pria yang sangat bodoh. Dia sudah mendapatkan permata berlian malah lebih memilih seonggok perunggu saja !" ucap reza sambil tersenyum sinis


"Benar, dan aku tidak akan membiarkan ia mengambilnya kembali !"


"Wohhh apakah seorang syabil sanjaya putra sekarang sudah jatuh cinta ke istri kecilnya itu?" goda reza


"Sudahlah kamu diam saja,... atau kamu ingin aku kirim ke Australia bertemu dengan saudara jauhmu?"


Reza yang mendengar perkataan syabil hanya bisa menguk ludahnya dengn kasar "Sial, memangnya tampangku ini seperti kangguru apa?"


"Yah 11 12 lah"Jawab syabil cuek.


"Oh ya kemana orang-orang?" tanya reza bingung sambil melihat ke sekitarnya tidak ada orang sekalipun hanya dia syabil dan kanzha


"Mereka berempat membeli makanan sambil membeli keperluan kanzha selama di rumah sakit!" terang syabil


"Terus bagaimana dengan papa dan mama kmu dan pak bayu?"


"Ooo" jawab reza sambil ber oh ria


"Apa sudah tidak ada yang perlu ditanyakan lagi?" tanya syabil ke reza


"Sial loo ngusir gue gitu bill?" protes reza


"Ya, dari pada jadi obat nyamuk loo!"


"Nasibb nasib punya sahabat kayak gini harus ekstra sabar.,.. baiklah aku cabut dulu kalau gitu" pamit reza


"Hmm"


***


Setelah reza pergi sekarang hanya tinggal syabil dan kanzha saja diruangan itu. kemudian syabil langsung naik keatas ranjang ukuran king size itu berencana untuk istirahat sejenak dan menatap lekat-lekat istrinya. Syabil memperhatikan mata indah yang sekarang masih betah tertutup, hidung kecil istrinya yang membuat ia semakin bertambah imut dan bibir cery yang sekarang warnanya pucat namun masih bisa membuat syabil tidak tahan untuk melahapnya.

__ADS_1


"Sadar syabil loo gila apa dia masih belum sadar tapi malah berfikiran yang enggak-enggak" gumam syabil dalam hati dan mengenyahkan fiktor nya. Dan ia memutuskan untuk turun saja dari tempat tidur kembali ke posisi semula yang duduk di kursi sebelah ranjang. karena ia juga sangat kelelahan maka ia pun tak sudar sudah tertidur sambil memegang tangan istrinya.



Tiba-tiba kanzha sudah membuka matanya dan melihat ruangan yang di sekitarnya terasa sangat asing.


"Apa aku sudah di surga?" tanya kanzha dalam hati namun ia masih merasakan sakit disekujur tubuhnya.


"Apa orang yang sudah meninggal masih bisa merasakan rasa sakit?" monolog kanzha dalam hati


Namun ketika ia menoleh ke sisi kanan ranjang ternyata terdapat suaminya yang sedang tertidur dan dimata kanzha suaminya itu terlihat sangat tampan saat tertidur.


"Untuk aku masih didunia ini,.. Trimakasih"ucao kanzha sambil mengusap lembut wajah syabil dan itu membangunkan syabil dari tidurnya


Ketika syabil sudah bangun betapa terkejutnya dia bahwa istrinya itu sudah sadar. dan ia langsung menekan tombol untuk memanggil para dokter.


"Kamu sudah sadar sayang?" tanya syabil sambil mata yang berkaca-kaca menandakan ia sangat bahagia


Sedangkan kanzha yang kondisinya masih sangt lemah hanya menjawabnya dengan menganggukkan kepalanya dan tersenyum ke syabil.


Dan sungguh syabil sangat merindukan senyuman dan mata indah yang dimiliki istrinya itu, ia seakan terhipnotis oleh pesona yang dimiliki istri kecilnya itu.


Para dokter pun datang dan segera memeriksa keadaan kanzha.


"Bagaimana keadaan istri saya sekarang dok?" tanya syabil


"Ya ternyata tubuh nyonya muda sangat memberi respon positif terhadap pengobatan kami dan itu membuat kondisi tubuhnya semakin membaik namun masih perlu banyak-banyak beristirahat agar masa pemulihan nyonya mudah akan cepat" jelas dokter itu


"Baik trimakasih dok" jawab syabil sambil tak henti-hentinya tersenyum bahagia


...*** Bersambung ***...


Hai hai hai para readers meskipun berpuasa harus tetap semangat beraktivitas yah... jangan lupa tetap dukung kelanjutan cerita INH yah dengan tekan like coment dan share sebanyak banyaknya.


@Terraikaka


Ini visualnya reza sahabat sekaligus sekretaris syabil

__ADS_1



__ADS_2