
"Sayang kamu sangat cantik dan seksi malam ini" ucap serak syabil sambil terus mencumi bibir kanzha dan turun ke lehernya untuk meninggalkan sebuah tanda. Dan malam itu adalah malam penuh kasih antara syabil dan kanzha untuk melepas kerinduan mereka berdua.
★★★
Matahari pun sudah memunculkan sinarnya namun kedua insan tersebut masih terlelap dalam mimpinya setelah aktivitas malam mereka yang cukup menguras tenaga kanzha.
Kanzha pun perlahan membuka matanya dan ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 11 yang menunjukkan keadaan sudah hampir siang, dan ia segera membangunkan syabil
"Mas bangun sudah siang, gak enak sama yang lainnya kalau kita tidak segera turun ke bawah" ucap kanzha sambil menggoyang tubuh syabil pelan
"Mmm ada apa istriku yang cantik?" sambil mengeratkan pelukannya ke kanzha dan mendusel-duselkan wajahnya di dada kanzha
"Mass ayok bangunn udah siang ini," sambil mencubit gemas pipi syabil agar cepat bangun namun nyatanya syabil tidak bangun-bangun
"Mmm 5 menit lagi sayang,"
"Huftt oke 5 menit lagi deh, setelah 5 menit gak bangun aku tendang kamu dari kasur mas" ucap kanzha sebal namun ia malah mengelus kepala syabil dan memperhtikan wajah suaminya itu seperti bayi saat sedang tidur dan itu membuat kanzha gemas.
"Mas 5 menit kamu sudah habis sekarang ayok bangunnn!" dengan menekan-nekan hidung syabil
Kemudian syabil membuka matanya membuat mereka saling pandang dengan jarak yang sangat dekat, dan itu masih membuat kanzha sangat gugup dan pipinya bersemu merah. Melihat hal itu syabil sangat gemas melihat tingkah istrinya yang masih saja malau ketika sedang berdekatan.
"Gugup??" tanya syabil ke kanzha yang salting sedari tadi
"Hahaha kenapa aku harus gugup mas," sambil melihat ke arah yang lain, karena jika melihat ke mata syabil maka ia akan terlena dan takut kebablasan lagi
Langsung saja syabil mencium bibir kanzha dengan cukup lama dan itu membuat kanzha hampir kehabisan oksigen, dan langsung saja syabil melepaskan ciumannya yang sebenarnya ia sangat tidak rela.
"Massss....," rajuk kanzha yang ingin segera bangun namun tidak bisa karena syabil membelitnya dengan pelukannya.
"Iya iya ayo bangun," sambil melepaskan pelukannya dari tubuh kanzha
"Akh.." Saat kanzha ingin bangun ia merasa di daerah intimnya sangat nyeri
"Kenapa kamu sayang?"
"Mmm tidak papa mas,"
Namun langsung saja syabil menggendong tubuh kanzha untuk di dudukan ke dalam bathtub dan mengisi bathub itu dengan air hangat.
Melihat perlakuan syabil yang sangat perhatian kepadanya membuat hati kanzha rasanya sangat bahagia sekali.
"Trimakasih mas" ucap kanzha ke syabil dengan senyum manisnya
__ADS_1
"Ingat jangan senyum seperti itu ke orang lain, apalagi itu laki-laki!" ujar syabil
"Haa memangnya kenapa mas ?"
"Karena senyuman itu hanya milikku dan aku tidak ingin laki-laki lain menikmatinya juga"
"Hahaha iya² mas, sudah lebih baik mas keluar dulu karena anzha mau berendam sebentar," pinta kanzha ke syabil
"Oke sayang, kalau ada apa-apa kamu panggil saja aku yah"
"hmm"
***
Setelah kanzha dan syabil sudah rapi mereka kemudian segera turun dan melihat semua orang sudah duduk di ruang keluarga dengan canda bahagianya di tambah lagi dengan kehadiran mama dan papa syabil.
"Mama papa ..??" sapa syabil yang otomatis mereka berdua menjadi pusat perhatian semua orang.
"Wahhh wahh lagi kesiangan kakak bro" njeplak daffa sontak saja mendapat tatapan tajam dari syabil namun bukan daffa jika ia takut dengan tatapannya syabil
"Waaa santai aja dong kak, Tuh mata serasa ada lasernya" ledek daffa lagi
Mama wilna langsung memeluk kanzha dengan erat seakan melepaskan kekhawatirannya selama ini mengenai menantunya satu ini.
"Kanzha tidak papa ma, kan kanzha ada di tempat nya bunda jadi kanzha baik-baik saja lah hehhee" jawab kanzha
"Syukurlah" sambil menghembuskan nafas lega
"Wahh.... will kamu ini anzha ini anak kandung aku jadi otomatis aku harus menjaga keselamatannya juga dong" sahut nyonya Aiden
"Iya iya aku tahu itu ai, tapi tetap saja aku khawatir sama menantuku ini semenjak insiden penculikan itu" (ai adalah panggilan akrab mama wilna ke nyonya aiden sewaktu jaman kuliah dulu)
"Iya aku tidak menyangka dipertemukan dengan anakku dengan cara yang tidak bisa kita duga"
"Yah itu sudah takdir dari sang ilahi ai"
"Iya will,.. oh ya sini kamu will kamu belum menceritakan tentangmu selama ini, biarlah anak muda dengan urusan nya masing-masing, kamu ikut aku aja aku kangen banget sama kamu", ucap nyonya aiden sambil menariknya kembali ke soffa untuk melanjutkan kisah nya.
"Dasar emak-emak rumpi" celoteh daffa yang mendapat tatapan tajam dari nyonya aiden dan mama wilna yang membut semua orang di ruangan itu tertawa.
"Apa kamu bilang daffa??" tanya wilna dengan tatapan siap-siap ingin memberikan jeweran mautnya kepada anak badung satu ini
"Ehh tidak-tidak tante, daffa tidak membicarakan tante wilna sama tante aiden kog,"
"Terus membicarakan siapa!!"
__ADS_1
"Iii iinii loh di sosmed banyak sekali perkumpulan emak-emak rumpi yang unfaedah"jawab daffa
"Apa benar begitu?" tanya wilna
"Pasti bohong itu ma , si daffa lagi ngatain mama sama tante aiden" kompor rigas
"Heh diam kamu gas mulutmu itu mau di kasih lem G yah biar diem!!" hardik daffa ke rigas
"Tanteku yang cantik, kalau daffa bohong nanti uang jajan daffa akan bertambah deh dari papi heheh"
"Itu untungnya kamu aja fa"
Dan terjadilah adu debat mama wilna dan daffa yang membuat rigas bahagia karena ada lawan yang bisa menyeimbangi mulut ember nya si daffa yaitu mamanya sendiri 🤣
"Sudalah sayang ayok kita makan saja dari pada melihat daffa sama yang adu mulut terus yang kujamin sampai nanti sore pun kagak bakalan selesai" ajak syabil ke kanzha
"Hmm ayo mas, kanzha juga lapar banget nih"
Ketika kanzha dan syabil berada di meja makan, kanzha langsung mengambil makanan yang disukainya dan memakannya dengan lahap, syabil sampai heran sendiri melihat ***** makan istrinya yang hari ini sangat besar.
"Sayang makannya pelan-pelan dong, nanti kamu tersedak" saran syabil ke kanzha
"gapapa mas, anzha lagi pingin makan banyak hehehe"
"Iya pelan-pelan saja sayang gak ada yang bakal merebut makanan kamu" ucap syabil lagi namun tidak digubris kanzha yang masih asik dengan makanan yang ada di depannya
Tiba-tiba kanzha merasa perutnya sangat mual dan ingin muntah sontak saja ia langsung pergi ke toilet.
"Huekk huekk huekkk" kanzha memuntahkan semua makanannya tadi hingga badannya pun menjadi lemas
"Ada apa sayang ?apa kamu tidak enak badan?? kamu makanya makannya jangan cepat-cepat mungkin lambung kamu sedang bermasalah" khawatir syabil
"Mas badan anzha lemes banget dan kepala anzha pusing banget" dan tiba-tiba kanzha langsung pingsan untung saja langsung di papah oleh syabil sehingga ia tidak sampai menyentuh lantai
"Sayang kamu kenapa??" khawatir syabil sambil berusaha membangunkan kanzha
Tiba-tiba semua orang mengampiri syabil yang ada di toilet karena mendengar teriakannya syabil.
"Ada apa nak?" tanya mama wilna panik
...***Bersambung***...
Happy reading semuanya... cerita ini belum tamat yahh 🤭 . Kalean kena prank nya author hehehe🤣🤣🙏🏻
__ADS_1