
Setelah kejadian itu yoshi dan kanzha hanya saling diam saja waktu perjalanan pulang menuju rumah kanzha.
Kanzha yg menyadari sikap kekasihnya itu hanya diam saja dan sibuk dengan semua fikiran di otaknya sambil melihat ke luar jendela.
Bahkan sudah sampai di rumah kanzha pun yoshi masih tetap diam dan bersikap dingin. Merasakan situasi yg canggung ini rasanya dada kanzha menjadi sesak.
Kanzha berucap kembali untuk memecah keheningan " Maafkan Kanzha kak,.. kanzha sudah mengecewakan kakak berkali-kali" sambil menunduk kebawah tidak berani menatap mata kekasihnya itu.
"Hmm sudahlah lupakan saja kejadian tadi, dan sekarang kmu masuklah dulu kerumah mungkin orang tuamu sudah menunggumu di dalam" yoshi berkata dengan nada yg dingin
Kanzha tidak tahu harus melakukan apa dan hanya mengiyakan perkataannya yoshi. setelah sampai di dalam rumah dengan wajah yang lesu kanzha disambut dengan ibu dan adik tirinya yang sudah siap untuk menyiksa kanzha lagi.
__ADS_1
Susan mengetahui raut muka kanzha yg sedang lesu bahkan setelah berkencan dengan yoshi. Dia mengetahui semuanya karena susan adik tirinya kanzha membayar seorang mata-mata untuk membuntuti kanzha yg sedang berkencan dengan pria incarannya itu. Dan dia mengetahui apa sebab raut muka kanzha menjadi lesu seperti itu. Yah alasannya hanya satu karena dia juga mengetahui sifat seorang kanzha yg tidak mau menjalin kontak fisik yg berlebihan kepada lawan jenisnya termasuk dengan pacarnya sendiri.
Dengan seribu rencana licik di otaknya untuk merebut seorang Yoshi Nugrah direktur muda Perusahaan Ericsson yang bergerak di bidang IT & Telekomunikasi.
"Hei anak tidak tahu diuntung sukanya keluyuran saja ,... sudah cepat bantu Bi minah sana menyiapkan makan malam sebelum ayahmu datang" Sambil mendorong kanzha hingga terjatuh.
"Aduh,,..(sambil memegangi lututnya yg terbentur cukup keras di lantai) baik bu kanzha akan membantu Bi minah"
"Sshh... Tolong lepaskan susan , kepalaku sakit" sambil meringis kesakitan memegangi rambutnya
"Hahahaha,... biarkan saja! biar otakmu yg dungu ini bisa memposisikan dimana tempatmu berada di rumah ini, sekarang kamu bukan seorang nona lagi di tempat ini. Dan hanya aku satu-satunya yang pantas menjadi nona di rumah ini" ucap susan dengan bangganya
__ADS_1
"Hahaha kamu betul sekali putriku yang cantik,... mama juga nggk mau jadi ibu tirinya si anak tidak tahu diri ini" ucap santi ibu tiri kanzha sambil mengelus rambut susan putri kesayangannya dan menatap sinis kearah kanzha.
Sudah tidak ada yg bisa membela kanzha di rumah ini,.. bahkan ayahnya sendiri lebih memilih mempercayai semua perkataan ibu dan adik tirinya ketimbang mempercayai kanzha sendiri. Hanya Bi minah saja di rumah ini yg selalu menyemangatinya dan memberinya kasih sayang sebagai seorang keluarga meskipun tidak ada ikatan darah diantara mereka.
"Sabar yah non,.. bibi yakin suatu saat nona akan menemukan sebuah kehangatan keluarga,.. meskipun bukan dari keluarga ini" ucap Bi minah dengan tulus,
***
Hai para readers jangan lupa klik tanda like dan ❤️ yah supaya author semangat terus Up nya meskipun ini detik-detik menjelang skripsi...🤯 dan jangan lupa untuk vote nya yah para readers...
Salam hangat ikaka
__ADS_1