Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
1001 Rencana Syabil


__ADS_3

"Mas, sepertinya ada masalah dengan mereka berdua" ucap kanzha ke syabil sambil melihat mereka berdua secara bergantian


"Ya aku juga merasakan itu sayang."


"Bagaimana yah membuat mereka akur kembali??"


"Tenang suamimu ini mempunyai 1001 cara agar mereka rujuk kembali istriku"


"Tapi bagaimana dengan keynan??"


"Itumah gampang akan aku serahkan saja ke papa hehehehe " sambil melirik papanya itu dan pak Sanjaya pun memiliki firasat akan terlibat kedalam rencana anak tengilnya itu


"Oh ya???" tanya kanzha sambil berbisik-bisik


"Yess my wife"


⭐⭐⭐


"Oh ya Ara, dengar² kamu ada tugas untuk membuat strategi bisnis yah untuk matakuliah kamu sebagai persyaratan untuk magang?" tanya syabil ke Ara


"Iya kak, Ara juga masih bingung harus belajar ke siapa, ahhh bagaiman klw kak anzha saja yang mengajari Ara!" sahut Ara semangat


"Eitsss tidak bisa dong, kakak kamu kan sedang hamil jadi tidak boleh berfikir yang berat² nanti kasian dong debaynya yang di dalam perut." jawab syabil


"Kalau begitu kak syabil aja yg mengajari Ara!"


"Itu juga tidak mungkin, karena pekerjaan kak syabil sebagai CEO perusahaan juga banyak"


"Lah terus Ara belajar sama siapa dong??"jawab Ara lesu


"Kenapa kamu harus bingung mau little girl, kan masih ada aku" Sahut keynan sambil mengusap lembut kepala ara


" Hah??? kamu???? jurusan kita aja beda kamu hukum aku bisnis??" tanya Ara bingung ke keynan


"Tenang aku kan mempunyai sepupu yg sejurusan sama kamu dan dia juga sudah menjadi Dirut loh,"jawab keynan


"Sebenarnya masih ada 1 orang yang cocok untuk mengajari kamu dari awal sampai akhir bahkan dia juga bisa memecahkan dan memberi usulan bisnis yang bagus dan tak jarang dia juga diundang sebagai pembicara di seminar² bisnis yang terknal, dan itupun gratis tanpa harus merepotkan sepupunya keynan" sahut syabil


"Oh ya kak??? siapa itu??? apa jangan² om sanjaya??" sambil menatap ke pak Sanjaya dengan mata berbinar²


" hahahaha,...Tentu saja juga bukan dong, kalau kamu diajari papa aku yakin 1000% kamu bakalan ngantuk Ra,..🤣!"


"Dasar anak tak tahu diri !!! Terus yang ngajarin kamu hingga bisa memimpin Sanjaya Group's itu siapa??? tukang ojoll ?? tukang bubur??? kamu gak mau naik haji sekalian???" balas pak Sanjaya sengit


"Hehehehe papa kebanyakan nonton sinetron tukang bubur naik haji sihh🤭🤣"! balas syabil usil dan itu sontak mendapat cubitan manis dari kanzha


"AW..aww awww," ucap syabil mendaduh kesakitan


"Kamu ini mas ada² aja sih!!"


"Hehehe iya deh maaf sayang" sambil memberi kecupan ke pipi kanzha supa tidak marah lagi

__ADS_1


"Terus siapa dong kak orang hebat itu?? Ara mau dong diajari olehnya!" balas Ara dengan antusias sedangkan si empunya yg menjadi topik pembicaraan hanya tersenyum tipis saja.


"Dia sekarang ada tepat di depan kamu tuh" jawab Sabil sambil menengok arah ke Reza


"Kak Reza???" jawab Ara shok, karena Ara tidak menyangka bahwa seorang Reza yang notabennya jarang bicara dan sikapnya cuek dan dingin sekali bisa menjadi pemateri seminar.


"Apa??"


"Mampus deh gue, mana mau kak Reza ngajarin aku karena dia tadi sudah aku buat marah, pasti kali ini akan sulit membujuknya" gerutu Ara dalam hati sambil menggigiti jari kukunya


"K-Kak Reza, kakak mau nggak ngajarin Ara?" tanya Ara sambil muka melas


"Apa untungnya aku mengajari kamu?" jawab Reza sok jutek


"Mmmm.... aku kasih kak Reza 3 permintaan deh tapi yang masih dibatas kewajaran"


"Emang kamu sebangsa jin iprit apa bisa mengabulkan permintaan segala!"


"Ihhhh kak Reza nyebelin deh kog ngatain aku jin iprit sihh,.. mana ada jin iprit secantik ini!!!!" balas Ara tak terima sedangkan Reza hanya tersenyum samar mendengar perkataan Ara


"Jangan senyum² aja dong, jadinya mau ngajarin Ara atau tidak sih!!"


"Idih kog maksa" rasanya Reza bisa membalas kekesalannya kepada Ara dari tadi karena bikin hatinya jengkel saja melihatnya dengan keynan


"Kak syabil gimana dong ini, kak Reza gak mau ngajarin Ara, kak anzha bantu Ara juga dong" sambil memberikan muka melas ke syabil dan kanzha


"Kata siapa tidak mau??" sahut Reza sambil masih fokus ke makanannya


"Hah berarti kak Reza mau dong nagajarin Ara,... yessss makasih kak!" jawab Ara bahagia


"Lhaaa terus maksud perkataan kak Reza tadi apa dong??"


"Om Tante terimakasih yah makanannya, aku harus segera kembali ke kantor karena dokumen ini harus diserahkan ke kantor"


"Iya nak Reza!" jawab Bu wilna dan diangguki kepala oleh pak sanjaya


"Dan untuk kamu segera habiskan makanan kamu, aku tunggu 10 menit lagi di mobil, jika kamu ingin tahu jawabnku, dan ingat harus dihabiskan jangan sampai ada yg tersisa!" ucap Reza ke Ara


"Siap kak!" jawab Ara bahagia dan Reza langsung berpamitan dengan semua orang yang ada di ruang makan itu lalu segera pergi ke mobilnya


"Semua makanan Ara sudah habis, sekarang Ara mau menyusul kak Reza dulu yah di mobil"


"Aku temani yah Ara" sahut keynan


"Tidak usah key, biar aku sendiri saja. lagian makanan kamu juga masih belum habis, aku juga nggak akan lama kog" jawab Ara langsung permisi untuk pergi


"okedeh" jawab keynan lesu


Setelah itu Ara langsung menyusul Reza ke dalam mobilnya.


"Kak bagaiman jadinya?" tanya Ara ke Reza yg sekarang sudah di dalam mobil Reza

__ADS_1


"Oke aku mau, tapi ketika kamu belajar jangan membawa siapa² dan kamu harus fokus dan tidak boleh ada yg mengganggu termasuk dia!"


"Hah... dia siapa kak??" tanya Ara bingung


"Teman masa kecil kamu!"


"Oh keynan??"


"Ya, dan ketika kamu bersamaku jangan pernah menyebutkan namanya aku tidak suka!!"


"Wahhh apa kak Reza sedang cemburu sama keynan??" goda Ara


"Hah apa cemburu??? sama dia??? yang benar saja!!! salahkan naman itu yang tidak enak di dengar!!"


"Oh hanya karena namanya ..... baiklah nanti aku kan memberikan nama panggilan yg baru untuknya" jawab Ara cengengesan


"Emang kamu orangtuanya apa harus memberikan namanya segala!!"


"iya deh iya..." jawab Ara


"Terus kapan kita mulai belajar kak???" tanya Ara lagi


"Hari ini juga bisa"


"Apa Kakak tidak sibuk ??? kan katanya kakak mau ke kantor untuk menyerahkan dokumennya tadi?"


"Kamu ikut aku saja ke kantor sebentar untuk menyerahkan dokumen ini hbis itu kita belanja beberapa buku untuk referensi keperluan tugas² kamu" sahut Reza dan masih fokus ke dokumennya


"Oke siap kak, aku ambil tas aku dulu yah di dalam sama aku izin dulu ke mereka"


"hmm oke!"


Ternyata mereka semua sudah selesai makan dan berbincang santai di ruang tamu.


"Om Tante kakak.... kak Reza mau mengajariku dan sekarang aku izin pamit yah pergi dengan kak Reza untuk membeli buku referensi untuk tugas² ku" ucap Ara ke semua orang


"Dan untuk kamu key, maaf yah hari ini kita tidak bisa main bersama karena aku juga masih sibuk, kamu nggak papa kan aku tinggal dulu. Nanti kamu pulangnya bisa dengan pak Dadang yah"


"Kamu tenang aja aku bukan anak kecil, it's oke aku ngerti juga kamu sedang sibuk. lebih cepat kamu menyelesaikan tugasmu itu lebih baik" jawab keynan sambil tersenyum ke ara


" Kamu memang sahabat Ter the best deh key" jawab Ara sambil mengacungkan kedua jempolnya


" Yaudah nak kamu pergi dulu, nanti klw selesai nya malam bisa menginap di sini yah" ucap mama wilna


"Siap Tante"


"Om Tante kak syabil kak anzha keynan, aku pamit pergi dulu yah!" pamit ara


"Iya Ra... kamu juga hati² yah!" ucap kanzha


"Siap kakakku sayang, bye aku pergi dulu yah!"

__ADS_1


Akhirnya Ara pergi berdua dengan Reza.



__ADS_2