Aku Bukan Dia! I'Am Not Him

Aku Bukan Dia! I'Am Not Him
pagi yg cerah


__ADS_3

Pagi yang cerah bagi sepasang pengantin baru tersebut dan tanpa mereka sadari mereka tidur sambil berpelukan. Syabil yang merasa tangannya sudah mulai kram memutuskan untuk membuka matanya dan senyuman manis tersungging di bibir syabil...


" Duhh kalau dilihat dari dekat wanita ini sangat cantik sekali kalau tertidur wajah polosnya seperti mirip bayi dan sangat menggemaskan" tutur syabil dalam hati


dan merasa orang dalam pelukannya ini mau bangun maka syabil memutuskan untuk memejamkan matanya lagi berpura-pura masih tertidur.


kanzha membuka matanya dan betapa kagetnya dia melihat suaminya dengan jarak yg sangat dekat ini,.. dan itu membuat pipinya mulai merona


"Hmmm tampan juga ternyata kalau sedang tertidur, bukan seperti biasanya yg selalu menjengkelkan" gumam kanzha dan tak luput dari pendengaran syabil.


Syabil membuka matanya dan menatap lurus ke netra hitam pekat milik kanzha seakan menelusuri netra tersebut tanpa batas. Kanzha yg melihat syabil sudah membuka mata langsung gugup dan menurunkan pandangannya tidak berani menatap netra milik lelaki tersebut.


"Mmm,.. aku tadi seperti mendengar seseorang sedang memuji ketampanan ku tapi juga menghujat ku,... apa kamu tau siapa itu istriku???" sambil menampilkan seringai menjengkelkannya


"Haaa ti..tidak ada yg menghujatmu kog. kita kan hanya berdua dikamar ini" seraya melepaskan pelukan syabil dari tubuhnya secara perlahan namun syabil semakin mengeratkan pelukannya karena menyadari wanita disampingnya ini mau hendak pergi dari ranjang ini.

__ADS_1


" Cupp" syabil mencium bibir Cherry milik kanzha "Morning kiss"


seketika debaran jantung kanzha semakin menggila dan membuat dadanya terasa sesak tapi juga hatinya menjadi hangat diperlukan seseorang seperti itu.


"Mmm yaudah aku mau mandi dulu yah"uapnya sambil tertunduk malu


"Baiklah" sambil melepaskan pelukannya ke kanzha, maka tanpa menyianyiakan kesempatan kanzha langsung mengambil langkah kaki seribu buat kabur dari hadapannya syabil.


Syabil yg hanya memperhatikan tingkah konyol istrinya itu hanya tersenyum gemas.


Setelah syabil & kanzha selesai melaksanakan ritual mandi paginya mereka berjalan bersama-sama ke meja dapur.


kanzha hanya tertunduk malu mendengar ucapan adik iparnya itu.


setelah selesai makan, syabil beserta keluarganya berkumpul di ruang keluarga.

__ADS_1


"Ma pa,.. besok syabil sama kanzha pindah ke rumah baru yah" ucap syabil


Kanzha yg mendengarkan perkataan syabil langsung menoleh ke arahnya.


"Kenapa cepat sekali nak..." ucap mama syabil sendu


"Tidak papa ma, karena syabil dan kanzha ingin hidup mandiri"


kanzha yang mendengar penuturan syabil hanya menghela nafas saja , karena sekarang statusnya sebagai istri syabil dan sewajarnya dia mengikuti kemana suaminya pergi.


"Ma.. meskipun kanzha dan syabil pindah dari rumah ini,.. kita akan sering² berkunjung kesini tiap minggunya" ucap kanzha sambil mengelus tangan mertuanya dengan lembut.


"Janji yah nakk" sambil meneteskan air matanya, jujur karena ia pasti akan sedih tidak bisa melihat anak dan menantunya setiap hari.


"Sudah lah mamaku sayang...kita hanya pindah rumah saja bukan mau pergi berperang,... kog suasananya jadi mellow gini sih" gerutu syabil,.. krena jika melihat mamanya menangis hati kecilnya pun juga ikut bersedih.

__ADS_1


"Dasar kamu anak tidak tahu diuntung,...ini berarti mama sayang sama kamu tauu.." sambil menjewer telinga syabil


semua orang yg menyaksikan peedebatan anatara anak dan mama itu hanya bisa tertawa bahagia


__ADS_2